• LAMPOST.CO
  • LAMPUNG POST UPDATE
  • SAI 100FM
  • SUMA.ID
Senin, Februari 23, 2026
Berlangganan
Konfirmasi
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berlangganan
  • Konten Premium
  • E-Paper
  • Indeks
  • Log in
Beranda Kebiasaan Baru

Hanya 4,1% Rumah Sakit yang Punya Pengolah Limbah Medis

Sri Agustina Editor Sri Agustina
1 Agustus 2021
di dalam Kebiasaan Baru, Kesehatan, Weekend
A A
Serius Tangani Limbah Medis

Serius Tangani Limbah Medis

Share on FacebookShare on Twitter

LIMBAH rumah sakit berpotensi menjadi sumber penyebaran bakteri maupun virus sehingga harus dikelola secara khusus. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mengungkapkan dari total 2.924 rumah sakit di Indonesia, hanya 4,1% yang memiliki fasilitas pengolahan limbah medis.

Kondisi tersebut menurutnya sangat mengkhawatirkan mengingat sampah peralatan medis mengalami lonjakan signifikan di masa pandemi Covid-19.

Berkaca dari hal itu, Tri Handoko mendorong fasilitas-fasilitas kesehatan di Tanah Air untuk menggunakan teknologi yang telah dikembangkan BRIN untuk mengolah limbah hasil operasional mereka.

BACA JUGA

Percepat Pembenahan TPA Bakung demi persiapkan PLTSa 2026

Guru PJOK Punya Peran untuk Membantu Pencegahan Penyakit

Ini Inovasi HiLo Demi Gaungkan Semangat #NabungOtot

Pertunjukan Kisah Radin Intan II dalam Rangka Hari Pahlawan

“Ada beberapa teknologi yang sudah terbukti yang dikembangkan teman-teman kita untuk membantu peningkatan jumlah kapasitas pengolahan limbah ini secara signifikan,” ujar Tri, selepas mengikuti rapat terbatas, Rabu (18/7).

Ia menjelaskan teknologi pengolahan limbah BRIN berukuran kecil sehingga mudah dipindahkan untuk menjangkau daerah-daerah terpencil. Itu juga membuat biaya perawatan menjadi lebih murah.

Ia menambahkan di beberapa negara, saat ini ada teknologi daur ulang limbah medis yang bisa memunculkan nilai ekonomi.

Seperti alat penghancur jarum suntik yang bisa menghasilkan residu berupa stainless steel murni serta mesin daur ulang APD dan masker yang bisa menghasilkan propilen murni yang nilai ekonominya cukup tinggi.

“Jika ini bisa dikembangkan, ini akan meningkatkan motivasi untuk mengumpulkan dan mengelola limbah. Ini bisa meningkatkan kepatuhan hingga berpotensi menjadi lahan bisnis baru bagi pelaku usaha di daerah,” ujarnya.

Sementara di Lampung, pembuangan limbah medis di tempat pembuangan akhir sampah secara umum, juga dipermasalahkan. Sebab, sampah medis ini bisa menjadi penular beragam penyakit. Sementara satu kasus pembuangan limbah medis bukan pada tempatnya di Lampung Selatan tengah disidik pihak Kepolisian Daerah Lampung. (MI/R5)

 

Tags: Kebiasaan BaruMasih MinimPengolahan limbah medis
berbagiTweetMengirim
Posting Sebelumnya

Lindungi Anak dari Paparan Covid-19

Posting berikutnya

Pemerintah segera Penuhi Kebutuhan Obat Covid-19

Sri Agustina

Sri Agustina

Posting berikutnya
Pencabutan Obat Kanker Diminta Ditunda

Pemerintah segera Penuhi Kebutuhan Obat Covid-19

E-Paper Lampung Post, Edisi Weekend, 01 Agustus 2021

(dok. pixabay.com)

Perlu Bangkitkan Semangat Berjuang Lawan Covid-19

Seorang pelamar sedang mengakses situs resmi di akun SSCASN 2021 di warung internet Sukarame, Bandar Lampung, Kamis (1/7).  (LAMPUNG POST/SUKISNO)

Peserta CASN dan PPPK Bisa Lakukan Sanggahan

Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara/Hafidz Mubarak A)

Jokowi Bakal Bagikan Banpres UMKM Rp15,3 Triliun

BERITA TERBARU

  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 23 Februari 2026 23 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Jum’at, 20 Februari 2026 20 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 19 Februari 2026 19 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 18 Februari 2026 18 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 18 Februari 2026 18 Februari 2026

TOP NEWS

Benang Merah Konflik Manusia dengan Satwa

23 Ribu Peserta Gagal Masuk SMA/SMK Negeri

Tembus Rp12,42 Miliar Ekonomi Syariah kian Kokoh

Jalur SPMB SMP Prioritaskan Jarak

Perencanaan Keuangan Kunci Kemapanan Finansial

Perkuat Akses Keuangan Inklusif

Kebingungan Peserta Warnai Hari Pertama SPMB

Buka Ekspor Sawit di Pasar Eropa

Perketat Pengawasan Truk ODOL

Kreatif Hadapi Efisiensi Anggaran

POPULAR POST

  • kantor DPRD lampung Utara

    Pelantikan Pimpinan DPRD Lampura Berlangsung Sederhana

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 11 Februari2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Jum’at, 20 Februari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 19 Februari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 18 Februari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
Facebook Twitter Youtube RSS Instagram

Tentang Kami

Lampost.co adalah laman berita resmi Harian Umum Lampung Post. Laman ini berada dalam naungan PT Masa Kini Mandiri, penerbit Koran Lampung Post yang menyajikan informasi berkualitas untuk melengkapi kehadiran koran edisi cetak di masyarakat.

Alamat Kami

PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno – Hatta No. 108, Hajimena, Lampung Selatan

Phone : (0721) 783-693
Fax : (0721) 783-578
Email : redaksi@lampungpost.co.id

Redaksi
Tentang Kami

Iklan & Sirkulasi

Sri Agustina : 0895-3463-91035
Ja’far Shodiq : 0812-1811-4344
Dat S Ginting 0822-6991-0113
Setiaji B. Pamungkas : 0813-6630-4630

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Open chat
1
Anda butuh bantuan ?
Admin Lampungpost.id
Halo, ada yang bisa kami bantu ?