• LAMPOST.CO
  • LAMPUNG POST UPDATE
  • SAI 100FM
  • SUMA.ID
Minggu, Maret 1, 2026
Berlangganan
Konfirmasi
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berlangganan
  • Konten Premium
  • E-Paper
  • Indeks
  • Log in
Beranda Kebiasaan Baru

Rentang Pemberian Vaksin Covid-19

Sri Agustina Editor Sri Agustina
18 April 2021
di dalam Kebiasaan Baru, Kesehatan, Weekend
A A
Pemeriksaan dini untuk cegah penularan covid-19. (DOK)

Pemeriksaan dini untuk cegah penularan covid-19. (DOK)

Share on FacebookShare on Twitter

PEMBERIAN vaksinasi Covid-19 ternyata memiliki rentang atau waktu pemberian yang berbeda-beda antara pemberian vaksin pertama dan kedua. Hal ini tergantung dari jenis atau merek vaksin.

Berdasar pada petunjuk klinis Kementerian Kesehatan Indonesia, berikut adalah perbedaan dosis dan rentang waktu pemberian vaksin berdasar pada masing-masing merek.

– Vaksin Sinovac disuntikkan dua kali. Masing-masing dosis diberikan sebanyak 0,5 ml. Rentang jarak vaksinasi 14 hari.

BACA JUGA

Percepat Pembenahan TPA Bakung demi persiapkan PLTSa 2026

Guru PJOK Punya Peran untuk Membantu Pencegahan Penyakit

Ini Inovasi HiLo Demi Gaungkan Semangat #NabungOtot

Pertunjukan Kisah Radin Intan II dalam Rangka Hari Pahlawan

– Vaksin Sinopharm digunakan dua kali dan masing-masing dosis diberikan sebanyak 0,5 ml. Rentang vaksinasinya 21 hari.

– Untuk lakukan vaksinasi dengan vaksin AstraZeneca, diperlukan satu hingga dua suntikan. Dosis yang diberikan 0,5 ml. Penyuntikan vaksin dilakukan sebanyak 2 kali dengan jarak 4—12 pekan. Vaksin ini akan disuntikkan ke dalam otot (intramuskular/IM).

Jika sebelumnya Anda pernah terkena Covid-19, vaksin AstraZeneca dapat diberikan setidaknya enam bulan setelah Anda sembuh. Jika Anda baru saja menerima terapi plasma konvalesen, vaksinasi harus ditunda hingga minimal 90 hari setelah terapi.

– Sedangkan untuk vaksin Novavax, diperlukan penyuntikan dua kali dengan dosis 0,5 ml/suntik. Jarak yang diperlukan sekitar 21 hari dari vaksinasi pertama.

– Vaksinasi menggunakan vaksin Moderna dilakukan sebanyak dua kali. Masing-masing dosis diberikan sebanyak 0,5 ml. Rentang jarak penyuntikan selama 28 hari.

– Penyuntikan vaksin Pfizer-BioNTech juga dilakukan dua kali. Namun, dosisnya lebih kecil, yakni 0,3 ml/suntikan. Untuk penyuntikan kedua, Anda harus menunggu 28 hari lebih dahulu.

Mengapa rentang waktu pemberian vaksin berbeda-beda? Dr Komang Surya Brata menjelaskan rentang jarak vaksinasi Covid-19 saling berbeda karena mengikuti penelitian masing-masing perusahaan dan aturan yang sudah ditetapkan.

“Kalau perbedaannya sesuai dengan penelitian atau sesuai dengan basis dari si vaksin itu sendiri. Kalau untuk Sinovac memang inactivated virus menurut produsennya dan penelitinya memang dosis rentangnya 14 hari,” ujarnya.

Selain karena penelitian dan aturan dari perusahaan penyedia vaksin, jarak pemberian vaksin dilakukan untuk menyesuaikan sistem imun atau kekebalan tubuh manusia.

Perlu diingat, tidak semua merek vaksin punya riwayat efektivitas yang sama dengan Pfizer.

Jadi bisa disimpulkan, setiap vaksin memiliki formula serta bahan dasar berbeda. Maka dari itu, efektivitas masing-masing vaksin untuk membentuk kekebalan tubuh manusia membutuhkan waktu berbeda pula.

Belum diketahui pasti risiko yang dapat terjadi bila menunda vaksinasi dosis kedua. Akan tetapi, vaksinasi masih akan bekerja efektif dalam tubuh bila Anda terlambat mendapatkan suntikan dosis kedua.

