• LAMPOST.CO
  • LAMPUNG POST UPDATE
  • SAI 100FM
  • SUMA.ID
Rabu, Februari 18, 2026
Berlangganan
Konfirmasi
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berlangganan
  • Konten Premium
  • E-Paper
  • Indeks
  • Log in
Beranda Ekonomi Ekbis

BRI Sediakan Spot Foto Pantai Petengoran

Dian Wahyu Kusuma Editor Dian Wahyu Kusuma
16 Maret 2022
di dalam Ekbis, Ekonomi
A A
Toni Yunizar Pelestari Mangrove berad di spot foto Pantai Petegoran di desa Gebang, Kabupaten Pesawaran, Lampung yang dikelilingi pohon bakau. Lampung Post/ Dian Wahyu K.

Toni Yunizar Pelestari Mangrove berad di spot foto Pantai Petegoran di desa Gebang, Kabupaten Pesawaran, Lampung yang dikelilingi pohon bakau. Lampung Post/ Dian Wahyu K.

Share on FacebookShare on Twitter

PROGRAM BRI Peduli memberikan zona spot foto di sudut hutan Mangrove, Pesawaran, Lampung. BRI melakukan hal ini pada 2021 lalu.

Namun, bukan hanya spot foto, BRI juga memberikan pojok kuliner, bagi umkm yang ingin menjajakan produknya.

Toni Yunizar pelestari Mangrove di Pantai Petengoran Pesawaran Lampung menuturkan pada sore hari jika beruntung pengunjung bisa melihat burung elang putih, perkutut, burung ayam-ayaman, serta bangau putih di lokasi tersebut.

BACA JUGA

Mengulik Kredit Fiktif Bank Himbara Rugikan Negara Rp2,5 Miliar

Kenaikan Tarif Tol Bakter Menuai Penolakan

Keistimewaan Kopi Lampung Hadir dari Tanah hingga Cangkir

Galbay, Jalan Ninja Kabur dari Jeratan Utang Pinjol

Selanjutnya, pengunjung bisa melihat nelayan yang sedang mencari ikan di sekitar pantai. Menurut Tony, keuntungan bila ekosistem terjaga yakni stok ikan bisa terjaga pula. Di sekitar sini, nelayan sudah diedukasi untuk tidak menggunakan bom saat mencari ikan serta jalan yang besar. Nalayan hanya boleh menggunakan pancing atau jala ukuran kecil. “Kalau jala (besar) ada radius tertentu,” katanya, Sabtu 5 Maret 2022.

Untuk bisa menikmati spot foto ini, pengunjung bisa berdonasi Rp15 ribu per orang. Donasi itu bukan untuk kepentingan ekonomi semata, melainkan untuk pembibitan mangrove, serta aksi penanaman di lapangan.

“Dananya juga akan kembali ke alam,” tambahnya.

Menurut Tony, pembibitan biji mangrove sampai siap tanam membutuhkan waktu sekitar 8 bulan. Untuk pembibitan mangrove ini dilakukan di rumah warga, karena pembibitan mangrove bisa dilakukan pada lingkungan air tawar. Ia pikir, konsep konservasi ini memang tak berbicara soal bisnis. “Kalau gak dilakukan konservasi di sini, mau dimana,” ujarnya.

Diketahui konsep Edukasi Wisata Mangrove digagas di era kepemimpinan Hi. Dadang selaku Kepala Desa yang di sepakati Bersama Pelestari Mangrove Petengoran dan Warga.

Tantangan Hutan Mangrove di Lampung

Menikmati pantai bukan lagi melulu soal pasir yang putih, tapi datang ke pantai bisa juga dengan aksi membantu donasi konservasi. Konsep ini yang dilakukan oleh Tony Yunizar, pelestari mangrove di Lampung.

Menurutnya, mangrove sudah mulai menipis di pesisir pantai Lampung. Aksi Toni Yunizar dan relawan pelestari mangrove masih tetap ada untuk menjaga hutan di pesisir pantai.

Spot Foto Pantai Petegoran di desa Gebang, Kabupaten Pesawaran, Lampung yang dikelilingi pohon bakau.   Lampung Post/ Dian Wahyu K.

Pelestari Mangrove di Desa Gebang, Pesawaran, Lampung secara tertulis memang ada 15 orang. Tapi nyatanya, ada bantuan komunitas lain yang ikut membantu pelestarian mangrove, sebut saja NGO Mitra Bentala dan komunitas pencinta alam dari berbagai kampus di Lampung. Kemudian, aksi penanaman mangrove serta diskusi pun selalu dihadirkan saat ada kegiatan.

