• LAMPOST.CO
  • METROTV LAMPUNG
  • DESAKU
  • SUMA.ID
Selasa, Januari 20, 2026
Berlangganan
Konfirmasi
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • LAMBAN PILKADA
  • RAGAM
  • DESA
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • LAMBAN PILKADA
  • RAGAM
  • DESA
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berlangganan
  • Konten Premium
  • E-Paper
  • Indeks
  • Log in
Beranda Headline 1

Produksi Lateks Terkendala Alat

Selama ini petani karet Sumsel terkonsentrasi membuat bokar untuk diekspor setelah diolah oleh pabrik menjadi lembaran-lembaran.

Deni Zulniyadi Editor Deni Zulniyadi
10 November 2020
di dalam Headline 1, Jiran
A A
Harga Karet Tembus Rp19 Ribu per Kg

ILUSTRASI. DOK ANTARANEWS.COM

Share on FacebookShare on Twitter

DENI ZULNIYADI

HARGA lateks di tingkat petani mencapai Rp20 ribu per kilogram, sedangkan harga bahan olah karet (bokar) untuk tingkat pengeringan 40 persen sekitar Rp6.000—Rp7.000/kg. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mendorong petani karet memproduksi lateks karena terdapat pasar dalam negeri yang meminta produk ini, di antaranya untuk campuran pembuatan aspal.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Rudi Arpian, menjelaskan untuk mendorong petani membuat lateks itu bukan hanya berkaitan dengan persoalan mengubah kebiasaan, melainkan juga ketersediaan sarana dan prasarana.

BACA JUGA

Benang Merah Konflik Manusia dengan Satwa

23 Ribu Peserta Gagal Masuk SMA/SMK Negeri

Tembus Rp12,42 Miliar Ekonomi Syariah kian Kokoh

Jalur SPMB SMP Prioritaskan Jarak

Sejauh ini hanya Kabupaten Musibanyuasin (Muba) yang telah memiliki beberapa unit centrifuge (mesin yang memisahkan getah dengan air) yang dapat membantu petani membuat lateks. Pemerintah Kabupaten Muba menyerahkan mesin itu ke Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) yang bertanggung jawab untuk memasarkan lateks.

“Pembuatan lateks ini sebenarnya merupakan peta jalan Sumsel untuk hilirisasi karet. Sebab, turunannya bisa juga dibuat produk, seperti sarung tangan, bukan hanya aspal karet. Namun, jika tidak mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, sulit untuk terus berlanjut,” kata dia.

Bukan hanya jalan kabupaten, melainkan juga jalan provinsi dan jalan nasional akan saya dorong pakai aspal karet.

Selama ini petani karet Sumsel terkonsentrasi membuat bokar untuk diekspor setelah diolah oleh pabrik menjadi lembaran-lembaran. Padahal, beberapa dekade lalu, petani setempat juga sempat membuat lateks. “Kini ada kebutuhan lateks untuk aspal karet, yang serapannya dalam negerinya cukup tinggi. Mengapa petani tidak memanfaatkan momen ini,” kata Rudi.

Sejauh ini, pembuatan lateks banyak dilakukan di Kabupaten Musibanyuasin karena kabupaten tersebut memprogramkan penggunaan aspal karet untuk pembangunan jalan. Sebanyak Rp100 miliar dana sudah dialokasikan Kementerian PUPR untuk penyerapan lateks di daerah tersebut.

Pemprov berharap apa yang dilakukan Pemkab Muba juga mendapatkan dukungan dari pemerintah kabupaten/kota lain di Sumsel, dengan turut memprogramkan penggunaan aspal karet sehingga serapan lateks makin banyak.

 

Program Aspal Karet

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan akan membuat surat edaran ke pemerintah kabupaten/kota di Sumsel agar memprogramkan pembangunan jalan menggunakan aspal karet. “Bukan hanya jalan kabupaten, melainkan juga jalan provinsi dan jalan nasional akan saya dorong pakai aspal karet,” kata Deru.

