PUSAT keramaian di Lampung Selatan (Lamsel) saat ini justru menjadi pusat pelanggaran protokol kesehatan. Buktinya, banyak warga yang berada di tempat-tempat keramaian tidak memakai masker.
Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Lamsel menyatakan kian rendahnya kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan perlu disikapi serius.
Jika tidak, hal ini akan menjadi ancaman nyata terhadap semua sektor akibat lonjakan kasus Covid-19 di pintu gerbang Sumatera.
“Pemakaian masker dan pengaturan jarak di tempat-tempat keramaian harus lebih gencar lagi dilakukan Satgas Penanganan Covid-19. Ini dilakukan untuk pencegahan penyebaran corona,” ujar Alamsyah, Selasa (19/1).
Menurut dia, pemakaian masker handaknya selalu diumumkan kepada masyarakat. Apalagi, di tempat-tempat keramaian seperti pasar dan tempat nongkrong masyarakat.
“Ya, seperti di pasar, masjid, dan tempat lain yang ramai orang agar diumumkan untuk pakai masker dan jaga jarak. Jik, semua terpapar Covid-19, bisa merepotkan seluruh pihak,” ujarnya.
Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Lamsel Eka Riantinawati mengatakan sejak Senin (18/1) pihaknya telah mengonsolidasikan seluruh kepala desa dan camat hingga kemarin.
“Nah, setelah selesai apa keputusan tim gugus tugas, nanti kita lihat,” kata Eka. (TOR/S1)







