SELURUH tenaga kesehatan (nakes) di Lampung Barat akan diberikan suntikan vaksin Covid-19 dosis ketiga. Tujuannya agar para nakes mendapatkan imunitas tubuh yang lebih sehat dan kuat terutama saat menghadapi dan melayani pasien positif Covid-19.
Bidang Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Lampung Barat Erna Yanti, Minggu (1/8) mengatakan booster atau vaksin dosis ketiga yang akan diberikan kepada seluruh Nakes itu jenisnya bisa vaksin serupa dengan vaksin sebelumnya yaitu Sinovac atau bisa jenis Moderna.
Pemberian vaksin covid-19 dosis ketiga ini sebagai upaya proteksi lebih kepada Nakes dalam rangka menghadapi tugas pelayanan. “Apalagi Nakes itu memiliki resiko tinggi karena bersentuhan langsung dengan pasien covid-19,” ujarnya.
Menurutnya, pemberian booster atau vaksin dosis ketiga bagi nakes ini merupakan program pemerintah, mengingat saat ini kasus terkonfirmasi positif covid-19 masih terus meningkat.
“Langkah pemberian vaksin dosis ketiga ini dinilai sebagai langkah tepat untuk antisipasi bagi Nakes. Apalagi selama ini kasus terkonfirmasi positif juga banyak dialami Nakes,” kata Erna.
Seiring dengan makin meningkatkan kasus terkonfirmasi hingga kasus yang meninggal, kondisi itu juga berdampak kepada petugas Nakes yang melayani.
Untuk itu, ia mengimbau agar seluruh Nakes tidak ragu-ragu untuk menerima suntikan ketiga ini jika program ini sudah dimulai. Apalagi saat ini sudah muncul virus varian baru yaitu virus Delta yang tentunya dibutuhkan imunitas yang kuat, terlebih saat menghadapi pasien positif Covid-19 yang dilakukan secara langsung.
Untuk menyambut program vaksinasi dosis ketiga bagi Nakes itu, kini pihaknya sedang melakukan tahap persiapan untuk menerima distribusi vaksinasinya. Sementara untuk pelaksanaan kegiatan, pihaknya masih menunggu petunjuk lebih lanjut.
“Vaksin dosis ketiga ini diberikan minimal tiga bulan setelah yang bersangkutan menerima vaksin dosis lengkap,” jelas dia.
Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Lambar, hingga saat ini sudah ada 307 dari 1.536 total Nakes (19,9%) yang telah menerima resiko terpapar covid-19.
Ke-307 Nakes yang terpapar covid-19 itu, sebanyak 247 tersebar di seluruh Puskesmas dan Dinas Kesehatan. Sisanya ada di Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU). (ELI/S1)







