PELAKSANAAN vaksinasi bagi guru SMA di Bandar Lampung sudah sampai 100%. Program itu sebagai syarat pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru mendatang. Sementara untuk guru SMK masih dalam proses pelaksanaan.
Kabid PSMK Disdikbud Lampung Zuraida Kherustika mengatakan, ada 2.067 guru SMA di Bandar Lampung yang telah mendapatkan vaksin. Jumlah itu terdiri dari guru SMA negeri dan Swasta.
“Kalau untuk guru SMA di Bandar Lampung sudah selesai, sekarang giliran SMK,” ujarnya, Senin (19/4).
Ia mengungkapkan vaksinasi dilanjutkan bagi guru SMK di Bandar Lampung. Penyuntikan dilakukan di Aula SMAN 2 Bandar Lampung setiap Sabtu.
Untuk guru yang berada di daerah lain pihaknya masih menunggu laporan. Namun, ia mengaku, vaksinasi bagi guru telah dilaksanakan dengan bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota asal sekolah.
“Untuk daerah lainnya kami belum terima laporan lagi, tapi sudah berjalan,” kata dia.
Vaksinasi bagi guru ditargetkan mencapai 28.293 orang. Jumlah itu terdiri dari guru sekolah negeri, swasta, dan guru honorer di 15 kabupaten kota.
Sementara untuk vaksinasi warga lanjut usia saat ini baru mencapai 3,23 persen. Dari target 717.971 warga lansia, baru 23.171 orang yang telah disuntik vaksin.
“Untuk dosis kedua sudah diterima 11.819 orang untuk kelompok lansia,” ujar Kadinkes Lampung dr Reihana, Senin (19/4).
Jubir Tim Satgas Penanganan Covid-19 Lampung itu mengungkapkan keterlambatan vaksinasi warga lansia terkendala komorbid atau penyakit penyerta. Sebab, vaksin tidak bisa diberikan saat kondisi sedang timbul komorbid.
Bagi lansia tetap bisa mendapatkan vaksin meski memiliki komorbid. Namun, untuk mendapatkan vaksin, warga harus sedang bergejala.
“Jika bergejala, maka akan dijadwalkan ulang hingga kondisinya siap,” kata Plt RSUD Abdul Moeloek itu. Vaksinasi bagi tenaga publik saat ini sudah mencapai 27,88%. Yakni 114.281 orang dari 409.854 target capaian.
Pada tahap II ditargetkan vaksin diterima oleh 1.127.825 orang. Sementara secara kumulatif target sasaran vaksinasi tahap I dan II adalah 1.163.426 orang. (CR1/S1)







