• LAMPOST.CO
  • LAMPUNG POST UPDATE
  • SAI 100FM
  • SUMA.ID
Senin, April 6, 2026
Berlangganan
Konfirmasi
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berlangganan
  • Konten Premium
  • E-Paper
  • Indeks
  • Log in
Beranda Headline

Tentang Kebijaksanaan

Dian Wahyu Kusuma Editor Dian Wahyu Kusuma
13 September 2020
di dalam Headline, Kolom, Opini
A A
PIXABAY

PIXABAY

Share on FacebookShare on Twitter

Erwino Moeslimin Politikus PDI Perjuangan

 

PRO-KONTRA mengiringi pidato Ketua PDI Perjuangan, Puan Maharani. Bagi yang pro, pidato itu tidaklah sejahat yang disangka orang. Bagaimanapun, dalam diri Puan kental darah Minang, sulit membayangkan dia sampai hati menuduh orang Minang tidak Pancasilais.Kata demi kata dalam kalimat pidato itu pun tidak terkatakan. Yang terselip justru doa dan harapan, bukan kecaman atau tuduhan.Mengapa kita begitu reaktif terhadap sesuatu yang menurut kita tidak sepaham. Pun sebaliknya, mengapa kita sering kali berlebihan membela orang sepaham, dan apalagi itu idola kita?

BACA JUGA

Menjaga Alam Lewat Penataan Tambang di Lampung

Babak Lanjutan Kasus PT LEB: Saat Mantan Gubernur Hadir, Penyidikan Mencari Titik Terang

Mengulik Kredit Fiktif Bank Himbara Rugikan Negara Rp2,5 Miliar

Perketat Pengawasan Keamanan Pangan Program Gizi Gratis

Gelaja membela dan menghujat berlebihan seperti ini sangat mewarnai akhir-akhir ini. Bukankah dua sikap itu sejatinya sama tidak bijaksananya?Sulitkah kita tidak sedikit bijaksana, dan lebih dingin melihat persoalan? Mengapa perlu bersikap bijaksana? Kebijaksanaan penting dimiliki semua orang, tanpa kecuali. Kebijaksanaan menuntun kita bertindak lebih tenang sehingga keharmonisan dalam masyarakat menjadi terjaga.

Dengan begitu, kedamaian dalam kehidupan individu, masyarakat, dan dunia ini akan lebih mudah tercapai.Penelitian Sahrani dkk (2014) menghasilkan temuan bahwa orang yang bijaksana itu selalu melakukan refleksi terhadap pengalaman hidup sulitnya. Setiap individu dapat diperkirakan pernah mengalami pengalaman hidup yang sulit, yang sifatnya individual dan subjektif bagi yang mengalaminya. Bila ia melakukan refleksi diri, atau mengevaluasi pengalaman tersebut, ia pun dapat berpotensi menjadi orang yang bijaksana.

Menurut Baltes dan Staudinger (2000), orang dapat menjadi bijaksana bila memiliki beberapa faktor: umum, khusus, dan tambahan.Faktor umum antara lain adanya kemampuan umum/inteligensi yang memadai untuk memecahkan atau mencari solusi masalah, adanya kesehatan mental, keterbukaan terhadap hal atau pengalaman baru, kematangan emosi. Faktor khusus, misalnya, adanya pengalaman mengatasi masalah, berlatih pada role model dalam mengatasi masalah, serta adanya motivasi untuk mencapai kesempurnaan.Ada beberapa pandangan berbeda mengenai kapan waktunya orang menjadi bijaksana.

Pandangan pertama menyatakan orang akan berpotensi menjadi bijaksana ketika berusia lanjut, bahkan disebutkan ketika berusia sekitar 61 tahun ke atas (Helson & Srivastava, 2002).Namun, pandangan kedua menyatakan semua orang bisa menjadi bijaksana. Orang berusia muda pun dapat bersikap bijak karena me- reka sudah mempunyai bibit-bibit kebijaksanaan akibat pengaruh pendidikan dan pergaulan serta pengalaman (Pasupathi & Staudinger, 2001).

Penelitian Sahrani lainnya juga membuktikan orang berusia muda pun sudah mempunyai standar sendiri mengenai apa saja yang menjadi karakteristik seseorang bi- jaksana (Sahrani, 2018). Jadi, siapa pun bisa saja menjadi bijaksana, masalahnya tinggal apa saja faktor yang memengaruhinya. Pengalaman hidup sulit sangat bermanfaat untuk dijadikan refleksi diri, terutama bagi kaum remaja. Bukan cerita asing bahwa pejuang kemerdekaan kita dulu umumnya ialah orang-orang yang ditempa berbagai kesulitan. Tapi, akhirnya mereka menjelma menjadi sosok-sosok negarawan sejati.

