PEMERINTAH Desa Margasari, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, merealisasikan pembangunan jalan cor beton dan saluran drainase. Pembangunan hasil musyawarah desa itu dialokasikan melalui anggaran Dana Desa (DD).
Penjabat Sementara Kepala Desa Margasari, Suhadi mengatakan pandemi Covid-19 bukan menjadi penghalang dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur di tingkat desa. Pihaknya tahun ini telah merealisasikan pembangunan jalan cor beton dan saluran drainase. “Alhamdulillah, meski dihadapi pandemi Covid-19 kami tetap melaksanakan pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas hasil musyawarah desa,” kata dia, Senin (27/9).
Dia mengatakan pihaknya membangun jalan cor beton sepanjang 80 meter dengan kelebaran 2,5 meter yang menghabiskan anggaran sebesar Rp35,5 juta. Sedangkan, saluran drainase memiliki panjang 127 meter yang menghabiskan anggaran sebesar Rp58,9 juta. “Jalan cor beton ini merupakan jalan lingkungan yang berada di Dusun Sukasari. Kalau saluran drainase berada di Dusun Pematangsari. Kedua pembangunan ini merupakan aspirasi dari masyarakat,” kata dia.
Suhadi mengaku pihaknya tetap merealisasikan pembangunan infrastruktur tersebut dalam rangka untuk pemerataan pembangunan di desa setempat. “Bukan hanya itu, kami juga merealisasikan pemasangan paving block di halaman kantor desa seluas 155 meter persegi dengan dana sebesar Rp25,9 juta. Kemudian di halaman TPA Al –Mutaqin seluas 61 meter persegi yang menghabiskan anggaran Rp22,2 juta. Ini sebagai salah satu upaya penataan halaman kantor desa dan TPA. Harapan kami dengan adanya upaya ini bisa mendorong kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat,” kata dia.
Sementara Plt Camat Sragi Jahri mengatakan pihaknya meminta setiap desa betul-betul memanfaatkan dana yang ada, mengingat dana yang dikucurkan tersebut untuk kepentingan pembanguan, dan masyarakat yang ada di desa tersebut. “Memang tahun ini pembangunan di desa tidak begitu banyak. Anggaran dana desa banyak dimanfaatkan untuk penanganan Covid-19. Meski demikian, kami berharap meski di tengah pandemi covid-19 desa tetap membangun,” kata dia. (SYA/D2)







