• LAMPOST.CO
  • LAMPUNG POST UPDATE
  • SAI 100FM
  • SUMA.ID
Kamis, April 2, 2026
Berlangganan
Konfirmasi
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berlangganan
  • Konten Premium
  • E-Paper
  • Indeks
  • Log in
Beranda Kebiasaan Baru

Protokol Kesehatan Vaksin Efektif Tangkal Covid-19

Angka kematian dokter cukup tinggi di Indonesia, lebih dari 130 orang dan bahkan di antara mereka merupakan dokter umum.

Eka Setiawan Editor Eka Setiawan
22 Oktober 2020
di dalam Kebiasaan Baru
A A
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo.

Share on FacebookShare on Twitter

UMAR ROBANI

KETUA Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengingatkan masyarakat bahwa mematuhi protokol kesehatan merupakan “vaksin” yang paling efektif menangkal penularan virus corona baru sebelum obat dan vaksin ditemukan.

BACA JUGA

D4VD – Petals To Thorns Tour Hadir di Jakarta November Mendatang

Sekolah Tetap Terapkan Prokes Ketat

Vaksinasi Dosis Lengkap Capai 76,5%

Kemendikbud Akui Draf Awal RUU Sisdiknas Bocor

“Presiden sudah katakan, sebelum vaksin dan obat ditemukan maka ‘vaksin’ yang efektif untuk mencegah Covid-19 adalah patuh protokol kesehatan,” kata Doni Monardo dalam talk show yang disiarkan televisi swasta di Jakarta, Selasa (20/10).

Ia mengatakan memakai masker dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan merupakan sejumlah protokol kesehatan yang wajib dipatuhi masyarakat agar terhindar dari penularan Covid-19 selama vaksin dan obat belum ditemukan.

Menurut dia, apa yang diminta pemerintah kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan belum sebanding dengan perjuangan tenaga kesehatan di rumah sakit. Angka kematian dokter cukup tinggi di Indonesia, lebih dari 130 orang dan bahkan di antara mereka merupakan dokter umum.

“Artinya hampir semua dokter berpotensi terpapar Covid-19. Kalau kita mau menjaga tenaga kesehatan kita, maka harus kerja keras mengurangi angka pasien Covid-19, sehingga para dokter bisa lebih relaksasi dan mempermudah mempercepat penanganan pasien,” ujar Doni.

Ia mengatakan kolaborasi penta helix dari tingkat pusat hingga daerah dan ikut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk tokoh agama, merupakan cara untuk memberikan pemahaman pada masyarakat bahwa siapa saja dapat terinfeksi SARS-CoV-2. Terlebih jika tidak menjalankan protokol kesehatan dengan benar.

“Kolaborasi penta helix penting sekali. Khususnya tokoh agama, karena masih ada 17 persen masyarakat kita yang menganggap Covid-19 tidak mungkin menulari mereka. Satgas juga bekerja sama dengan Dewan Pers, kita ikutkan juga 5.800 wartawan untuk mengupayakan mengubah perilaku masyarakat, termasuk yang 17 persen tadi,” ujar Doni.

Menurut dia, seluruh masyarakat Indonesia perlu optimistis, bahwa sebagai bangsa pejuang, dengan kolaborasi bersama Covid-19 dapat dikendalikan.

APD Standar

Di lain kesempatan, Muallim Hawari, MMR sebagai dokter yang sembuh dari Covid-19 mengingatkan para tenaga kesehatan untuk menggunakan alat pelindung diri (APD) secara baik dan benar.

“Untuk tenaga kesehatan pakailah APD secara baik dan benar sesuai risikonya,” kata dr Alim, Rabu (21/10).

Manajer Pelayanan Medis RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta tersebut mengatakan sebagai tenaga kesehatan, tertular Covid-19 merupakan risiko profesi di tengah pandemi seperti saat ini. Dengan begitu, penggunaan APD yang baik dan benar merupakan sebuah keharusan.

