• LAMPOST.CO
  • METROTV LAMPUNG
  • DESAKU
  • SUMA.ID
Selasa, Januari 20, 2026
Berlangganan
Konfirmasi
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • LAMBAN PILKADA
  • RAGAM
  • DESA
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • LAMBAN PILKADA
  • RAGAM
  • DESA
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berlangganan
  • Konten Premium
  • E-Paper
  • Indeks
  • Log in
Beranda Baca Gratis

Delapan Wilayah Lampung Kategori Zona Merah

Delapan daerah tersebut diantaranya Pringsewu, Lampung Utara, Lampung Barat, Bandar Lampung, Metro, Tanggamus, Lampung Selatan, dan Lampung Timur.

Wandi Barboy Editor Wandi Barboy
18 Januari 2021
di dalam Baca Gratis, Headline 1, Lampung, Lampung Barat, Lampung Utara, Ruwa Jurai
A A
Share on FacebookShare on Twitter

UMAR ROBANI

SEBANYAK delapan wilayah di provinsi Lampung terkategori zona merah. Delapan daerah tersebut diantaranya Pringsewu, Lampung Utara, Lampung Barat, Bandar Lampung, Metro, Tanggamus, Lampung Selatan, dan Lampung Timur.

Mengawali tahun ini, kategori zona merah di Lampung kian dinamis. Ada yang meningkat dan ada pula yang menurun. Sebelumnya sepanjang satu pekan ini ada enam wilayah berkategori zona merah. Kemudian, Lampung Tengah turun dari zona merah menjadi zona oranye. Sementara itu lima wilayah dengan angka penularan tinggi yang masih tetap yaitu Bandar Lampung, Metro, Tanggamus, Lampung Selatan, dan Lampung Timur. Daerah-daerah tersebut telah berstatus zona merah sejak satu minggu lalu.

BACA JUGA

Menjaga Alam Lewat Penataan Tambang di Lampung

Korban Jiwa Konflik Gajah, Pemerintah Diminta Bertindak Cepat

KPK Bongkar Korupsi Terstruktur di Lampung Tengah: Fee Proyek, Jejaring Keluarga, hingga Biaya Kampanye

Babak Lanjutan Kasus PT LEB: Saat Mantan Gubernur Hadir, Penyidikan Mencari Titik Terang

Adapun status zona di tiga daerah di Lampung yang naik menjadi merah yakni Pringsewu, Lampung Utara, dan Lampung Barat. Sebelumnya, tiga daerah tersebut berstatus zona oranye pada pekan lalu. Data tersebut berdasarkan update Tim Satgas Penanganan Covid-19 Lampung, Senin, 18 Januari 2021.

Meski demikian, terdapat dua daerah dengan status zonanya menurun. Tulangbawang dari zona oranye menjadi kuning dan Lampung Tengah dari zona merah ke zona oranye. Adapun enam wilayah zona oranye di Lampung yakni Lampung Tengah, Pesisir Barat, Mesuji, Way Kanan, Tulangbawang Barat, dan Pesawaran. Sedangkan satu zona kuning yaitu Tulangbawang. Sedangkan untuk zona hijau saat ini belum ada.

Total orang yang konfirmasi Covid-19 positif di Lampung saat ini berjumlah 8.228 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 5.943 pasien berhasil sembuh dan 444 orang meninggal dunia.

Lampura

Kabupaten Lampung Utara kembali naik status penyebaran covid-19. Wilayah ini menjadi daerah dengan intensitas rawan pandemi atau risiko tidak terkendali (zona merah).

Sekretaris Posko Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Lampura, Maya Manan, sekaligus Plt Kadinkes mengatakan pertanggal 17 Januari 2021 status penyebaran covid-19 di wilayah Lampura naik menjadi zona merah (red zone) perkembangan Corona.

“Dengan naiknya status penyebaran covid-19 di kabupaten tercinta ini momentum baik sama-sama mengingatkan untuk terus menigkatkan disiplin protokol kesehatan (prokes). Yakni 3M memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak atau menghindari kerumunan untuk menekan angka penyebaran corona,” kata Maya.

