• LAMPOST.CO
  • METROTV LAMPUNG
  • DESAKU
  • SUMA.ID
Sabtu, Februari 14, 2026
Berlangganan
Konfirmasi
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • LAMBAN PILKADA
  • RAGAM
  • DESA
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • LAMBAN PILKADA
  • RAGAM
  • DESA
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berlangganan
  • Konten Premium
  • E-Paper
  • Indeks
  • Log in
Beranda Kolom

Iblis Corona

Sri Agustina Editor Sri Agustina
31 Januari 2020
di dalam Kolom, Refleksi, Weekend
A A
Ilustrasi Virus Corona. (DOK.MEDCOM)

Ilustrasi Virus Corona. (DOK.MEDCOM)

Share on FacebookShare on Twitter

VIRUS horor yang menggemparkan seisi dunia dalam dua minggu terakhir ini membuat ketakutan manusia. Hampir di seluruh ruang publik, apakah itu bandara, terminal, juga pusat-pusat keramaian, masyarakat memakai masker agar terhindar dari penyakit menular yang mematikan.

Wabah yang mengerikan itu disebabkan oleh virus corona tipe baru (2019-Novel coronavirus/nCoV). Penyakit ini sebuah peringatan manusia. Atau juga bisa dikatakan azab atau kutukan bagi penduduk bumi yang sudah melupakan Tuhan dan cara-cara bagaimana hidup sehat.

BACA JUGA

Percepat Pembenahan TPA Bakung demi persiapkan PLTSa 2026

Guru PJOK Punya Peran untuk Membantu Pencegahan Penyakit

Ini Inovasi HiLo Demi Gaungkan Semangat #NabungOtot

Dari Jari-Jari Kecil ke Dunia Teknologi

Virus itu pertama kali ditemukan pada 8 Desember 2019 di Kota Wuhan, Tiongkok.  Warga yang mendiami kota berpenduduk 11 juta jiwa itu dilarang pergi tanpa alasan. Hingga pekan ini, korban tewas sudah mencapai 177 orang dan  korban terinfeksi menjadi 7.783 jiwa. Tidak hanya Tiongkok yang dihantui virus corona. Dalam dua bulan virus tersebut sudah menjangkiti 16 negara. Negara paling dekat Indonesia, yakni Singapura dan Malaysia, sudah dirayapinya. Menyusul  Jerman, Amerika Serikat, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Australia, Nepal, Vietnam, Kanada, Kamboja, juga Sri Lanka.

Bagaimana Indonesia? Negeri ini berpotensi besar terkena sasaran virus corona. Empat ilmuwan Amerika Serikat dan Australia membuat simulasi  sebaran virus horor. Hasilnya terungkap bahwa penyebaran begitu masif karena populasi manusia yang melakukan travelling.

Penelitian Lauren Gardner dan Ensheng Dong dari John Hopkins University, Amerika Serikat, serta peneliti Research Centre for Integrated Transport Innovation Sydney, Australia, yakni Aleksa Zlojutro dan David Rey, sangat meyakinkan. “Kami memperkirakan ada sekitar 20 ribu kasus 2019-nCoV di daratan Tiongkok pada 25 Januari, saat itu mendekati 2.000 kasus yang dilaporkan,” kata Gardner seperti dikutip Detik.com.

Dari hasil penelitiannya, terlihat jika Indonesia masuk negara yang berisiko tinggi terkena sebaran virus corona. Indonesia ada di urutan 13 dari 23 negara paling berpeluang kena virus corona.

Empat ilmuwan Amerika Serikat dan Australia membuat simulasi  sebaran virus horor.

Peneliti itu juga membuat proyeksi Highest Risk Airports for 2019-nCoV atau bandara-bandara di Tiongkok dan dunia yang berpotensi menjadi titik masuk virus corona. Hasilnya, 50 bandara di Tiongkok dan di dunia yang harus bersiaga. Paling tidak, ada tiga bandara di negeri ini mencegah  kemasukan virus horor tersebut.