Jadi, kaum muda yang mempunyai pengalaman hidup sulit lebih berpotensi menjadi orang yang bijaksana. Grossman (2018) melakukan penelitian mengenai hal ini dan menyarankan untuk mengajarkan kebijaksanaan melalui pelajaran filsafat dan agama.Penulis meyakini, remaja berpotensi bijaksana sehingga mereka dapat diajarkan dan dilatih untuk menjadi orang yang bijak. Akan tetapi, para remaja tetap memerlukan keteladanan dan arahan dari kalangan terdekat, semisal orangtua dan guru, sehingga potensi kebijaksanaan mereka berkembang lebih cepat.

Menyikapi Puan Maharani

Jika kita kembali ke topik menyikap i pidato Puan Maharani, hendaknya kita dapat bersikap lebih bijaksana untuk tidak serta-merta bereaksi berlebihan. Pada hakikatnya semua orang berpotensi salah sekaligus benar dalam satu ketukan.  Selamaini masyarakat Minang dikenal bijak, arif, dan religius.

Jika saat ini masyarakat Minang reaksinya berlebihan, dikhawatirkan mereka telah keluar dari karakter adat istiadat urang Minang. Padahal, kita tetap ingin melihat karakter yang telah diwarisi turun-temurun itu menjadi budaya yang terus hidup. Ciri kuat dari karakter budaya Minang ialah memberikan dan meminta maaf, kedua hal yang sama beratnya jika tidak disertai dengan sikap bijak tadi. Bersikap bijak memang sulit. Tetapi, ketika sikap itu bisa dilakukan, di situlah saat sebuah komunitas memperagakan kemuliaan sebagai kekuatan sekaligus ketinggian kulturalnya.

Surah Ali Imran 133 sampai 134 menyatakan: Bersegeralah kamu mohon ampun kepada Allah SWT karena surga seluas-luasnya langit dan bumi yang disediakan bagi orang takwa, adalah menafkahkan hartanya pada waktu lapang dan sempit, orang-orang yang menahan amarahnya, serta memaafkan kesalahan orang lain. Wallahu’alam. (MI)

berbagiTweetMengirim
Posting Sebelumnya

Sepeda Lokal yang Mendunia 

Posting berikutnya

Dampak Penerapan Kebijakan PSBB Jilid 2 DKI Jakarta 

Dian Wahyu Kusuma

Dian Wahyu Kusuma

Posting berikutnya
Petugas kepolisian mengatur lalu lintas saat sosialisasi pencanangan PSBB di Kota Gorontalo, Gorontalo, Senin (4/5/2020). ANTARA/Adiwinata Solihin

Dampak Penerapan Kebijakan PSBB Jilid 2 DKI Jakarta 

IDI Sebut 83% Tenaga Kesehatan Kelelahan Tangani Covid-19

Pilkada 2020, dinamika  politik makin terlihat. (ILUSTRASI)

Sponsor Swasta di Pilkada Bisa Dorong Paslon ke Jurang Korupsi

Sinar Mas Land Dinobatkan Pengembang Properti Terbaik

Sinar Mas Land Bangun TOD di BSD City

Tenaga kerja. Ilustrasi

15.659 Penerima Subsidi Gaji Tidak Tersalurkan di Tahap I

BERITA TERBARU

  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 06 April 2026 6 April 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 02 April 2026 2 April 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 01 April 2026 1 April 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Selasa, 31 Maret 2026 31 Maret 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 30 Maret 2026 30 Maret 2026

TOP NEWS

Benang Merah Konflik Manusia dengan Satwa

23 Ribu Peserta Gagal Masuk SMA/SMK Negeri

Tembus Rp12,42 Miliar Ekonomi Syariah kian Kokoh

Jalur SPMB SMP Prioritaskan Jarak

Perencanaan Keuangan Kunci Kemapanan Finansial

Perkuat Akses Keuangan Inklusif

Kebingungan Peserta Warnai Hari Pertama SPMB

Buka Ekspor Sawit di Pasar Eropa

Perketat Pengawasan Truk ODOL

Kreatif Hadapi Efisiensi Anggaran

POPULAR POST

  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 02 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Selasa, 31 Maret 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 30 Maret 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 01 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Dgital Lampung Post, Edisi Kamis, 26 Maret 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
Facebook Twitter Youtube RSS Instagram

Tentang Kami

Lampost.co adalah laman berita resmi Harian Umum Lampung Post. Laman ini berada dalam naungan PT Masa Kini Mandiri, penerbit Koran Lampung Post yang menyajikan informasi berkualitas untuk melengkapi kehadiran koran edisi cetak di masyarakat.

Alamat Kami

PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno – Hatta No. 108, Hajimena, Lampung Selatan

Phone : (0721) 783-693
Fax : (0721) 783-578
Email : redaksi@lampungpost.co.id

Redaksi
Tentang Kami

Iklan & Sirkulasi

Sri Agustina : 0895-3463-91035
Ja’far Shodiq : 0812-1811-4344
Dat S Ginting 0822-6991-0113
Setiaji B. Pamungkas : 0813-6630-4630

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Open chat
1
Anda butuh bantuan ?
Admin Lampungpost.id
Halo, ada yang bisa kami bantu ?