PEMERINTAH Provinsi Lampung meminta seluruh posko penanganan Covid-19 hingga tingkat RT di Lampung lebih aktif lagi. Posko yang telah didirikan harus menjadi garda terdepan untuk melakukan penanganan dan membantu masyarakat yang terpapar covid-19.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi Lampung, Zaidirina mengatakan pihaknya yang akan bertugas memonitoring seluruh posko penanganan Covid-19 di Bumi Ruwa Jurai.
Apalagi saat ini, Zaidirina mengklaim 100% desa hingga RT di Lampung telah mendirikan posko penanganan Covid-19. Ia menjelaskan ntuk pelaporannya juga disiapkan secara online maupun offline.
Termasuk call center di dalamnya. Apalagi di desa-desa saat ini menggunakan sistem smart village yang juga ada pelaporan mengenai covid-19.
“Ada 4 aspek laporan kinerja posko covid-19 yakni pencegahan, penanganan, pembinaan dan pendukung. Jadi memang kita harapkan posko-posko ini lebih aktif,” katanya, Jumat (30/7).
Kemudian ia mengatakan peran serta posko Covid-19 sangat dibutuhkan saat ini. Selain posko Covid-19, rumah singgah untuk pasien covid-19 juga sudah ada dan harus lebih aktif lagi.
“Posko Covid-19 di desa dan kelurahan di Lampung ini ada 2.640 posko. Kemudian di tingkat RT juga banyak yang membuka posko, jadi sekarang ada sekitar 4.200an posko di seluruh Lampung ini. Maka kita minta aktif bukan hanya level kabupaten/kota, tetapi sampai ke tingkat RT,” tegasnya. (TRI/S1)