Tiga bandara itu adalah Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Ngurah Rai Bali. Paling berpotensi masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta. Negeri ini harus waspada penuh mencegah virus corona.

Patut menjadi catatan, setiap harinya ada lebih 30 penerbangan dari Tiongkok, baik penerbangan langsung maupun transit tujuan Indonesia. Jumlah penumpang dari Negeri Tirai Bambu tersebut mencapai 4.500 dan 6.000 setiap hari. Indonesia harus berhitung lagi jika tidak ingin kemasukan virus mematikan itu.

Lampung pun tidak mau ketinggalan mencegah virus masuk ke Tanah Lada. Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang memfokuskan pencegahan penyebaran di Pelabuhan Panjang. Pelabuhan yang berkelas internasional melayani bongkar muat kontainer kapal yang berasal dari berbagai negara di dunia, terutama Tiongkok.

***

Pemerintah Provinsi Lampung juga tengah melakukan persiapan pencegahan serta menyiapkan rumah sakit untuk menangani pasien yang terjangkit penyakit corona. Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek Bandar Lampung, Rumah Sakit Umum Daerah Bob Bazar Kalianda, dan Rumah Sakit Umum Daerah Ahmad Yani Metro, tempat rujukan.

Percaya atau tidak, virus ini berawal dari skandal pencurian virus oleh ilmuwan Tiongkok di Kanada yang terjadi pada 2019. Di dunia maya yang lagi viral postingan blog dan tweet mengutip berita Canada Broadcasting Centre (CBC) tentang skandal pencurian tersebut. Kasus ini masih diselidiki polisi Kanada dan Tiongkok.

Yang jelas bagi Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Xi Jinping, menyebut virus corona adalah makhluk iblis. Sebab, sudah menewaskan rakyatnya. “Epidemi ini iblis,” kata Xi saat bertemu Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom di Beijing, Rabu (29/1).

Xi berjanji transparan serta bertanggung jawab mengendalikan virus itu, serta tidak membiarkan iblis tersebut bersembunyi di negerinya. Hingga kini Tiongkok sudahmengisolasi 13 kota dan 41 juta penduduk. Bangsa kulit putih itu dijaga ketat pasukan berkostum lengkap, baik tim militer maupun medis. Siapa pun dicegah keluar dari area karantina.

Berbagai perayaan Tahun Baru Imlek, 25 Januari lalu,dibatalkan. Beijing menjadi kota terlarang. Wuhan menjadi kota mati. Kebanggaan Tiongkok yakni Disneyland Shanghai dan Tembok Raksasa diumumkan serentak ditutup. Virus corona adalah momok yang sangat menakutkan.

 Xi Jinping, menyebut virus corona adalah makhluk iblis.

Negara maju itu dalam dua pekan ke depan membangun rumah sakit yang akan menampung pasien terjangkit corona. Ribuan pekerja dikerahkan siang dan malam agar tempat karantina segera berdiri. Tidak ada yang sanggup menghadang virus yang mengerikan sejagat ini.

Namun, sebagai makhluk yang beriman patutlah menghayati sebuah hadis Rasulullah saw: “Tidaklah Allah menurunkan penyakit kecuali Dia juga menurunkan penawarnya.” (HR Imam Bukhari). Maksud hadis itu adalah setiap penyakit pasti ada obatnya dari sisi Allah swt. Jadi tidak perlu khawatir. Manusia berikhtiar, Allah menentukan.

Termasuk jutaan muslim di Uighur dalam wilayah Tiongkok bertahan hidup, menghadapi virus corona. Kehidupan muslim Uighur menjadi topik hangat bagi dunia selama beberapa tahun terakhir. Sebagai orang beriman meyakini segala musibah dan bencana yang terjadi berasal dari Tuhan.

Musibah itu bisa dimaknai sebagai ujian bagi manusia meningkatkan keimanan terhadap Tuhan.  Musibah adalah teguran bagi orang beriman yang sedang lalai dan jauh dari agama. Mereka diminta segera bertobat dan kembali pada menerapkan aturan agama.

