UMKM Keripik Binaan PTPN I Regional 7 Ikuti Perkembangan Zaman

Editor Ricky Marly, Penulis Asrul Septian Malik
Selasa, 18 Juni 2024 13:22 WIB
UMKM Keripik Binaan PTPN I Regional 7 Ikuti Perkembangan Zaman
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) keripik Aneka Industri Rona. (dok.)
Iklan Artikel 1
Bandar Lampung (Lampost.co) — Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) keripik Aneka Industri Rona Jaya terus mengikuti perkembangan zaman dan kemajuan teknologi.
UMKM keripik yang beralamatkan di Jalan Pagar Alam, Griya Sejahtera, Tanjungkarang Barat tersebut terus mengikuti perkembangan zaman meski berdiri sejak tahun 1996 atau 28 tahun lalu.
Yani Wati, owner keripik Rona Jaya mengatakan, usahanya tersebut merupakan binaan dari PTPN VII yang kini bernama PTPN I Regional VII.
Baca Juga:

Kisah Sukses Mie Ayam Pangsit Syafira di Lampung dengan Binaan PTPN

Yati menceritakan awal mula UMKM Rona Jaya hanya bisa memproduksi keripik pisang saja dengan jumlahnya yang sedikit. Penyebabnya karena para pekerja masih di lingkup keluarga Yati sendiri. “Sekarang Alhamdulillah bisa mencari karyawan,” ujarnya, Selasa (18/6).
Kemudian dalam proses pembinaan banyak yang dilakukan oleh pihak PTPN I Regional VII. Misalnya, beberapa pameran di luar Lampung seperti Sumatera Selatan, Jakarta, dan beberapa provinsi di Pulau Jawa diikuti oleh Rona Jaya berkat peran dan bimbingan PTPN.
PTPN juga melakukan pembinaan dengan mengajarkan pemasaran via online guna menjangkau pasar yang lebih luas. “Kalau dulu kan jualannya cuma nunggu, sekarang online bisa via HP,” katanya.
Selain pemasaran online yang mengikuti perkembangan era teknologi, PTPN juga melakukan pembinaan terkait pengemasan yang menarik konsumen dan meningkatkan nilai dari produknya. “Sekarang kemasan aluminium foil,” ujarnya.
Selain itu Rona Jaya juga tak hanya menjual keripik singkong, kini ada varian keripik pisang dan juga talas. Lalu juga ada keripik rasa coklat barbeque dan rasa lainnya.
“Saya juga meneliti pisang yang warnanya putih, kuning, agar hasilnya enak dan gurih. Kami sortir pisangnya, singkong pun begitu. Tujuannya agar hasilnya berkualitas,” katanya.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI