DINAS Kesehatan Bandar Lampung memprediksi ibukota Provinsi Lampung akan kebagian jatah 10 ribu dosis vaksin Moderna. Vaksin Covid-19 buatan Amerika Serikat itu akan diperuntukan vaksinasi dosis ketiga tenaga kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung Edwin Rusli mengatakan pihaknya telah mempersiapkan kedatangan vaksin tersebut. Meski begitu belum diketahui kapan vaksin akan diterima Pemerintah Kota Bandar Lampung.
“Tapi itu belum sampai di Provinsi Lampung, kalau sudah kami akan langsung laksanakan khusus nakes. Ada 10 ribuan nakes Puskesmas dan rumah sakit,” kata dia, Selasa (13/7).
Edwin menyampaikan, penyuntikan vaksin nantinya akan dilakukan di masing-masing tempat nakes bekerja. Setiap fasilitas kesehatan telah memiliki vaksinator dan alat yang siap. “Harapannya menambah daya tahan tubuh mereka terhadap virus penyebab Covid-19,” ujarnya.
Indonesia telah menerima 3 juta vaksin Moderna dari Amerika Serikat pada Minggu (13/7) lalu. Vaksin itu diharapkan bisa menurunkan angka kematian nakes akibat terpapar Covid-19 saat melakukan menangani pasien.
Di sisi lain, Ketua IDI Bandar Lampung dr Aditya berharap vaksinasi dapat berjalan tepat waktu. Dengan begitu, target herd immunity bisa tercapai dengan maksimal.
Pernyataannya itu menyusul banyaknya masyarakat yang telah mendapatkan suntik vaksin dosis pertama. “Mudah-mudahan bisa secepatnya disuntik dosis kedua, sehingga bisa maksimal,” ungkap Ketua UTD PMI Lampung itu.
Ia menjelaskan dosis kedua vaksin Covid-19 berfungsi sebagai boster antibodi. Untuk vaksin Sinovac dianjurkan mendapatkan dosis II dalam rentang 2-4 minggu.
Dokter Aditya menjelaskan, boster diberikan agar vaksin bekerja secara maksimal dalam menghasilkan antibodi. Dengan begitu, seseorang akan lebih maksimal ketika terpapar virus Covid-19. (CR1/S1)