Salah satu faktor naiknya status penyebaran tersebut karena adanya peningkatan kasus dalam cluster keluarga. Selain itu, meningkatnya pertemuan yang melibatkan banyak orang sehingga menimbulkan peningkatan kasus, khususnya saat pelaksanaan pendistribusian vaksin tahap pertama di kabupaten/kota di Indonesia.

“Ya penyebabnya itu salah satu dan dua. Mungkin karena belakangan disiplin masyarakat juga berkurang. Kemudian, pengawasan terhadap tempat-tempat dengan dugaan menjadi tempat kerumunan pun demikian,” ujarnya.

Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Satgas untuk menentukan langkah-langkah termasuk mengurai keramaian yang bakal terjadi.

Peningkatan Kasus

Kepala Bidang Pencegahan dan Penyebaran Penyakit (P2) Dinkes Lampura, Dian Mauli menambahkan bahwasanya pada hari ini kembali terjadi peningkatan kasus sebanyak 4 orang. Yang berasal dari satu keluarga asal Kecamatan Kotabumi, sehungga menambah peningkatan jumlah warga terpapar SarCov-2 menjadi 737.

“Dari sebelumnya, hanya berada di angka 733 orang terpapar, dan akhir pekan lalu atau tepatnya per, Jumat 15 Januari 2021, baru menyentuh level 701 orang (32 kasus),” ujarnya.

Sebelumnya, kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Lampung Utara kembali bertambah 35 kasus per, Jumat, 15 Januari 2021.

Sekretaris Posko Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Lampura, Maya Manan, sekaligus Plt Kadinkes mengatakan penambahan kasus terkonfirmasi di Lampura sebanyak 35 kasus pada hari ini. Dari sebelumnya 666 menjadi 701 sampai dengan saat ini.

“Jumlah itu adalah yang tertinggi pasca libur natal dan tahun baru (nataru), “kata dia malam.

Kabid P2, Dian Mauli menambahkan peningkatan kasus terjadi dari hasil swabtest dua cluster. Yakni cluster baru sebanyak 19 kasus (orang) dan 16 orang kasus tracking pada pasien sebelumnya.

 

Lambar

Pada bagian lain, jumlah kasus terkonfirmasi covid-19 di Lampung Barat belakangan ini terus bertambah. Hal ini mengakibatkan status Lampung Barat kini meningkat menjadi zona merah penyebaran covid-19.

Sekretaris Satgas percepatan penanganan covid-19 Pemkab Lambar Maidar, Senin, 18 Januari 2021, peningkatan status Lambar menjadi zona merah itu terhitung mulai hari ini akibat kasus penularan covid tidak terkendali dalam beberapa hari belakangan ini.

Penentuan status zona merah itu melalui hasil penilaian wilayah risiko penularan oleh gugus tugas pusat berdasarkan data ini per tanggal 10-17 Januari 2021 akibat penyebaran Covid-19 yang tidak terkendali.

Meidar mengungkapkan terkait meningkatnya status zona dari oranye menjadi merah ini, bupati dan seluruh Satgas bersama Forkopimda akan menggelar rapat tentang penanggulangannya.

“Untuk menyiasati ini Satgas dan Forkopimda segera menggelar rapat dalam rangka penanganan dan memperketat pengawasan guna meminimalisasi penularan, termasuk peningkatan pengawasan dan mengatasi adanya kerumunan. Ini termasuk menyikapi hajatan yang masih ada pada masyarakat ini juga menjadi bahan pembahasan,” kata Maidar.

Apalagi kegiatan hajatan saat ini sudah mulai menjadi klaster penularan covid-19. Karena itu perlu adanya upaya pengawasan dan ketegasan agar penyebaran wabah covid-19 ini bisa dikendalikan.

Setelah rapat bersama Forkopimda, rapat dilanjutkan secara metting zoom bersama seluruh camat tentang bagaimana menyikapi permasalahan ini.

