JUWANTORO
PENYEBARAN Covid-19 di Lampung kian terkendali. Sebanyak 241 desa dan empat kelurahan di Lampung Selatan (Lamsel) kini berstatus zona hijau. Sementara di Pesawaran, terdapat 127 berstatus zona hijau.
Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Lamsel Badruzzaman menjelaskan di wilayahnya terdapat 260 desa dan kelurahan.
Sebanyak 241 desa dan empat kelurahan diantaranya telah berstatus zona hijau penyebaran Covid-19. Namun masih terdapat satu desa zona oranye dan 14 desa zona kuning.
“Untuk Lamsel kini masih level 2 dan untuk penurunan PPKM belum ada dari pemerintah pusat,” ujar Badruzzaman, Minggu (3/10).
Menurut dia, perpanjangan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) masa transisi akan dimulai 4 Oktober hingga 30 Oktober 2021 sesuai dengan Surat Edaran Bupati Lampung Selatan tentang PTM.
“Jadi, mulai Senin, 4 Oktober 2021 ada penambahan jumlah sekolah yang melakukan uji coba PTM masa transisi, baik di tingkat PAUD, SD sederajat dan SMP sederajat,” katanya.
Kendati demikian, jelas dia, meskipun telah banyak desa yang zona hijau dan PPKM level 2, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).
“Artinya, masyarakat tidak boleh lalai. Ini dilakukan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di Lampung Selatan. Begitu juga dengan pihak sekolah harus menerapkan prokes ketat,” tegasnya.
Sayangnya, Dinas Kesehatan Lampung Selatan belum dapat memberikan keterangan ketika dikonfirmasi terkait angka pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Minggu (3/10).
Secara terpisah, Sekertaris Daerah (Sekda) Pesawaran Kesuma Dewangsa mengungkapkan dari total 144 desa, sebanyak 127 desa diantaranya berstatus zona hijau.
“Dari 144 desa, pertanggal 2 Oktober kemarin terdapat satu desa status zona oranye, 16 desa zona kuning, dan 127 status zona hijau. Sedangkan untuk zona merah kita tidak ada,” ujar dia.
Menurutnya, dalam satu pekan terakhir ada beberapa kali tidak ditemukan adanya kasus terkonfirmasi positif di Bumi Andan Jejama.
“Per 3 Oktober ini, Dinas Kesehatan mencatat terdapat 21 kasus terkonfirmasi positif covid-19. Tentu ini sudah adanya penurunan yang sangat signifikan untuk penyebaran covid-19 di Pesawaran,” ujarnya.
Operasi Yustisi
Meskipun adanya penurunan kasus, lanjutnya, Pemkab akan terus melakukan sosialisasi protokol kesehatan dengan menggelar operasi yustisi di lokasi-lokasi yang menimbulkan keramaian.
“Kami tidak ingin dengan adanya penurunan kasus, masyarakat menjadi lalai dengan prokes, maka dari itu kita terus melakukan sosialisasi prokes, baik itu di pasar maupun di lokasi umum lainnya. Kemudian sekolah-sekolah juga kita terus melakukan sosialisasi prokes, mengingat saat ini PTM telah dimulai,” kata dia.
Di sisi lain, Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi menegaskan Kemenkes meminta pemerintah daerah agar lebih giat melakukan sosialisasi dan edukasi tentang vaksin Covid-19 dengan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Nadia mengatakan, upaya itu diperlukan untuk memberikan pemahaman lebih terhadap bahaya Covid-19 dan pentingnya vaksinasi. (CK1/IKZ/S1)
juwantoro@lampungpost.co.id




