
PT ASDP Cabang Bakauheni berupaya menegakkan 3M dalam mencegah penyebaran Covid-19 di pelabuhan dan kapal. Dengan demikian, aktivitas pengguna jasa dan petugas tetap produktif dan aman dari Covid-19.
“Protokol kesehatan menjadi perhatian kita bersama dan harus dipatuhi dengan penuh kesadaran,” kata General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Solikhin, Selasa (13/10).
Penerapan protokol kesehatan beserta pemenuhan fasilitasnya mulai berjalan optimal sejak diterbitkannya Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 41/2020 dan Surat Edaran Kemenhub Nomor 11/2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Transportasi Darat pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.
Dalam rangka pemenuhan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak minimal 1,5 meter—2 meter, pihaknya telah menyiapkan sarana dan prasarana. “Di antaranya wastafel (tempat cuci tangan), alat cek suhu tubuh, dan rambu-rambu di ruang tunggu atau tempat berkerumun,” ujar dia.
Dia mengakui masih ada saja pengguna jasa penyeberangan yang belum mematuhi itu. “Harapan kami pengguna jasa dan petugas di pelabuhan maupun kapal agar tetap bisa produktif, tetapi tetap aman dari penularan Covid-19. Kuncinya adalah kesadaran dan saling mengingatkan,” kata Solikhin.
Jika memiliki kesadaran untuk menjalankan 3M dalam kehidupan sehari hari, bisa dipastikan pandemi Covid-19 segera berakhir dan aktivitas warga kembali normal. “Yang terpenting agar terhindar dari Covid adalah imunitas yang sehat dan baik untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Di antaranya dengan pola makan yang sehat, bergizi dan berprotein, serta istirahat yang cukup dapat meminimalisasi penularan virus corona,” ujarnya. (KRI/S1)