Menurut dokter dari kalangan milenial itu, para tenaga kesehatan tidak bisa menghindar 100 persen dari tertular Covid-19 meski menggunakan APD. Satu hal yang perlu diingat adalah fungsi APD bukan untuk menghilangkan penularan virus corona tetapi untuk menekan risiko tertular Covid-19.

Dokter penyintas/survivor COVID-19 itu mengatakan tenaga kesehatan menggunakan alat pelindung diri yang benar saja dapat tertular. Hal akan lebih rentan tertular corona bagi tenaga kesehatan yang tidak mengenakan APD sesuai standar keselamatan.

Alim mengatakan tenaga kesehatan memiliki tugas mulia untuk menyelamatkan banyak orang yang terinfeksi Covid-19. “Pakailah APD sehingga tidak ada alasan takut menolong pasien yang membutuhkan. Karena ada yang pakai APD takut menolong, setengah-setengah. Kalau bukan kita yang menolong siapa lagi?,” katanya. (ANT/S1)

 

umar@lampungpost.co.id

Tags: #satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibupakaimasker #ingatpesanibujagajarak #ingatpesanibucucitangan #pakaimasker #jagarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun
berbagiTweetMengirim
Posting Sebelumnya

Masyarakat Adat Dukung Nama Tubaba Diubah

Posting berikutnya

Musibah Covid-19 Momentum Perbaiki Hubungan Manusia dengan Tuhannya

Eka Setiawan

Eka Setiawan

LAMPUNG POST

Posting berikutnya
Keluarga korban menyolatkan zenajah pasien Covid-19 di TPU Kebon Jahe, Kecamatan Enggal, kemarin pagi sekitar pukul 08.30.

Musibah Covid-19 Momentum Perbaiki Hubungan Manusia dengan Tuhannya

Food Court MBK Terapkan 3M

Ilustrasi:Pixabay.com

Kasus Lurah Kemiling- Kepala Bappeda Berlanjut

Ilustrasi:Pixabay.com

Kampanye Petahana Melanggar Protokol Sulit Dibubarkan

Ilustrasi:Pixabay.com

Perubahan Iklim dan Kepunahan

BERITA TERBARU

  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 02 April 2026 2 April 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 01 April 2026 1 April 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Selasa, 31 Maret 2026 31 Maret 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 30 Maret 2026 30 Maret 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Jum’at, 27 Maret 2026 27 Maret 2026

TOP NEWS

Benang Merah Konflik Manusia dengan Satwa

23 Ribu Peserta Gagal Masuk SMA/SMK Negeri

Tembus Rp12,42 Miliar Ekonomi Syariah kian Kokoh

Jalur SPMB SMP Prioritaskan Jarak

Perencanaan Keuangan Kunci Kemapanan Finansial

Perkuat Akses Keuangan Inklusif

Kebingungan Peserta Warnai Hari Pertama SPMB

Buka Ekspor Sawit di Pasar Eropa

Perketat Pengawasan Truk ODOL

Kreatif Hadapi Efisiensi Anggaran

POPULAR POST

  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 30 Maret 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Jum’at, 27 Maret 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 16 Maret 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 02 April 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Selasa, 31 Maret 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
Facebook Twitter Youtube RSS Instagram

Tentang Kami

Lampost.co adalah laman berita resmi Harian Umum Lampung Post. Laman ini berada dalam naungan PT Masa Kini Mandiri, penerbit Koran Lampung Post yang menyajikan informasi berkualitas untuk melengkapi kehadiran koran edisi cetak di masyarakat.

Alamat Kami

PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno – Hatta No. 108, Hajimena, Lampung Selatan

Phone : (0721) 783-693
Fax : (0721) 783-578
Email : redaksi@lampungpost.co.id

Redaksi
Tentang Kami

Iklan & Sirkulasi

Sri Agustina : 0895-3463-91035
Ja’far Shodiq : 0812-1811-4344
Dat S Ginting 0822-6991-0113
Setiaji B. Pamungkas : 0813-6630-4630

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Open chat
1
Anda butuh bantuan ?
Admin Lampungpost.id
Halo, ada yang bisa kami bantu ?