
PASIEN Covid-19 berpotensi mengalami reinfeksi. Reinfeksi merupakan infeksi berulang yang terjadi pada pasien Covid-19 yang disebabkan virus yang secara struktur genetik berbeda.
Dokter spesialis penyakit dalam Omni Hospital Pulomas, Dirga Sakti Rambe menuturkan hingga saat ini penelitian terkait reinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan dan belum mendapatkan hasil.
Namun, diduga terdapat sejumlah penyebab terjadinya reinfeksi. “Pertama antibodi pada orang yang kena sakit itu perlindungannya tidak bertahan lama,” kata Dirga, Selasa (20/10).
Selanjutnya, reinfeksi juga dapat disebabkan pasien yang kembali terinfeksi, namun dengan strain virus yang berbeda karena adanya mutasi virus.
Terpisah, dokter spesialis paru dari RSUP Persahabatan Erlina Burhan mengungkapkan reinfeksi dapat terjadi dalam kurun waktu 4—12 bulan setelah pasien dinyatakan sembuh. Untuk mencegahnya, ia menegaskan agar masyarakat tertib melaksanakan protokol kesehatan.
“Upaya 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, itu harus dilakukan untuk mencegah,” ujarnya. (MI/S1)