Toni merencanakan ke depan akan dibangun aula kapasitas 200 orang supaya ada kegiatan di dalam ruangan juga. Pada 2021 lalu, pihak Bank BRI melalui program BRI Peduli memberikan bantuan spot foto di Pantai Petengoran ini. Ia harap, spot foto itu akan disertai produk UMKM asal desa setempat, sehingga mampu menggerakkan ekonomi desa.

Pria berusia 46 tahun ini menuturkan, sejak pandemi Covid-19 pengunjung hutan mangrove memang turun. Apalagi, di Pojok Kuliner belum ada kenaikan signifikan karena budaya warga yang datang membawa makanan dan minuman sendiri.

Menurut Tony, ke depan akan ada tawaran menyusuri hutan mangrove menggunakan perahu atau kano. Lorong hutan itu bia menuju pantai lain di sekitarnya seperti ke pasir timbul.

Sementara itu, Aan penjaga pantai mangrove menjelaskan masiha da kendala di pantai mangrove seperti belum ada penerangan jalan menuju pantai pada malam hari. Jarak dari jalan raya menuju pantai bisa sampai 1 KM. Kemudian, pusat oleh-oleh yjuga belum terbentuk misalnya oleh-oleh Ikan asin dan terasi Lampung. (IAN)

berbagiTweetMengirim
Posting Sebelumnya

Dituntut 4 Tahun Penjara, Adik Agung Ilmu Mangkunegara harus Bayar Kerugian Rp3,95 M

Posting berikutnya

Revisi Permenaker 2/2022 Sempurnakan Aturan JHT Sebelumnya

Dian Wahyu Kusuma

Dian Wahyu Kusuma

Posting berikutnya
Menaker Ida Fauziyah (tengah) menggelar konferensi pers tentang aturan JHT di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Rabu (16/3).MI/DESPIAN NURHIDAYAT

Revisi Permenaker 2/2022 Sempurnakan Aturan JHT Sebelumnya

CETAK GOL. Penyerang Benfica Darwin Nunez melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Ajax di laga Liga Champions.
AFP/JOHN THYS

Benfica Depak Ajax dari Liga Champions

Ilustrasi  pexels.com/ Andreas Brox

MU Berhasrat Datangkan Kane

Christian Erikssen.
AFP

Erikssen Perkuat Timnas Denmark

Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Pemprov Antisipasi Gejolak Harga Pangan

BERITA TERBARU

  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 18 Februari 2026 18 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 18 Februari 2026 18 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 16 Februari 2026 16 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 16 Februari 2026 15 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Jum’at, 13 Februari 2026 13 Februari 2026

TOP NEWS

Benang Merah Konflik Manusia dengan Satwa

23 Ribu Peserta Gagal Masuk SMA/SMK Negeri

Tembus Rp12,42 Miliar Ekonomi Syariah kian Kokoh

Jalur SPMB SMP Prioritaskan Jarak

Perencanaan Keuangan Kunci Kemapanan Finansial

Perkuat Akses Keuangan Inklusif

Kebingungan Peserta Warnai Hari Pertama SPMB

Buka Ekspor Sawit di Pasar Eropa

Perketat Pengawasan Truk ODOL

Kreatif Hadapi Efisiensi Anggaran

POPULAR POST

  • kantor DPRD lampung Utara

    Pelantikan Pimpinan DPRD Lampura Berlangsung Sederhana

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 12 Februari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Cerita Dewasa

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 18 Februari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Jum’at, 13 Februari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
Facebook Twitter Youtube RSS Instagram

Tentang Kami

Lampost.co adalah laman berita resmi Harian Umum Lampung Post. Laman ini berada dalam naungan PT Masa Kini Mandiri, penerbit Koran Lampung Post yang menyajikan informasi berkualitas untuk melengkapi kehadiran koran edisi cetak di masyarakat.

Alamat Kami

PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno – Hatta No. 108, Hajimena, Lampung Selatan

Phone : (0721) 783-693
Fax : (0721) 783-578
Email : redaksi@lampungpost.co.id

Redaksi
Tentang Kami

Iklan & Sirkulasi

Sri Agustina : 0895-3463-91035
Ja’far Shodiq : 0812-1811-4344
Dat S Ginting 0822-6991-0113
Setiaji B. Pamungkas : 0813-6630-4630

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Open chat
1
Anda butuh bantuan ?
Admin Lampungpost.id
Halo, ada yang bisa kami bantu ?