SAAT ini pemerintah menggencarkan isolasi mandiri, untuk pasien terinfeksi Covid-19 bergejala ringan atau tanpa gejala. Kementerian Kesehatan memastikan tindakan untuk isolasi mandiri akan efektif dan aman.
Dalam hal ini, Kementerian Kesehatan memberikan solusi bagi pasien tanpa gejala untuk isolasi mandiri dengan meluncurkan layanan telemedicine, yang bekerja sama dengan 11 penyedia konsultasi jarak jauh.
“Gejala ringan yang dimaksud antara lain tidak demam, tidak batuk pilek, sebatas hanya rasa tidak nyaman. Biasanya pasien ini yang terpapar terus menerus, terinfeksi tapi tidak menunjukkan gejala apa-apa,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan Widyawati, dalam acara Vaksin Slank untuk Indonesia, Jumat (16/7).
Namun, dia menekankan untuk penggunaan obat-obatan untuk meredakan sakit, atau meringankan rasa sesak. “Terdekat, pasien isoman harus konsultasi dengan puskesmas. Puskesmas akan memberikan assessment apakah pasien bisa isoman di rumah atau dirujuk ke rumah sakit. Tetap harus ada resep dokter untuk obat yang dikonsumsi, dan vitamin apa saja yang harus ditambah,” ujar Widyawati.
Siapa yang harus dikasih tahu bila seseorang terinfeksi Covid-19 yaitu pihak RT, RW, juga puskesmas, dan pastikan alur informasi harus terbuka. Puskesmas wilayah akan selalu bisa memantau. “Data kemudian akan masuk ke tingkat lebih tinggi, menjadi data angka kasus yang diumumkan setiap sore,” kata Widyawati. (MI/S1)







