• LAMPOST.CO
  • METROTV LAMPUNG
  • DESAKU
  • SUMA.ID
Jumat, Januari 16, 2026
Berlangganan
Konfirmasi
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • LAMBAN PILKADA
  • RAGAM
  • DESA
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • LAMBAN PILKADA
  • RAGAM
  • DESA
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Berlangganan
  • Konten Premium
  • E-Paper
  • Indeks
  • Log in
Beranda Kolom

Pemimpin Bersujud        

Sri Agustina Editor Sri Agustina
3 Juli 2020
di dalam Kolom, Refleksi, Weekend
A A
Ilustrasi doa. (DOK.ISLAM)

Ilustrasi doa. (DOK.ISLAM)

Share on FacebookShare on Twitter
Iskandar Zulkarnasen, Wartawan Lampung Post

PUBLIK bertanya-tanya, mengapa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang akrab disapa Risma bersujud dua kali saat audiensi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Jawa Timur di Balai Kota Surabaya, awal pekan ini, Senin (29/6).

Ada apa ya? Kok lebay banget Ibu Risma. Begitu kalimat yang keluar dari kalangan milenial di sebuah kafe kopi kawasan Pahoman, sehari setelah drama yang dilakukan Wali Kota itu saat menyaksikan tayangan di televisi.

Diskusi terbatas dengan teman di kafe kopi, Bandar Lampung, membahas aksi Risma yang menjadi trending di media sosial. “Aku tidak sering pergi ke Kota Pahlawan. Pertama diminta menjadi penguji wartawan. Terakhir urusan launching platform digital Media Group,” kataku, Rabu (1/7) lalu.

BACA JUGA

Percepat Pembenahan TPA Bakung demi persiapkan PLTSa 2026

Guru PJOK Punya Peran untuk Membantu Pencegahan Penyakit

Ini Inovasi HiLo Demi Gaungkan Semangat #NabungOtot

Dari Jari-Jari Kecil ke Dunia Teknologi

Sebenarnya aku tidak begitu mengenal sosok seorang Risma. Tapi aku pun tahu tentang kepemimpinannya dari masyarakat Surabaya. Yang kutanyai antara lain, sopir taksi, penjual gorengan, pengendara ojol, polisi, kalangan pers. Apa kata mereka? Rismalah yang mengubah Surabaya seperti ini!

Setelah disiarkan berulang di televisi, ternyata Risma mendengarkan keluhan salah seorang dokter dari RSUD dr  Soetomo bahwa rumah sakit di kota ini banyak disesaki warga Surabaya yang tidak menaati protokol kesehatan. Kalimat itulah membuat Risma menjadi terpukul. Dia beranjak dari kursinya lalu bersujud di dekat kaki sang dokter.

Sambil tersedu Risma menjelaskan selama pandemi Covid-19, Gugus Tugas Kota Surabaya bekerja keras mati-matian untuk menangani pandemi global ini. Wali Kota mengaku tidak ingin ada warga Surabaya yang mati karena wabah, juga tidak ingin ada rakyatnya mati karena kelaparan.

“Apa dikira saya rela melihat warga saya mati karena Covid-19 atau mati karena tidak bisa makan? Pak, semalam saya dan Linmas pukul 03.00 WIB, masih ngurusi warga bukan Surabaya. Warga yang bukan Surabaya saja kami masih urusi, apalagi warga Kota Surabaya,” kata Risma melembut.

Aksi itu mendapat tanggapan serius dari Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono. “Apa yang dilakukan Risma sebagai peristiwa spontan sebagai permintaan maaf seorang pemimpin ketika ada rakyatnya belum taat protokol kesehatan, sehingga membuat tenaga medis di RSUD Dr Soetomo milik Pemprov Jatim itu menjadi kewalahan,” kata Adi menjelaskan.

Kejadian hari itu di Balai Kota merupakan sikap yang baik karena semua kesalahan yang warganya lakukan ini, Risma harus bertanggung jawab. Yang jelas, Wali Kota tidak ingin menyalahkan rakyatnya.

Dan Risma memikul kesalahan warga di pundaknya. Itulah pemimpin yang patut jadi teladan. Sikap itu pasti ditiru rakyat. Warga akan taat dengan titah pemimpinnya. Permintaan maaf Risma lewat aksi sujud itu sebagai bentuk tanggung jawab moral. Yang ada saat ini, pemimpin akan menindas rakyat dengan segala upaya. Seperti dana hasil pajak saja dikorupsi!

Dalam sepanjang sejarah kepemimpinan Risma, Surabaya menjadi apik dan teduh. Padahal kota terbilang berhawa panas seperti Jakarta. Dari tangan Rismalah, kota sekelas metropolitan banyak dihampari taman yang membuat kesejukan di mata pengunjung.

***

Masih soal Risma bersujud adalah bentuk permintaan maaf karena masih banyak warga Surabaya tidak mematuhi protokol kesehatan. Kemungkinan aksi spontan Risma itu dampak dari kunjungan Presiden Jokowi di Bumi Majapahit, Kamis (25/6). Kepala Negara risau dengan terus meningkatnya jumlah penderita Covid-19 di Jawa Timur terutama Surabaya Raya.

Dalam pertemuan virtual dengan gugus tugas provinsi, kabupaten, dan kota seluruh Jatim, Presiden mengultimatum pejabat di situ agar mengendalikan penyebaran virus corona dalam dua pekan. Seluruh unit organisasi harus berkoordinasi, bekerja bersama dengan manajemen yang terukur.

Sementara di Lampung patut berbangga. Lampung menempati peringkat pertama secara nasional dalam penanganan pandemi Covid-19. Angkanya skor 2,76 dengan enam wilayah berzona hijau, kuning delapan daerah, dan zona oranye Kota Bandar Lampung. Skor yang dipublikasi pada Senin (29/6) itu, menunjukkan risiko penyebaran virus di Lampung terendah.

Angka skor itu diperoleh dari persentase kesembuhan di Lampung yang mencapai 78,7%. Dari 188 pasien terkonfirmasi positif, terdapat 149 sembuh. Sedangkan meninggal dunia hanya 12 pasien per tanggal 29 Juni.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung Arinal Djunaidi tidaklah membusungkan dada dengan keberhasilan itu. Malah dia khawatir jika pandemi corona di era new normal ini tidak dikawal dengan ketat, akan terjadi wabah jilid kedua. Gubernur sangat mewanti-wanti itu.

Dalam menyelesaikan masalah pandemi dikerjakannya secara  bersama-sama. Saling bertukar pikiran. Hasilnya lebih baik. Sebab, menurut Arinal, wabah yang sudah mendunia ini tidak bisa diselesaikan satu lembaga saja, gubernur contohnya. Tapi harus mengikutkan TNI/Polri, tokoh agama dan  masyarakat, akademisi juga kalangan pers dengan kompaknya dalam mengendalikan pencegahan Covid-19 di Bumi Ruwa Jurai.

Dengan kegigihan gugus tugas selama tiga bulan menghadang corona itu, ternyata membuahkan hasil. Tidak salah Wakil Presiden menganugerahi tiga penghargaan dalam ajang Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19. Lampung meraih juara I sektor restoran; juara II sektor pasar modern/mal, dan juara III sektor pasar tradisional.

Lampung yang diapit dua provinsi berzona merah, yakni Sumatera Selatan dan Jakarta menempatkan kesehatan dan keselamatan rakyat sebagai prioritas utama. Caranya? Memutus mata rantai virus, meningkatkan pelayanan medis, serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Memasuki era new normal enam bulan ke depan, Lampung juga provinsi lainnya mempersiapkan tatanan kehidupan baru. Yang diperlukan adalah inovasi. Ini menjadi kunci kesuksesan memasuki era produktif dan aman Covid-19 serta mampu mendorong pergerakan ekonomi.

Tentu, bangsa ini tidak ingin melihat Presiden Jokowi marah besar lagi kepada pembantunya dalam rapat kabinet. Hanya karena penanganan pandemi Covid-19 di berbagai sektor tidak maksimal, padahal uang puluhan triliunan rupiah sudah disiapkan untuk rakyat terpapar corona.

