Skema Baru Diskon Motor dan Mobil Listrik, Bikin Pembeli Tertarik

Kebijakan itu langsung menarik perhatian publik. Pasalnya, subsidi kendaraan listrik akan kembali berjalan mulai Juni 2026 dengan model yang mirip program sebelumnya.

Editor Effran
Minggu, 10 Mei 2026 11:46 WIB
Skema Baru Diskon Motor dan Mobil Listrik, Bikin Pembeli Tertarik
Pengunjung mengamati motor listrik Alva One yang dipamerkan pada ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Senin (15/8/2022). ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL
Iklan Artikel 1

Jakarta (Lampost.co) — Pemerintah mulai membuka sinyal kuat soal kelanjutan insentif kendaraan listrik pada 2026. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan skema bantuan untuk motor dan mobil listrik segera diumumkan dalam waktu dekat.

Kebijakan itu langsung menarik perhatian publik. Pasalnya, subsidi kendaraan listrik akan kembali berjalan mulai Juni 2026 dengan model yang mirip program sebelumnya.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pola insentif kendaraan listrik kali itu masih memakai konsep yang pernah pemerintah terapkan.

“Kira-kira nanti modelnya akan tidak terlalu berbeda dengan model ketika memberikan insentif untuk mobil listrik dan bantuan pembelian untuk motor listrik,” ujar Agus di Badung, Bali.

Iklan Artikel 2

Pernyataan itu memberi gambaran masyarakat kemungkinan kembali menikmati potongan harga langsung saat membeli kendaraan listrik.

Iklan Artikel 3

Sebelumnya, penyaluran subsidi motor listrik melalui platform SISAPIRa atau Sistem Informasi Pemberian Bantuan Pembelian Kendaraan Listrik Roda Dua. Program itu menghubungkan pemerintah, dealer, dan produsen kendaraan listrik nasional.

Sementara itu, insentif mobil listrik sebelumnya lewat pemotongan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) langsung di dealer resmi.

 Kuota Subsidi Motor dan Mobil Listrik Capai 100 Ribu Unit

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap pemerintah menyiapkan kuota besar pada tahap awal program subsidi kendaraan listrik.

Pemerintah menargetkan 100 ribu unit motor listrik dan 100 ribu unit mobil listrik menerima bantuan pada fase pertama.

Untuk motor listrik, pemerintah memastikan subsidi Rp 5 juta per unit. Namun, pemerintah belum mengumumkan nilai pasti insentif mobil listrik. Detail lengkapnya akan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sampaikan.

 Skema Subsidi Akan Berbeda Berdasarkan Jenis Baterai

Pemerintah juga menyiapkan kebijakan berbeda untuk kendaraan listrik berbasis baterai nikel dan non-nikel. Pemerintah masih mematangkan skema yang paling efektif sebelum penerapan resmi.

“PPN tanggungan pemerintah itu ada yang 100 persen, ada yang 40 persen, nanti masih di-scan skemanya,” kata Purbaya.

Menurutnya, kendaraan listrik berbasis nikel kemungkinan mendapat insentif lebih besar daripada teknologi lain. Langkah itu sejalan dengan strategi hilirisasi industri nasional yang sedang pemerintah genjot.

 Pemerintah Ingin Industri Baterai Dalam Negeri Makin Kuat

Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia. Untuk itu, pemerintah ingin memastikan bahan baku tersebut memberi nilai tambah bagi industri domestik. “Kenapa saya pakai nikel yang besar subsidinya, karena supaya baterai kita kepakai,” ujar Purbaya.

Kebijakan itu sekaligus menjadi dorongan agar industri baterai nasional berkembang lebih cepat. Pemerintah berharap produsen kendaraan listrik semakin banyak memakai komponen lokal.

Selain mendukung industri, langkah tersebut juga mampu mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.

 Subsidi Kendaraan Listrik Mulai Juni 2026

Pemerintah memastikan program bantuan kendaraan listrik mulai berjalan tahun ini. Target pelaksanaannya berada pada awal Juni 2026.

Masyarakat kini menunggu detail resmi terkait syarat penerima, mekanisme pendaftaran, hingga daftar kendaraan yang masuk program subsidi.

Jika skema sebelumnya kembali dipakai, pembeli motor listrik kemungkinan cukup mendaftar lewat platform digital pemerintah. Sementara pembeli mobil listrik berpotensi langsung menikmati potongan harga di dealer resmi.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI