PEMERINTAH Kabupaten Lampung Barat dan Lampung Timur menambah ruang isolasi pasien Covid-19. Hal itu sebagai antisipasi lonjakan kasus dan tingginya pasien yang memerlukan penanganan medis serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Di Lampung Barat, Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU) Liwa menjadikan ruang perawatan bedah untuk dipakai sebagai ruang isolasi bagi pasien terkonfirmasi covid-19.
Direktur RSUDAU Liwa Iman Hendarman, Minggu (11/7), mengatakan hal itu lantaran ruang isolasi khusus sudah penuh, sementara pasien masih terus bertambah.
“Sampai saat ini RSUAU Liwa masih merawat 28 pasien terkonfirmasi covid-19, satu diantaranya masih bayi berumur 12 hari,” kata Iman.
Menurutnya, saat ini ruang isolasi tekanan negatif dari 14 kapasitas tempat tidur telah terisi 13 pasien. Kemudian pihaknya juga sudah menjadikan ruang bedah yang berkapasitas 33 tempat tidur sebagai ruang isolasi. Dari 33 tempat tidur itu, kini juga sudah terisi 14 pasien.
Lalu satu pasien lagi yaitu masih bayi yang masih berumur 12 hari dirawat di ruang isolasi bayi. Sehingga total pasien yang dirawat di RSUDAU saat ini sebanyak 28 pasien.
Sementara di Lampung Timur, Pemkab menyiapkan ruang isolasi di Wisma Gedung Islamic Centre, Desa Muara Jaya, Kecamatan Sukadana.
Ruang isolasi tambahan 48 kamar di Wisma Gedung Islamic Centre dengan kapasitas tampung 96 orang tersebut, kini sudah selesai dibersihkan tinggal menunggu kelengkapan sarana dan prasarananya saja.
Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Lamtim, Mashur Sampurna Jaya meminta warga untuk selalu mematuhi protokol kesehatan 5M. Dengan begitu, warga sudah membantu pemerintah agar tak terpapar corona yang kini terus bermutasi. (ELI/JON/S1)







