BANJIR kerap melanda Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur, Metro, akibat luapan air yang tidak tertampung drainase. Untuk itu, pemerintah kelurahan setempat memperbaiki drainase dengan kualitas maksimal.
Pengerjaan drainase dengan melibatkan kelompok masyarakat (pokmas) setempat. Perbaikan drainase tersebut diharapkan menjadi solusi dalam mengatasi dan menjadi langganan luapan air pada saat hujan datang.
Lurah Yosorejo Hendriawan mengungkapkan pengerjaan tersebut berlangsung di Jalan Krakatau, RT 05 RW 02 Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur. Pengerjaan drainase itu merupakan aspirasi dari masyarakat setempat yang mengeluhkan kondisi luapan yang berlebihan.
“Jadi, kami lakukan semaksimal mungkin. Karena memang hasil dari pengerjaan ini akan masyarakat rasakan. Kami tidak boleh asal dalam pengerjaannya,” kata dia saat melakukan peninjauan di lokasi, akhir pekan kemarin.
Dia menambahkan dalam pengerjaan ini juga pihaknya melibatkan masyarakat agar bersama-sama mengontrol dan mengawasi setiap pengerjaan pekerjaan.
“Kami berdayakan masyarakat dari RW 02 dan RW 05. Semua harus bersama-sama dalam membangun kelurahan. Saya sendiri pun tidak sanggup jika tidak mendapat dukungan masyarakat,” katanya.
Tim Teknis Kelurahan Yosorejo, Guritno Tetuko, mengaku dalam pengerjaan perbaikan drainase di Jalan Krakatau mengutamakan kualitas.
“Dalam pengerjaannya banyak yang kami lebihkan mulai volume, tinggi, dan lebar. Hal itu maksimalkan agar dapat menampung debit air yang besar ketika hujan turun,” katanya.
Dia menjelaskan dalam pengerjaan ini menggunakan dana Rp13 juta dengan panjang 36 meter. Namun, realisasi nya yang dikerjakan sepanjang 38 meter.
“Berhubung pada saat pengerjaan kerusakan lebih parah, jadi yang kami perbaiki sepanjang 38 meter. Kemudian kami juga membongkar gorong-gorong yang pampat dan kami buatkan jembatan baru,” ujarnya. (CR3/D1)