Wabah virus corona memberi pelajaran yang sangat berharga bagi orang beriman, serta akan kesigapan bangsa di dunia ini. Negara adidaya seperti Amerika Serikat saja tidak berkuat mengevakuasi warganya yang kini masih terkurung di Tiongkok. Apalagi Indonesia, yang masih gagap menghadapi epidemi penyakit menular pernapasan itu. Hentikan teror virus corona yang sudah membuat ketakutan manusia! ***

 

 

 

Tags: kesehatanRefleksivirus coronaweekend
berbagiTweetMengirim
Posting Sebelumnya

Banjir, Curah Hujan Tambah Besar!

Posting berikutnya

Menjernihkan Pilkada Lampung 2020

Sri Agustina

Sri Agustina

Posting berikutnya
INT

Menjernihkan Pilkada Lampung 2020

LAMPUNG POST/SUGENG RIYADI

Waspadai Ancaman Virus Corona

GEDUNG BARU. Reporter Cilik mendapat penjelasan dari Kepala Seksi Pelayanan Museum Negeri Provinsi Lampung Ruwa Jurai Bapak M Rizal Nawawi soal benda bersejarah, Kamis (30/1). Di belakangnya, tampak Gedung Museum Lampung yang terlihat megah dan cantik usai direnovasi. LAMPUNG POST/SUKSINO

Menjelajah Gedung Baru Museum Lampung

DOK. LAMPUNG POST

Memanfaatkan Jelantah Jadi Bahan Berguna

DOKUMENTASI

ELT Hadir Jelajahi Destinasi Wisata di Lampung

BERITA TERBARU

  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Jum’at, 13 Februari 2026 13 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 12 Februari 2026 12 Februari 2026
  • Como Cetak Sejarah ke Semifinal Coppa Italia 11 Februari 2026
  • Carrick Kecewa MU Ditahan Imbang West Ham 11 Februari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 11 Februari2026 11 Februari 2026

TOP NEWS

Benang Merah Konflik Manusia dengan Satwa

23 Ribu Peserta Gagal Masuk SMA/SMK Negeri

Tembus Rp12,42 Miliar Ekonomi Syariah kian Kokoh

Jalur SPMB SMP Prioritaskan Jarak

Perencanaan Keuangan Kunci Kemapanan Finansial

Perkuat Akses Keuangan Inklusif

Kebingungan Peserta Warnai Hari Pertama SPMB

Buka Ekspor Sawit di Pasar Eropa

Perketat Pengawasan Truk ODOL

Kreatif Hadapi Efisiensi Anggaran

POPULAR POST

  • kantor DPRD lampung Utara

    Pelantikan Pimpinan DPRD Lampura Berlangsung Sederhana

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 09 Februari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Cerita Dewasa

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 12 Februari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Selasa, 10 Februari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
Facebook Twitter Youtube RSS Instagram

Tentang Kami

 

LampungpostID adalah laman berita resmi Harian Umum Lampung Post. Laman ini berada dalam naungan PT Masa Kini Mandiri, penerbit Koran Lampung Post yang menyajikan informasi berkualitas untuk melengkapi kehadiran koran edisi cetak di masyarakat.

Alamat Kami

PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno – Hatta No. 108, Hajimena, Lampung Selatan

Phone : (0721) 783-693
Fax : (0721) 783-578
Email : redaksi@lampungpost.co.id

Redaksi
Tentang Kami

Iklan & Sirkulasi

Sri Agustina : 0895-3463-91035
Ja’far Shodiq : 0812-1811-4344
Dat S Ginting 0822-6991-0113
Setiaji B. Pamungkas : 0813-6630-4630

LampungpostID © 2022

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • LAMBAN PILKADA
  • RAGAM
  • DESA
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS

LampungpostID © 2022

Open chat
1
Anda butuh bantuan ?
Admin Lampungpost.id
Halo, ada yang bisa kami bantu ?