MASYARAKAT di Pekon Tanjungjati kecamatan Pesisir Selatan, Pesisir Barat berharap pemerintah setempat dapat membangun akses jalan di wilayah tersebut yang menghubungkan pemukiman warga dengan lokasi pertanian dan perkebunan.
Anggota DPRD Pesisir Barat Riza Pahlevi, mengatakan usulan masyarakat itu ia terima saat melaksanakan reses pada pekan lalu di wilayah kecamatan Pesisir Selatan yang masuk dalam Daerah Pemilihan 2 kabupaten Pesisir Barat.
“Ya itu salah satu usulan masyarakat pembangunan jalan sepanjang satu kilometer dengan lebar empat meter yang menghubungkan pemukiman dengan sawah dan kebun masyarakat. Karena kalau jalan itu dibangun dilakukan pengerasan bahkan pengaspalan maka mudah bagi petani mengeluarkan hasil panen mereka,” kata Riza kepada Lampung Post saat ditemui di kantor DPRD Pesisir Barat, Jumat (4/3).
Pihaknya, kata dia, akan memperjuangkan usulan pembangunan fisik dan non fisik yang diusulkan masyarakat di Pekon Tanjungjati agar dapat terwujud.
“Bukan hanya itu saja, banyak harapan masyarakat tentang pembangunan dan itu kami tampung untuk kemudian dibawa dalam rapat komisi dan disampaikan kepada eksekutif agar dapat terwujud,” ujar anggota DPRD dari PKB tersebut.
Menurut dia, pembangunan fisik di Pekon seharusnya ditopang oleh APBD kabupaten atau APBD provinsi lantaran Dana Desa (DD) tahun ini sebesar 40 persen digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT). “Sehingga tidak ada pembangunan fisik yang dilakukan di pekon,” katanya.
Riza menambahkan, sesuai perintah undang undang tentang wakil rakyat pihaknya menyerap aspirasi dari warga. “Kami duduk disini dihantarkan oleh konstituen kami, apa yang disampaikan warga usulan pembangunan tentu kami harus respon. Kami serap lalu bawa ke eksekutif agar dapat diwujudkan,” ujarnya. (YON/D2)







