PENJABAT Sementara Gubernur Jambi, Restuardy Daud, mengatakan pembinaan bagi Komunitas Adat Terpencil Suku Anak Dalam (KAT SAD) di Jambi harus dilakukan berkelanjutan dan sungguh-sungguh. Ardy mengatakan belum lama ini dia sudah menyempatkan diri melihat dari dekat kehidupan sekelompok SAD yang bermukim di pinggiran Dusun Lubukbungo, Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalotantan, Kabupaten Merangin.
Walau terbilang baru di Jambi, harkat dan martabat kehidupan warga SAD secara umum bisa ditingkatkan, sejajar dengan masyarakat kebanyakan atau masyarakat desa di sekitar lokasi permukiman mereka. Namun, dia mengaku untuk akselarasi pengembangan tatanan sosial dan kehidupan yang lebih mandiri, masih memerlukan kepedulian banyak pihak, baik pemerintah maupun stakeholder yang berada di sekeliling wilayah jelajah kehidupan warga SAD, antara lain menyangkut pengembangan pendidikan dan kesehatan.
“Pemerintah akan terus memberikan perhatian. Kolam-kolam ikan yang ada akan kami beri bantuan bibit ikan untuk dibudidayakan. Supaya kehidupan SAD di Lubukbungo bisa menjadi contoh bagi sanak-sanak SAD di daerah lain, supaya menetap dan punya rumah,” kata Ardy, Minggu (15/11). (MI/D3)