Harga karet di tingkat petani anjlok sejak beberapa tahun terakhir seiring dengan melemahnya permintaan global. Di saat pandemi ini, harga sempat bergerak naik pada Oktober tetapi kemudian turun kembali di kisaran Rp6.000/kg.

Rendahnya harga di tingkat petani itu sejalan dengan nilai tukar petani perkebunan di Sumsel yang sejak beberapa tahun terakhir tidak pernah mencapai angka indeks 100. Berdasar rilis BPS, NPT perkebunan Sumsel pada Oktober mencapai indeks 99,23, atau rendah dibandingkan NTP peternakan yang mencapai 100,66. (ANT/D1) deni@lampungpost.co.id

Tags: Produksi Lateks Terkendala Alat
berbagiTweetMengirim
Posting Sebelumnya

PKS Evaluasi Kader yang Tidak Bergerak

Posting berikutnya

Pemdes Ujung Tombak Cegah Teroris

Deni Zulniyadi

Deni Zulniyadi

Posting berikutnya
Pemdes Ujung Tombak Cegah Teroris

Pemdes Ujung Tombak Cegah Teroris

7 Warga Digigit Hewan Penular Rabies

Vaksin Rabies di Bengkulu Gratis

Jambi Perpanjang Relaksasi

Jambi Perpanjang Relaksasi

DD Belum Cair Tersandung Hukum

DD Belum Cair Tersandung Hukum

IRT Beli Ponsel Curian dari Tetangga

IRT Beli Ponsel Curian dari Tetangga

BERITA TERBARU

  • Senegal Juara Piala Afrika 2025 Usai Tekuk Maroko 20 Januari 2026
  • Real Sociedad Hentikan Laju Barcelona di Anoeta 20 Januari 2026
  • Kemandirian Desa Perkuat Pembangunan Daerah 20 Januari 2026
  • Hujan Deras Picu Tembok Roboh di Jalan Antasari 20 Januari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Selasa, 20 Januari 2026 20 Januari 2026

TOP NEWS

Benang Merah Konflik Manusia dengan Satwa

23 Ribu Peserta Gagal Masuk SMA/SMK Negeri

Tembus Rp12,42 Miliar Ekonomi Syariah kian Kokoh

Jalur SPMB SMP Prioritaskan Jarak

Perencanaan Keuangan Kunci Kemapanan Finansial

Perkuat Akses Keuangan Inklusif

Kebingungan Peserta Warnai Hari Pertama SPMB

Buka Ekspor Sawit di Pasar Eropa

Perketat Pengawasan Truk ODOL

Kreatif Hadapi Efisiensi Anggaran

POPULAR POST

  • kantor DPRD lampung Utara

    Pelantikan Pimpinan DPRD Lampura Berlangsung Sederhana

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 15 Januari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 14 Januari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 19 Januari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Era Xabi Alonso di Real Madrid Berakhir

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
Facebook Twitter Youtube RSS Instagram

Tentang Kami

 

LampungpostID adalah laman berita resmi Harian Umum Lampung Post. Laman ini berada dalam naungan PT Masa Kini Mandiri, penerbit Koran Lampung Post yang menyajikan informasi berkualitas untuk melengkapi kehadiran koran edisi cetak di masyarakat.

Alamat Kami

PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno – Hatta No. 108, Hajimena, Lampung Selatan

Phone : (0721) 783-693
Fax : (0721) 783-578
Email : redaksi@lampungpost.co.id

Redaksi
Tentang Kami

Iklan & Sirkulasi

Sri Agustina : 0895-3463-91035
Ja’far Shodiq : 0812-1811-4344
Dat S Ginting 0822-6991-0113
Setiaji B. Pamungkas : 0813-6630-4630

LampungpostID © 2022

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • LAMBAN PILKADA
  • RAGAM
  • DESA
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS

LampungpostID © 2022

Open chat
1
Anda butuh bantuan ?
Admin Lampungpost.id
Halo, ada yang bisa kami bantu ?