BUPATI Pesawaran sekaligus Ketua Tim Satgas Covid-19 Dendi Ramadhona meradang lantaran kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tidak berjalan maksimal.
Hal ini disampaikannya saat apel anggota Satgas Covid-19 sebelum melakukan tinjauan secara langsung pelaksanaan PPKM di Kabupaten Pesawaran.
“Semalam saya berkeliling sendiri, dan saya melihat ada beberapa toko-toko waralaba yang masih buka sampai pukul 22.00, sedangkan saya telah memberikan surat edaran selama PPKM mikro yang kita gelar batas operasi sampai 20.00. Ini menandakan kurang maksimalnya PPKM yang kita terapkan,” ujarnya, Jumat (16/7).
Oleh sebab itu, Bupati mengevaluasi serta meninjau secara langsung terkait dengan penerapan PPKM. “Saya meminta kepada seluruh anggota Satgas agar dapat menerapkan surat edaran yang telah dikeluarkan kepada masyarakat,” kata dia.
Selain itu, ujarnya, ia mengingatkan kepada seluruh Satgas Covid-19 tingkat desa, agar lebih tegas dalam menerapkan PPKM di desanya masing-masing, guna menekan penyebaran kasus terkonfirmasi di desa.
“Masih banyak masyarakat yang melakukan aktivitas malam di desa-desa. Kemudian, masih ada beberapa yang memasang tarup guna resepsi hajatan. Karena saat ini kita status zona merah, saya tidak ingin ada kegiatan mengumpulkan banyak orang di desa-desa, ini tugas untuk para Satgas tingkat desa,” ujar orang nomor satu di Bumi Andan Jejama itu.
Dendi pun kembali meminta kepada TNI, Polri dan Sat Pol PP untuk sabar dan pandai merayu masyarakat dalam menjalankan operasi yustisi dan menertibkan aktivitas masyarakat sehingga tidak menimbulkan ketegangan di lapangan.
“Ingat, saya tidak mengharapkan dan jangan sampai mendengar adanya bentrok massa dengan aparat seperti yang lagi viral di medsos. Kita harus sabar dan pandai menyampaikan kepada masyarakat sehingga mereka benar-benar paham sehingga mengerti dan tidak terjadi ketegangan,” kata dia.
Sementara itu, Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan bahwa semua pihak harus benar-benar sinergi dalam menjalankan tugas fungsi dan pokoknya. “Dengan koordinasi baik dari semua elemen, saya rasa dalam waktu dekat kita mampu menurunkan status zona merah ini,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan kepada seluruh petugas harus bisa menjaga kesehatan. Ketika dirasa kurang sehat maka jangan bertugas sehingga tidak menular kepada yang lainnya.
“Jaga kesehatan, tidak usah berangkat kerja kalau dirasa badan kurang sehat. Jangan memaksakan diri karena enggak enak, utamakan kesehatan, olahraga, konsumsi makanan yang bergizi dan rajin beribadah. Kita doakan, semoga pandemi ini lekas selesai dan ekonomi kembali pulih,” ujar dia. (CK1/S1)