Sebab, dosis awal tetap bekerja dengan baik bila diberikan kepada orang yang sehat. Oleh karena itu, vaksinasi kedua pun tetap efektif walaupun terlambat diberikan.

Namun, sebaiknya Anda melakukan vaksinasi dosis lengkap. Pasalnya, bila Anda hanya menerima satu dosis vaksin, vaksinasi jadi tidak memberikan perlindungan yang maksimal bagi tubuh.

Apabila hanya mendapatkan satu dosis vaksin, artinya Anda masih bisa terkena Covid-19.

Sejauh ini tidak disarankan vaksinasi menggunakan dua merek yang berbeda, misalnya dosis pertama diberi vaksin Sinovac, lalu selanjutnya dari Moderna. Hal ini harus dicegah karena belum ada uji klinis yang meneliti kombinasi atau campuran dua vaksin.

Kita tidak tahu interaksi zat dari masing-masing merek vaksin dan efek samping apa yang dapat muncul setelahnya. Lagi pula, sampai saat ini Badan Pengawas Obat dan Makanan baru menerbitkan surat izin penggunaan vaksin dari Sinovac. (CK4/R5)

Tags: Kebiasaan BaruRentang vaksinasi
berbagiTweetMengirim
Posting Sebelumnya

Pengantar Lansia Dapat Jatah Vaksinasi Covid-19

Posting berikutnya

Komunitas Mengaji Tadarusan Berkelompok

Sri Agustina

Sri Agustina

Posting berikutnya
Komunitas mengaji salama Ramadan. (DOK. lLAMPUNGPOST)

Komunitas Mengaji Tadarusan Berkelompok

Salat tarawih berjarak. (LAMPUNGPOST/SUKISNO)

Salat Tarawih Terbatas dan Prokes Ketat

Perajin kolang-kaling banyak diminati saat Ramadan. (LAMPUNG POST)

Kolang-Kaling, Si Buah Primadona Kala Ramadan

Suasana pertandingan Chelsea vs Manchester City. (AFP/Ian Walton)

Gol Tunggal Hakim Ziyech Bawa Chelsea ke Final Piala FA

E-Paper Lampung Post, Edisi Weekend, 18 April 2021

BERITA TERBARU

  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Jum’at, 27 Februari 2026 27 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 26 Februari 2026 26 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 25 Februari 2026 25 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Selasa, 24 Februari 2026 24 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 23 Februari 2026 23 Februari 2026

TOP NEWS

Benang Merah Konflik Manusia dengan Satwa

23 Ribu Peserta Gagal Masuk SMA/SMK Negeri

Tembus Rp12,42 Miliar Ekonomi Syariah kian Kokoh

Jalur SPMB SMP Prioritaskan Jarak

Perencanaan Keuangan Kunci Kemapanan Finansial

Perkuat Akses Keuangan Inklusif

Kebingungan Peserta Warnai Hari Pertama SPMB

Buka Ekspor Sawit di Pasar Eropa

Perketat Pengawasan Truk ODOL

Kreatif Hadapi Efisiensi Anggaran

POPULAR POST

  • kantor DPRD lampung Utara

    Pelantikan Pimpinan DPRD Lampura Berlangsung Sederhana

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 23 Februari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 25 Februari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Jum’at, 27 Februari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 11 Februari2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
Facebook Twitter Youtube RSS Instagram

Tentang Kami

Lampost.co adalah laman berita resmi Harian Umum Lampung Post. Laman ini berada dalam naungan PT Masa Kini Mandiri, penerbit Koran Lampung Post yang menyajikan informasi berkualitas untuk melengkapi kehadiran koran edisi cetak di masyarakat.

Alamat Kami

PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno – Hatta No. 108, Hajimena, Lampung Selatan

Phone : (0721) 783-693
Fax : (0721) 783-578
Email : redaksi@lampungpost.co.id

Redaksi
Tentang Kami

Iklan & Sirkulasi

Sri Agustina : 0895-3463-91035
Ja’far Shodiq : 0812-1811-4344
Dat S Ginting 0822-6991-0113
Setiaji B. Pamungkas : 0813-6630-4630

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • RAGAM
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS

Copyright © 2026. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

Open chat
1
Anda butuh bantuan ?
Admin Lampungpost.id
Halo, ada yang bisa kami bantu ?