YON FISOMA
MASYARAKAT Pekon Bandarjaya, Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat, berharap Pemkab setempat memberikan perhatian berupa bantuan dana pembangunan pembukaan dan peningkatan jalan.
Peratin Pekon Bandarjaya Johan Syah mengatakan pihaknya berharap pemerintah daerah membangun badan jalan dan peningkatan jalan sepanjang 300 meter.
Pasalnya jalan tersebut merupakan jalur alternatif menuju lokasi perkebunan dan pertanian. Selain memperpendek jarak tempuh antarpermukiman warga, pembangunan jalan diharapkan dapat memudahkan warga mengeluarkan hasil kebun dan pertanian, karena akses kendaraan bisa masuk.
Karena selama ini warga hanya bisa mengangkut hasil pertanian secara manual.
“Lokasinya ada di Pemangku Humadalom dan Rawabakung. Kalau diangggarkan dari dari Dana Desa (DD) bisa. Tetapi, kan DD banyak kegunaannya bukan hanya untuk fisik, karena semuanya terpusat dari DD,” kata Johan.
Selain padi, kata dia, sebagian hasil pertanian warga berupa getah damar yang merupakan salah satu komoditas utama hasil kebun.
Menurutnya, Pekon Bandarjaya merupakan pekon hasil pemekaran dari Pekon Negeriratu Ngaras pada tahun 2012 lalu. Pekon tersebut saat ini memiliki sekitar 634 jiwa, dan 155 KK.
Pekon tersebut saat ini memiliki tiga dusun, yaitu Pemangku Rawabakung, Pemangku Humadalom, dan Pemangku Rawabetik, yang sebagian besar mata pencarian masyarakatnya adalah bertani.
Kantor Pelayanan
Menurut dia, tahun 2021 DD akan difokuskan untuk pembangunan peningkatan kantor pelayanan masyarakat. Seperti Pekon Bandarjaya yang saat ini telah selesai pembangunannya, kemudian, ada juga pembangunan perehaban talut saluran drainase di permukiman warga sepanjang 250 meter yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan.
Kemudian pada 2020 lalu, kata dia, penggunaan DD untuk membangun gedung taman kanak-kanak (TK) sebagai upaya peningkatan SDM di bidang pendidikan.
“Ini bagian dari upaya peningkatan SDM di bidang pendidikan. Alhamdulillah TK itu sekarang telah dinikmati. Sebab, kami di sini enggak ada yang namanya pendidikan baik SD maupun SMP. Alhamdulillah sekarang kami sudah memiliki TK,” ujar Johan.
Pada tahun yang sama ada juga pembangunan Pamsimas bantuan dari pemerintah daerah.
Sementara itu, sebagai upaya memutus penyebaran Covid-19 di Pekon Bandarjaya, pihak telah membentuk Satgas Covid-19.
Sosialisasi kepada masyarakat agar menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan, pembagian masker, melakukan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah warga dan fasilitas umum, mengadakan rumah isolasi dan berbagai kelengkapannya. Selain itu juga pihaknya menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada warga penerima atau keluarga penerima manfaat (KPM) dan lainnya. (E1)
yon@lampungpost.co.id







