Bandar Lampung (Lampost.co) — Jelang peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, para penjual bendera merah putih bermunculan di sepanjang jalan protokol di Bandar Lampung.
Pedagang bendera ternyata didominasi berasal dari Jawa Barat ini, sudah beberapa hari menjajakan dagangannya di jalan-jalan protokol seperti Jalan Diponegoro. Kemudian, Jalan Kartini, Jalan Tengku Umar, Jalan Antasari, dan lainnya.
Seorang pedagang bendera merah putih, Riswandi mengatakan bahwa ia bersama rekan-rekannya berdagang bendera di Bandar Lampung sejak satu minggu lalu. “Kami yang jual bendera semuanya berasal dari Garut, Jawa Barat. Saya datang ke sini rombongan sekitar 10 orang. Dan baru seminggu jualan di Bandar Lampung,” ujarnya, Jumat, 1 Agustus 2025.
Riswandi menuturkan ia menual pernak-pernik bendera merah putih saat momentum HUT Kemerdekaan Republik Indonesia saja. Bahan bendera semuanya berasal dari Garut.
“Kami jual bendera saat momen saja, kalau sehari-hari kami kerja serabutan di kampung. Semua bendera ini kami bawa langsung dari Garut,” katanya.
Bentuk Variatif
Sedangkan untuk harga bendera, lanjutnya, bervariasi tergantung dari bentuk bendera sesuai permintaan konsumen. “Kalau harganya mulai dari Rp300 ribu sampai yang paling murah Rp5 ribu untuk ukuran kecil,” tuturnya.
Ia mengungkapkan bahwa pembeli saat masih terbilang belum cukup ramai. Namun ia memprediksi ramainya pembeli terjadi seminggu jelang perayaan hari kemerdekaan.
“Sekarang belum ramai, baru laku dua, tapi kemungkinan ramainya itu dekat-dekat 17 Agustus,” tandasnya. (Andi Apriadi)