FEBI HERUMANIKA
PEMERINTAH Desa Rululungraya, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan membangun 50 wc untuk warga yang tersebar di delapan dusun dengan anggaran Dana Desa Rp15 juta. Pelaksanaan proram itu melibatkan warga.
Kepala Desa Rulungraya Maryoto mengungkapkan digelontorkannya Dana Desa untuk program Sanitasi Layak lantaran sebagian warga tidak mampu baru memiliki wc cemplung. Bantuan itu bersifat stimulan, artinya warga juga ikut berkontribusi dalam pembangunannya, misalnya saat pemasangan,menggali dan lainnya.”Pada intinya pekerjaannya mereka, tetapi material dari pemerintah desa,” kata dia.
“Kami data mana saja warga yang rumahnya layak untuk dibantu terutama yang masih wc cemplung harus diutamakan dibantu. Setelah pendataan kami beli material lalu dikasihkan untuk dipasang,” kata dia.
Sebetulnya kata Maryoto, program tersebut sudah dilakukan sejak 2019 dan jumlahnya lebih banyak yakni mencapai 200 lebih. Menurutnya, program itu baik untuk kesehatan masyarakat. ” Maunya kami semua rumah itu tempat MCK layak tidak seperti dulu masih cemplung makanya dari dulu kami bertahap semua harus berbenah dalam hal kebersihan,” kata dia.
Program pembagian paket material untuk pembangunan wc akan terus berlanjut hingga tidak ada lagi warga yang buang air besar sembarangan. “Tahap selanjutnya dibangun lagi seperti ini, tetapi tidak banyak dana desa kan tidak hanya untuk pembanguan itu saja,” kata dia.
Tuntaskan Stunting
Camat Natar Rendy Eko Supriyanto mengatakan, dengan adanya program tersebut, diharapakan warga dapat menyadari betapa pentingnya kebersihan. Hal itu sejalan dengan program bupati yakni menuntaskan kasus bayi kurang gizi kronis (stunting).
“Kalau bersih, rapi tempat buang air besar sehat seperti ini harapannya kasus stunting tidak ada lagi di Natar khususnya. Warga juga bantu pemerintah desa tanam sayuran di lingkungan untuk kesehatan bersama,” kata dia.
Program kebersihan seperti itu sangat bagus untuk dilanjutkan. Selain warga senang tentunya desa akan semakin bersih. “Dengan desa bersih tentu sumber daya manusia akan sehat dan berkembang,” kata dia. (D2) febi@lampungpost.co.id







