• LAMPOST.CO
  • LAMPUNG POST UPDATE
  • SAI 100FM
  • SUMA.ID
Selasa, April 28, 2026
Berlangganan
Konfirmasi
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berlangganan
  • Konten Premium
  • E-Paper
  • Indeks
  • Log in
Beranda Desa Membangun

Penyuluh Pertanian Tanggap Hama

Firman Luqmanulhakim Editor Firman Luqmanulhakim
10 Februari 2022
di dalam Desa Membangun, Headline
A A
Penyuluh Pertanian Tanggap Hama

Penyuluh Pertanian Tanggap Hama

Share on FacebookShare on Twitter

WAKIL Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengingatkan agar petugas penyuluh Kementerian Pertanian tanggap atas munculnya hama yang menyerang areal sawah menyusul adanya korban jiwa akibat jeratan listrik hama tikus di Kabupaten Sragen.

“Kita harus cari solusi agar warga tidak lagi pakai jerat tikus listrik yang akhirnya malah banyak orang meninggal dunia,” kata Dedi Mulyadi, dalam sambungan telepon di Purwakarta, Selasa (8/2).

Ia menyampaikan, belum lama ini Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Desa Jambanan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen untuk meninjau kawasan pertanian dalam menangani hama tikus.

BACA JUGA

Menjaga Alam Lewat Penataan Tambang di Lampung

Babak Lanjutan Kasus PT LEB: Saat Mantan Gubernur Hadir, Penyidikan Mencari Titik Terang

Mengulik Kredit Fiktif Bank Himbara Rugikan Negara Rp2,5 Miliar

Perketat Pengawasan Keamanan Pangan Program Gizi Gratis

Menurut Dedi, di Sragen banyak sawah dipasang jerat listrik untuk membasmi tikus. Namun belakangan jerat listrik itu justru memakan korban jiwa manusia.

Dikatakannya, seharusnya pemerintah hadir mendampingi saat hama tikus menyerang. Jangan sampai petani berinisiatif memasang jerat listrik yang pada akhirnya telah memakan korban jiwa sekitar 23 orang di Sragen.

“Giliran panen, pejabat pada datang, giliran kena masalah tak ada yang datang. Petugas-petugas penyuluhan, balai-balai harusnya cekatan kalau di sawah ada hama tikus, harus cepat tanggap seperti penanganan COVID-19,” ujar dia.

Dedi menduga maraknya hama tikus karena adanya ekosistem yang terputus seperti ular dan burung pemangsa yang sudah tidak ada. Sehingga ia meminta petani pun tidak secara masif melakukan perburuan agar ekosistem di sawah tetap terjaga.

“Seluruh jaringan Kementan harus cepat tanggap dan turun, kemudian mencari solusi terbaik dari hama tikus ini. Jangan sampai menunggu petani pasang jerat listrik yang akhirnya malah ada korban jiwa,” katanya.

Sementara dalam kunjungan ke Sragen, Dedi bertemu dengan seorang petani bernama Mbah Saman. Di usianya yang sudah 80 tahun, pensiunan guru ini masih aktif ke sawah dengan menggunakan sepeda.

Mbah Saman pun menceritakan kejadian jerat listrik yang memakan korban jiwa di desanya. Korban tersebut hendak ke pasar, namun ditemukan meninggal dunia di sawah.

Menurut dia, kemungkinan besar hama tikus menyerang karena tidak ada lagi predator pemangsa di sawah. (MI/D2)

Tags: penyuluh pertanianTanggap Hama
berbagiTweetMengirim
Posting Sebelumnya

Maling Ponsel Dibekuk di Sekolah

Posting berikutnya

Waspadai Klaster Sekolah PTM di Lampung Dihentikan Sementara

Firman Luqmanulhakim

Firman Luqmanulhakim

Jurnalis yang hobi dengan olahraga sepakbola. Mendukung penuh tim kesayangan Manchester United.,

Posting berikutnya

Waspadai Klaster Sekolah PTM di Lampung Dihentikan Sementara

Bumi Dipasena Utama Kembangkan BUMKam

DPR Tidak Lanjutkan Pembahasan RUU Bumdes

Remaja asal Metro Dilecehkan di Kebun

Oknum Guru Ngaji Ditahan di Rutan Kotaagung

Pejabat Kecamatan di Lampura Edarkan Narkoba

Warga Lamtim Ditangkap Seusai Membeli Sabu

Petugas Satlantas Sampaikan Imbauan lewat Radio

Petugas Satlantas Sampaikan Imbauan lewat Radio

BERITA TERBARU

  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Selasa, 28 April 2026 28 April 2026
  • Menanti Islamabad Talks Jilid 2: Harapan Damai Iran-AS 27 April 2026
  • Perilaku Pro-Lingkungan: Antara Kesadaran, Tren, dan Tanggung Jawab Moral 27 April 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 27 April 2026 27 April 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Jum’at, 24 April 2026 24 April 2026

TOP NEWS

Benang Merah Konflik Manusia dengan Satwa

23 Ribu Peserta Gagal Masuk SMA/SMK Negeri

Tembus Rp12,42 Miliar Ekonomi Syariah kian Kokoh

Jalur SPMB SMP Prioritaskan Jarak

Perencanaan Keuangan Kunci Kemapanan Finansial

Perkuat Akses Keuangan Inklusif

Kebingungan Peserta Warnai Hari Pertama SPMB

Buka Ekspor Sawit di Pasar Eropa

Perketat Pengawasan Truk ODOL

Kreatif Hadapi Efisiensi Anggaran

POPULAR POST

  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 23 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 22 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 27 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Jum’at, 24 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Opini

    1 shares
    berbagi 1 Tweet 0
Facebook Twitter Youtube RSS Instagram

Tentang Kami

Lampost.co adalah laman berita resmi Harian Umum Lampung Post. Laman ini berada dalam naungan PT Masa Kini Mandiri, penerbit Koran Lampung Post yang menyajikan informasi berkualitas untuk melengkapi kehadiran koran edisi cetak di masyarakat.

Alamat Kami

PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno – Hatta No. 108, Hajimena, Lampung Selatan

Phone : (0721) 783-693
Fax : (0721) 783-578
Email : redaksi@lampungpost.co.id

Redaksi
Tentang Kami

Iklan & Sirkulasi

Sri Agustina : 0895-3463-91035
Ja’far Shodiq : 0812-1811-4344
Dat S Ginting 0822-6991-0113
Setiaji B. Pamungkas : 0813-6630-4630

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Open chat
1
Anda butuh bantuan ?
Admin Lampungpost.id
Halo, ada yang bisa kami bantu ?