Sementara itu, dari Satgas bagian komunikasi publikasi Erna Yanti, mengatakan hingga saat ini jumlah kasus terkonfirmasi covid-19 di Lambar per hari ini sudah mencapai 115 orang.

Perubahan status zona Lambar dari oranye ke merah saat ini adalah karena penularan wabah covid-19 dalam minggu lalu tidak terkendali. Sebanyak 115 orang yang terkonfirmasi covid-19 itu, 10 diantaranya meninggal. Sebanyak 24 orang masih dalam proses isolasi. (ELI/FIT)

umar@lampungpost.co.id
Tags: kasus meningkatLampungzona merah
berbagiTweetMengirim
Posting Sebelumnya

Kualitas Ekosistem Mangrove dan Krisis Iklim Dunia

Posting berikutnya

Lahan Rawa Kerap Banjir Saat Hujan

Wandi Barboy

Wandi Barboy

Posting berikutnya
Petugas Usut Indikasi Kerugian Negara Pembebasan Lahan Bendungan

Lahan Rawa Kerap Banjir Saat Hujan

Mahar Politik Jadi Beban Terpidana Mustafa

Mustafa Didakwa Terima Rp51 Miliar

Kenaikan Harga Bahan Pangan Diprediksi Terus Berlanjut

Harga 11 Komoditas di Tiga Pasar Tradisional Terpantau Stabil

Korban Guru Cabul Mencapai 12 Santri

Oknum Santri Cabuli Empat Korban

Produksi Pertanian Lampung Meningkat

Produksi Pertanian Lampung Meningkat

BERITA TERBARU

  • Senegal Juara Piala Afrika 2025 Usai Tekuk Maroko 20 Januari 2026
  • Real Sociedad Hentikan Laju Barcelona di Anoeta 20 Januari 2026
  • Kemandirian Desa Perkuat Pembangunan Daerah 20 Januari 2026
  • Hujan Deras Picu Tembok Roboh di Jalan Antasari 20 Januari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Selasa, 20 Januari 2026 20 Januari 2026

TOP NEWS

Benang Merah Konflik Manusia dengan Satwa

23 Ribu Peserta Gagal Masuk SMA/SMK Negeri

Tembus Rp12,42 Miliar Ekonomi Syariah kian Kokoh

Jalur SPMB SMP Prioritaskan Jarak

Perencanaan Keuangan Kunci Kemapanan Finansial

Perkuat Akses Keuangan Inklusif

Kebingungan Peserta Warnai Hari Pertama SPMB

Buka Ekspor Sawit di Pasar Eropa

Perketat Pengawasan Truk ODOL

Kreatif Hadapi Efisiensi Anggaran

POPULAR POST

  • kantor DPRD lampung Utara

    Pelantikan Pimpinan DPRD Lampura Berlangsung Sederhana

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 15 Januari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 14 Januari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 19 Januari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Era Xabi Alonso di Real Madrid Berakhir

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
Facebook Twitter Youtube RSS Instagram

Tentang Kami

 

LampungpostID adalah laman berita resmi Harian Umum Lampung Post. Laman ini berada dalam naungan PT Masa Kini Mandiri, penerbit Koran Lampung Post yang menyajikan informasi berkualitas untuk melengkapi kehadiran koran edisi cetak di masyarakat.

Alamat Kami

PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno – Hatta No. 108, Hajimena, Lampung Selatan

Phone : (0721) 783-693
Fax : (0721) 783-578
Email : redaksi@lampungpost.co.id

Redaksi
Tentang Kami

Iklan & Sirkulasi

Sri Agustina : 0895-3463-91035
Ja’far Shodiq : 0812-1811-4344
Dat S Ginting 0822-6991-0113
Setiaji B. Pamungkas : 0813-6630-4630

LampungpostID © 2022

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • LAMBAN PILKADA
  • RAGAM
  • DESA
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS

LampungpostID © 2022

Open chat
1
Anda butuh bantuan ?
Admin Lampungpost.id
Halo, ada yang bisa kami bantu ?