PEMERINTAH Kabupaten Tulangbawang terus berinovasi untuk mempercepat vaksinasi untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity). Satgas Penanganan Covid-19 setempat membagi tiga tim vaksinator dari instansi yakni tim pemerintah daerah setempat, tim TNI, dan tim Polri.
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Tubaba Umar Ahmad mengatakan ketiga tim itu akan bersinergi melakukan upaya percepatan vaksinasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Kita targetkan sesuai dengan jadwal vaksinasi, melibatkan vaksinator yang ada sebanyak 165 orang terlatih,” kata Bupati, Minggu (22/8).
Namun, pihaknya tidak memungkiri adanya sejumlah kendala yang dihadapi dalam melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 kepada warga masyarakat, di antaranya ketersediaan vaksin yang datang dari ketiga sumber yang berbeda.
“Kendalanya kedatangan vaksin tersendat-sendat dari pusat, terkadang jadwal vaksin dosis dua harus mundur karena belum ada ketersediaan vaksin untuk disuntikkan. Kami harus membagi jadwal agar semua bisa terealisasi,” ujarnya.
Selain terkendala ketersediaan vaksin, kesiapan para vaksinator yang harus melakukan isolasi mandiri (isoman) usai bertugas menjadi hambatan. Sebab, sebelum bertugas harus menunggu mereka selesai isoman terlebih dahulu.
“Meskipun ke 165 orang vaksinator sudah terlatih, namun terkadang mereka harus isoman karena terpapar sehingga harus diistirahatkan sampai masa isolasi selesai, dan tidak bisa digantikan nakes lainnya. Karena ada juga nakes yang harus melakukan pelayanan di faskes ataupun penanggung jawab Covid-19 di wilayah kerjanya,” kata dia.
Bupati menjelaskan kegiatan vaksinasi Covid-19 kepada warga bukan hanya melakukan penyuntikan, melainkan setiap orang yang akan divaksin harus memiliki data p-care yang harus didaftarkan via online terlebih dahulu.
“Ke depannya selama vaksinasi tersedia kami dari Pemda, TNI, maupun Polri telah berkomitmen dalam percepatan vaksinasi bersama-sama menggiring masyarakat agar memiliki kesadaran tinggi untuk menyukseskan vaksinasi Covid-19 agar Tubababa menuju kabupaten sehat bebas Covid-19 19,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Tubaba AKBP Sonhut Silalahi, selaku wakil ketua tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 kabupaten setempat, berharap kepada seluruh masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam menyukseskan program vaksinasi mobile ini.
“Kami juga sangat berharap peran rekan-rekan media untuk ikut membantu memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar mau melaksanakan vaksin, dan masyarakat paham pentingnya vaksin, sehingga akhirnya kita bisa menekan angka kematian di Provinsi Lampung, khususnya Kabupaten Tubaba,” ujarnya. (RIN/S1)







