UMAR ROBANI

REKTORAT Universitas Lampung (Unila) mengeluarkan kebijakan work from home (WFH) 75% kegiatan sivitas akademika. Kegiatan akademis berlangsung secara online guna mencegah adanya penularan Covid-19 di lingkungan kampus.
Namun demikian, pelayanan tetap dibuka untuk hal-hal yang penting sehingga hak mahasiswa mendapat pelayanan tetap terjamin.
Kebijakan itu disampaikan oleh Jubir Rektor Unila Nanang Trenggono dalam jumpa pers di Ruang Rapat lt II Rektorat Unila, Senin (23/11). Ia mengatakan hal itu dilakukan sesuai dengan peraturan menteri tentang pencegahan penyebaran Covid-19.
“Berdasarkan peraturan menteri kesehatan, kegiatan akademik hanya boleh dilakukan sebanyak 25 persen, sedangkan 75 persennya off,” ungkap mantan Ketua KPU Lampung itu.
Meski begitu, pelayanan akademik Unila akan tetap memberi pelayanan terlebih untuk pelayanan yang penting. Sehingga hak pelayanan bagi mahasiswa pun tetap terjamin.
Kemudian, Unila juga telah menginstruksikan agar seluruh aktivitas akademika dilakukan secara online. “Kebijakan ini akan dikeluarkan dalam surat edaran wakil rektor II yang saat ini sedang dalam proses pengkajian,” ungkapnya.
Sebelum dinyatakan positif pada Jumat (20/11), Rektor Unila Prof Karomani melakukan perjalanan ke Kantor MPR RI bersama supir dan ajudannya pada 8 November. Perjalanan itu untuk menjadi salah satu pembicara pada 9-10 November di FGD bersama MPR RI.
Unila kini telah melakukan melakukan tracing kepada 25 orang yang sempat kontak dengan Rektor. Untuk tracing, Warek II Asep Sukohar telah menjalani rapid test hasilnya non-reaktif. Sementara Warek I, III, dan IV akan segera melakukan rapid test.
Kemudian, pihaknya kini masih menunggu hasil swab test dari driver dan ajudan rektor. Hasil pemeriksaan yang sudah diketahui yakni 2 orang di bagian keuangan yakni positif.
“Tracing juga akan dilakukan kepada peserta rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Rektor,” ujar mantan Ketua KPU Lampung itu.
Dosen Meninggal
Di sisi lain, Nanang juga membenarkan bila salah satu dosen Benih Agronomi dan Holtikultura, Fakultas Pertanian, Unila berinisial YN yang berpulang akibat Covid-19. YN meninggal pada Senin (23/11), pukul 06.00 di rumah sakit di Bandar Lampung.
“Ia benar, tapi ia bukan karena tertular dari pak Rektor,” ungkap Nanang.
Nanang meminta siapapun yang merasa sempat melakukan kontak dengan yang bersangkutan untuk melapor kepada pihak jurusan AGH atau langsung ke Wadek II Fakultas Pertanian dan Kehutanan.
Hal itu agar pihak kampus bisa melakukan pemeriksaan rapid test sehingga rantai penyebaran bisa dihentikan. (S1)
umar@lampungpost.co.id






