GUNA memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten Pesawaran melakukan rapid swab antigen gratis kepada para peserta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) guru yang akan mengikuti tes kompetensi teknis.
“Ini salah satu upaya kita juga untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Pesawaran, kemudian kami juga ingin menciptakan suasana aman dan nyaman selama para peserta ini mengikuti tes,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesawaran Yahtar, Minggu (12/9).
Ia mengatakan, rapid antigen gratis ini didasari kebijakan dari Menteri Pendidikan dan Menteri Kesehatan bagi para peserta PPPK guru yang ada.
“Jadi pada pelaksanaan tes kompetensi, para peserta diwajibkan untuk membawa hasil tes swab antigen maupun tes PCR, maka dari itu kita membantu para peserta PPPK guru agar dapat mengikuti tes tersebut dengan diberikan rapid antigen gratis,” ujarnya.
Yahtar mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat dalam pelaksanaan rapid antigen gratis ini yang diperuntukkan 900 lebih peserta PPPK guru.
“Kita sudah berkoordinasi, dan pelaksanaan rapid antigen dilakukan di tiap-tiap Puskesmas yang ada di 11 kecamatan, dan pelaksanaannya kita mulai dari tanggal 13 sampai 16 september mendatang,” ujar dia.
Yahtar mengatakan, rapid antigen gratis ini bisa diikuti oleh peserta yang berasal dari kabupaten lain, namun mengikuti tes untuk PPPK guru di Kabupaten Pesawaran.
“Jadi program ini dikhususkan untuk peserta PPPK guru Pesawaran, ada beberapa persyaratan yang harus disiapkan apabila ingin mengikuti rapid antigen ini seperti fotocopy KTP, kartu peserta PPPK dan nomor handphone peserta,” kata dia.
Ia berharap, dengan pelaksanaan rapid antigen sebelum pelaksanaan tes, dapat mencegah terjadinya penyebaran virus corona di lingkungan tes kompetensi PPPK guru di Pesawaran. (CK1/S1)