Indonesia membutuhkan pejabat juga pemimpin berkelas wahid. Bekerja luar biasa dalam menghadapi krisis karena Covid-19. Bukan pejabat mental tempe, berkelas biasa yang hanya bekerja biasa-biasa saja. Apalagi bekerja sesuai dengan argo. Pasti, corona tidak akan habis-habisnya di bumi pertiwi ini. ***

 

Tags: #LampostWeekendpemimpin bersujudRefleksi
berbagiTweetMengirim
Posting Sebelumnya

DPR dan Pemerintah Tarik 16 Rancangan Undang-Undang

Posting berikutnya

Pernikahan Anak Langgar Hak Asasi Manusia

Sri Agustina

Sri Agustina

Posting berikutnya
Ilustrasi Pixabay.com

Pernikahan Anak Langgar Hak Asasi Manusia

Camilan

Teliti Sebelum Mengonsumsi Camilan

Kerugian Karhutla

Tujuh Provinsi Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan

OJK Nilai Sistem Keuangan Terjaga Baik

OJK Enggan Komentar Isu Pengembalian Pengawasan Bank ke BI

FGD METRO XIN WEN. Suasana Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Lampung bersama Lampung Post menggelar Focus Group Discussion (FGD) Metro Xin Wen Lampung di kantor Harian Lampung Post, Kamis (2/7). Hadir dalam FGD tersebut Pemimpin Redaksi Lampung Post Iskandar Zulkarnain dan Ketua PSMTI Lampung Steven Chandra. Rencananya pembentukan program Metro Xin Wen Lampung yang akan ditayangkan di kanal Metro TV Lampung.
LAMPUNG POST/SETIAJI BINTANG PAMUNGKAS

Masyarakat Tionghoa Sambut Metro Xin Wen Lampung

BERITA TERBARU

  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Kamis, 15 Januari 2026 15 Januari 2026
  • Era Xabi Alonso di Real Madrid Berakhir 14 Januari 2026
  • Herdman Resmi Tangani Timnas Indonesia 14 Januari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 14 Januari 2026 14 Januari 2026
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Selasa, 13 Januari 2026 13 Januari 2026

TOP NEWS

Benang Merah Konflik Manusia dengan Satwa

23 Ribu Peserta Gagal Masuk SMA/SMK Negeri

Tembus Rp12,42 Miliar Ekonomi Syariah kian Kokoh

Jalur SPMB SMP Prioritaskan Jarak

Perencanaan Keuangan Kunci Kemapanan Finansial

Perkuat Akses Keuangan Inklusif

Kebingungan Peserta Warnai Hari Pertama SPMB

Buka Ekspor Sawit di Pasar Eropa

Perketat Pengawasan Truk ODOL

Kreatif Hadapi Efisiensi Anggaran

POPULAR POST

  • kantor DPRD lampung Utara

    Pelantikan Pimpinan DPRD Lampura Berlangsung Sederhana

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Senin, 12 Januari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Selasa, 13 Januari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Rabu, 14 Januari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
  • Koran Digital Lampung Post, Edisi Sabtu, 10 Januari 2026

    0 shares
    berbagi 0 Tweet 0
Facebook Twitter Youtube RSS Instagram

Tentang Kami

 

LampungpostID adalah laman berita resmi Harian Umum Lampung Post. Laman ini berada dalam naungan PT Masa Kini Mandiri, penerbit Koran Lampung Post yang menyajikan informasi berkualitas untuk melengkapi kehadiran koran edisi cetak di masyarakat.

Alamat Kami

PT Masa Kini Mandiri, Jl. Soekarno – Hatta No. 108, Hajimena, Lampung Selatan

Phone : (0721) 783-693
Fax : (0721) 783-578
Email : redaksi@lampungpost.co.id

Redaksi
Tentang Kami

Iklan & Sirkulasi

Sri Agustina : 0895-3463-91035
Ja’far Shodiq : 0812-1811-4344
Dat S Ginting 0822-6991-0113
Setiaji B. Pamungkas : 0813-6630-4630

LampungpostID © 2022

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • LAPORAN UTAMA
  • EKONOMI
  • KOTA
  • RUWA JURAI
  • PENDIDIKAN
  • LAMBAN PILKADA
  • RAGAM
  • DESA
  • OPINI
  • FOKUS
  • E-PAPER
  • INDEKS

LampungpostID © 2022

Open chat
1
Anda butuh bantuan ?
Admin Lampungpost.id
Halo, ada yang bisa kami bantu ?