KADISPORA Tanggamus Suyanto dan tim monitoring Babalitbang Tanggamus melakukan monitoring dan meninjau langsung gebyar vaksin di Pekon Sridadi, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus, beberapa waktu lalu.
Tim monitoring vaksin Kabupaten Tanggamus saat meninjau gebyar vaksin di Pekon Sridadi merasa puas dikarenakan warga masih antusias mengikuti gebyar vaksin yang digelar oleh Pemerintah Pekon Sridadi bersama pihak UPTD Puskesmas Siring Betik di Balai Pekon Sridadi.
“Gebyar vaksin digelar untuk melayani vaksin dari vaksin pertama hingga ketiga. Warga pun berdesak-desakan sehingga melibatkan Bhabinkamtibmas dan babinsa setempat turun mengatur peserta vaksin untuk menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan. Peserta vaksin yang hadir didominasi warga yang akan suntik vaksin booster,” kata Suyanto di Balai Pekon Sridadi, dalam rilis yang diterima Lampung Post, Minggu (26/6).
Menurut Suyanto, tim monitoring vaksin Kabupaten Tanggamus mengunjungi dan memantau langsung kegiatan gebyar vaksin dua pekon di wilayah Wonosobo yaitu Sridadi dan Srimelati.
Dalam pemantauannya, dia merasa puas melihat antusias warga yang hadir untuk suntik vaksin. “Kami melakukan monitoring langsung di dua pekon di wilayah Kecamatan Wonosobo yaitu Pekon Sridadi dan Srimelati,” ujar dia.
Pihaknya merasa senang usai melihat jumlah peserta program vaksinasi yang hadir. “Karena warga masih antusias untuk mengikuti vaksin, terutama untuk vaksin booster. Kalau dilihat dari data vaksin di wilayah Wonosobo dengan sasaran vaksin 20.043 yang divaksin cakupan satu 97,6 % dan cakupan dua 81,1 % sudah mencapai di atas angka kabupaten,” katanya.
Sementara itu untuk Pekon Sridadi, cakupan satu mencapai 97,7% dan cakupan dua 93,8 % serta sudah di atas rata rata kecamatan, sehingga pihaknya menyelesaikan cakupan ketiga.
Kepala Pekon Sridadi Suwandi mengatakan untuk gebyar vaksin dilaksanakan berbarengan dengan kegiatan pembagian BLT tahap 4, 5, dan 6, sehingga dapat memanfaatkan waktu dalam sehari bisa menggelar dua kegiatan.
“Kami laksanakan dua kegiatan sekaligus yaitu pembagian BLT dan gebyar vaksin dengan harapan warga yang mendapat BLT yang belum selesai vaksin diarahkan untuk vaksin yang tempatnya bersebelahan,” ujarnya.
Menurut dia, para warga diundang melalui undangan resmi dan pengumuman lewat pengeras suara. “Hasilnya cukup puas banyak warga yang datang untuk vaksin,” katanya. (TV10/D2)






