SELAMA ini vaksinasi dilakukan dengan dua kali penyuntikan. Penyuntikan vaksin Covid-19 tahap 2 diperlukan agar antibodi yang dibentuk oleh tubuh dapat optimal. Selain melakukan protokol kesehatan dengan menjalankan 3M dan menghindari kerumunan, Anda juga bisa mencegah Covid-19 dengan melakukan vaksin Covid-19 yang telah diselenggarakan oleh pemerintah.
Vaksinasi merupakan proses memasukkan vaksin dalam tubuh agar seseorang menjadi lebih kebal dan terlindungi dari penyakit tertentu. Dengan menerima vaksin, seseorang tersebut akan memiliki gejala yang lebih ringan dibanding orang yang belum menerima vaksin.
Agar vaksin covid-19 makin optimal, penyuntikan harus sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan vaksin Covid-19 wajib diterima sebanyak dua dosis dalam dua kali penyuntikan. Vaksin Covid-19 Sinovac yang digunakan oleh Pemerintah Indonesia akan membentuk antibodi secara optimal setelah 28 hari usai penyuntikan.
Dalam waktu 14 hari setelah suntikan pertama, vaksin akan bekerja sekitar 60 persen. Setelah itu, penerima vaksin perlu melakukan penyuntikan dosis kedua. Saat 28 hari setelah suntikan pertama, barulah vaksin yang diberikan dapat bekerja optimal.
Corporate Secretary Biofarma, Bambang Heriyanto, menjelaskan penerima vaksin wajib mendapatkan dua dosis suntikan untuk mengoptimalkan manfaat vaksin. Namun, jika penerima vaksin sakit atau ada beberapa persyaratan yang tidak bisa dipenuhi saat penyuntikan kedua berlangsung, penerima vaksin dapat mengunjungi klinik kesehatan sesegera mungkin saat persyaratan sudah bisa dipenuhi.
Meskipun terdapat toleransi keterlambatan, bukan berarti penerima vaksin korona boleh dengan sengaja melakukan keterlambatan suntikan yang kedua. Tentunya, seluruh masyarakat yang terlibat akan diminta mengikuti jadwal yang telah diberikan agar program vaksinasi Covid-19 dapat berjalan lancar dan mendapatkan hasil sesuai harapan.
Vaksin yang berasal dari Sinovac merupakan jenis vaksin yang digunakan oleh pemerintah Indonesia. Vaksin Sinovac telah melalui proses panjang sehingga dipastikan aman digunakan oleh masyarakat. Vaksin Sinovac juga telah melalui beberapa tahap uji klinis sehingga dinilai efektif untuk mengatasi pandemi Covid-19 yang sudah hampir berjalan setahun di Indonesia.
Vaksin Covid-19 dapat menimbulkan beberapa efek samping yang terbilang ringan. Pada lokasi penyuntikan, biasanya akan terasa nyeri dan mengalami sedikit pembengkakan. Namun, hal ini bisa diatasi dengan mengompres dingin bagian yang disuntik.
Sakit kepala, demam ringan, dan rasa tidak nyaman juga menjadi efek ringan lainnya dari proses vaksinasi ini. Atasi dengan perbanyak istirahat, minum air putih, dan konsumsi makanan sehat. Dengan demikian, kebutuhan nutrisi dan vitamin dapat terpenuhi.
Efek samping yang ringan dinilai cukup normal setelah proses vaksinasi. Hal ini disebabkan vaksin sedang bekerja dalam membangun sistem kekebalan tubuh. Kondisi ini akan segera membaik dalam beberapa hari setelahnya. (MI/R5)







