
DARI total 10 rumah sakit rujukan Covid-19 di Bandar Lampung, sebanyak tujuh diantaranya penuh dengan pasien Covid-19. Bahkan tiga rumah sakit rujukan lainnya hampir terisi penuh. Hanya tersisa 14 tempat tidur saja untuk isolasi pasien Covid-19.
Hal itu diketahui berdasarkan data Tim Satgas Penanganan Covid-19 Lampung, Senin (9/11).
Rumah sakit yang tak lagi tersedia tempat tidur untuk isolasi yakni RS A Dadi Tjokrodipo, RS Batangkara, RS Immanuel, dan RS Pertamina Bintang Amin. Kemudian, RS Graha Husada, RS Bumi Waras, dan RS Advent pun penuh.
Tempat tidur ruang isolasi saat ini hanya tersedia 4 tempat tidur di RS.TK.IV.02.07.04, 1 tempat tidur di rumah sakit Urip Sumoharjo, dan 9 tempat tidur di RS Abdul Muluk.
Berdasarkan data Satgas Covid-19, jumlah kasus Covid-19 di Bandar Lampung saat ini berjumlah mencapai 1.117. Sebanyak 518 kasus diantanya merupakan kasus aktif, yakni pasien yang masih menjalani isolasi.
Jumlah tersebut jauh melebihi kapasitas ketersediaan tempat tidur di ruang isolasi yang hanya 184 tempat tidur.
Sementara, ketersediaan tempat tidur ruang isolasi pun saat ini telah terpakai 170 unit. Hanya tersisa 14 tempat tidur di ruang isolasi tersebar di tiga RS rujukan yang belum terisi penuh.
Dari jumlah kasus yang ada, hanya 170 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang isolasi di rumah sakit. Sedangkan 348 pasien positif lainnya hanya menjalani isolasi mandiri.
Sementara total pasien yang berhasil sembuh berjumlah 536 orang. Sebanyak 63 pasien positif Covid-19 telah dinyatakan meninggal dunia.
Secara terpisah, Anggota DPRD Bandar Lampung Darma Setiawan meminta Satgas Penanganan Covid-19 Bandar Lampung memperketat protokol kesehatan di pusat-pusat keramaian dan tempat hiburan seperti mall, cafe, diskotik dan tempat karoeke.
“Kita minta agar pengawasan di tempat hiburan diperketat,” ujar politikus Gerindra itu.
Ia menegaskan akan mendorong gugus tugas semakin intensif turun melakukan pemantauan di masyarakat. “Termasuk menyeleksi pendatang masuk Bandar Lampung dengan terlebih dahulu dilakukan rapid test,” tegasnya. (CR1/CK2/S1)







