UJI coba pembelajaran tatap muka di Bandar Lampung akan digelar mulai 13 September mendatang. Hal tersebut berdasarkan SPT 800/1260/IV.40/2021 Disdikbud Bandar Lampung.
Sekretaris Disdikbud Bandar Lampung Eka Afriana Novel menuturkan ada 28 SMP Negeri, Swasta, dan Madrasah yang akan menggelar uji coba PTM. Sedangkan untuk tingkat SD, uji coba dilakukan untuk 23 sekolah.
Jika dalam seminggu PTM berjalan lancar nanti sekolah lain akan menyusul bertahap.
“Sekolah akan segera ditutup kembali jika ternyata ditemukan kasus penularan Covid-19 di lingkungan sekolah,” ujarnya, Jumat (10/9).
Ketua MKKS SMP Bandar Lampung Badrun menyampaikan, sekolah yang ditunjuk sudah memiliki kesiapan untuk PTM. Setiap kelas telah disediakan tempat cuci tangan dan melakukan pembatasan kapasitas kelas maksimal 50 persen.
“Pada hari pertama peserta didik dan guru akan membuat kesepakatan selama mengikuti PTM,” kata dia.
Guru yang mengajar, bertanggungjawab menjaga peserta didik hingga dijemput orang tuanya saat pulang. Hal itu agar tidak terjadi kerumunan saat waktu jam belajar habis.
Eka Afriana Novel menambahkan untuk PTM siswa SD juga harus patuh terhadap protokol kesehatan. Untuk sekolah dasar akan ada 23 sekolah yang mulai menjalani ujicoba.
“Jika dalam seminggu PTM berjalan lancar nanti sekolah lain akan menyusul bertahap,” kata dia.
Salah satu sekolah yang ditunjuk adalah SDN 2 Rawa Laut, Pahoman. Kepala Sekolah Joko Purwanto mengatakan, untuk mencegah adanya kerumunan, siswa tidak boleh keluar kelas.
“Termasuk saat pulang, kalau sudah ada yang jemput baru dua keluar,” ujarnya.
Waktu pembelajaran yang diberikan juga hanya maksimal 2 jam dengan pembatasan 50 persen kapasitas kelas. Sementara pada masa ujicoba hanya peserta didik kelas 6 yang diperbolehkan ikut PTM. (CR1/S1)







