{"id":196376,"date":"2021-11-27T00:22:59","date_gmt":"2021-11-26T17:22:59","guid":{"rendered":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/?p=196376"},"modified":"2022-01-21T08:49:31","modified_gmt":"2022-01-21T01:49:31","slug":"perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/","title":{"rendered":"Perajin Jam Kayu Yolby, Manfaatkan Limbah Jadi Barang Mewah"},"content":{"rendered":"<p>SIAPA sangka, jam tangan kayu Yolby merupakan buah karya seorang pria asal Lampung. Adalah Siswanto yang membuat jam dari limbah kayu. Mereknya diambil dari singkatan nama kedua anaknya, Yolanda dan Deby.<\/p>\n<p>Rumah produksi Siswanto di Jalan Garuda, Gang Merak 1 No. 34, Pinangjaya, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung. Kini, jam merek Yolby mulai banyak pesanan. &#8220;Banyak dipesan oleh BUMN\u2014badan usaha milik negara,&#8221; kata Siwanto, beberapa waktu lalu.<\/p>\n<p>Menurut dia, semua tahapan dikerjakannya seorang diri, mulai dari pemilihan kayu, desain pola, pemotongan bahan, pemasangan komponen, hingga proses pewarnaan. Semuanya memanfaatkan bahan baku dari limbah kayu mebel. &#8220;Bahan didatangkan langsung dari Pulau Jawa,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>Produksi jam berbahan baku kayu yang ada saat ini, Siswanto masih menggunakan cara manual alias <em>handmade<\/em>. Selain membuat jam tangan dari kayu, pria yang akrab disapa Mas Sis ini juga membuat sepeda yang rangkanya berasal dari bambu.<\/p>\n<p>&#8220;Saya mengembangkan ide dari hanya membuat jam ke sepeda kayu lewat referensi didapatkan lewat <em>You<\/em><em>T<\/em><em>ube<\/em>,&#8221; ujar Mas Sis.<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignleft  wp-image-196378\" src=\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/LPM07-BEKRAF2-300x170.jpg\" alt=\"limbah jadi\" width=\"369\" height=\"209\" srcset=\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/LPM07-BEKRAF2-300x170.jpg 300w, https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/LPM07-BEKRAF2-150x85.jpg 150w, https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/LPM07-BEKRAF2.jpg 606w\" sizes=\"(max-width: 369px) 100vw, 369px\" \/><\/p>\n<blockquote>\n<h3>Pesanan datang dari berbagai penjuru Nusantara, terutama dari Jawa. Bahkan, ada juga pesanan dari Singapura<\/h3>\n<\/blockquote>\n<p>Siswanto menjelaskan sudah hampir empat tahun lebih menjalankan bisnis ini. Sejak tergabung dalam media sosial komunitas perajin kayu, semangatnya makin tinggi. Dari sanalah ia mendapat sumber bahan baku juga <em>reseller<\/em>.<\/p>\n<p>Harga yang dibanderol untuk satu buah jam tangan Rp250 ribu. Itu sudah termasuk <em>free design<\/em> dan garansi mesin enam bulan. Siswanto memasarkan hasil karyanya lewat media sosial dan beberapa lokapasar, seperti <em>Bukalapak, Shopee<\/em>, dan <em>Tokopedia<\/em>. Selain memanfaatkan internet, ia juga melakukan kerja sama penjualan dengan galeri di Masjid Al-Furqon dan juga Toko Buku Anugerah JW.<\/p>\n<p>Dia berharap untuk jam tangan kayu Yolby ini bisa berkembang. Bisa mempunyai galeri sendiri. Dan yang pasti, ia juga ingin memberdayakan warga sekitar yang ingin belajar ataupun ingin bekerja sama. Dia sangat terbuka bagi siapa pun yang ingin berkunjung. &#8220;Bisa sampai <em>go interna<\/em><em>t<\/em><em>ional<\/em> juga,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Uniknya, semua akun jualannya di <em>online shop<\/em> diberi nama yang sama, yaitu Jam Tangan Kayu Yolby. Pesanan datang dari berbagai penjuru Nusantara, terutama dari Jawa. Bahkan, ada juga pesanan dari Singapura. Tidak hanya itu, jam tangan kayu Yolby kerap dipesan oleh korporasi BUMN sebagai cendera mata. (SAI\/R3)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SIAPA sangka, jam tangan kayu Yolby merupakan buah karya seorang pria asal Lampung. Adalah Siswanto yang membuat jam dari limbah kayu. Mereknya diambil dari singkatan nama kedua anaknya, Yolanda dan Deby. Rumah produksi Siswanto di Jalan Garuda, Gang Merak 1 No. 34, Pinangjaya, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung. Kini, jam merek Yolby mulai banyak pesanan. &#8220;Banyak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":11,"featured_media":196377,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_counter":[],"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[11551,13327],"tags":[46138,20829,44821,2109,1873,4420,44996,17482,14660],"class_list":["post-196376","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bekreatif","category-weekend","tag-analog","tag-bekraf","tag-jam","tag-kayu","tag-kerajinan","tag-limbah","tag-rangka","tag-sepeda","tag-weekend"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perajin Jam Kayu Yolby, Manfaatkan Limbah Jadi Barang Mewah - Jendela Informasi Lampung<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"SIAPA sangka, jam tangan kayu Yolby merupakan buah karya seorang pria asal Lampung. Adalah Siswanto yang membuat jam dari limbah kayu\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perajin Jam Kayu Yolby, Manfaatkan Limbah Jadi Barang Mewah - Jendela Informasi Lampung\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"SIAPA sangka, jam tangan kayu Yolby merupakan buah karya seorang pria asal Lampung. Adalah Siswanto yang membuat jam dari limbah kayu\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Jendela Informasi Lampung\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-26T17:22:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-01-21T01:49:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/LPM07-BEKRAF-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"606\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"343\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Mustaan\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@AdeBasran\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Mustaan\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/\"},\"author\":{\"name\":\"Mustaan\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/person\/a4950ecd6ca0c1bd5af8e8547b074586\"},\"headline\":\"Perajin Jam Kayu Yolby, Manfaatkan Limbah Jadi Barang Mewah\",\"datePublished\":\"2021-11-26T17:22:59+00:00\",\"dateModified\":\"2022-01-21T01:49:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/\"},\"wordCount\":362,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/LPM07-BEKRAF-1.jpg\",\"keywords\":[\"analog\",\"bekraf\",\"jam\",\"kayu\",\"kerajinan\",\"limbah\",\"rangka\",\"sepeda\",\"weekend\"],\"articleSection\":[\"#BeKreatif\",\"Weekend\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/\",\"url\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/\",\"name\":\"Perajin Jam Kayu Yolby, Manfaatkan Limbah Jadi Barang Mewah - Jendela Informasi Lampung\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/LPM07-BEKRAF-1.jpg\",\"datePublished\":\"2021-11-26T17:22:59+00:00\",\"dateModified\":\"2022-01-21T01:49:31+00:00\",\"description\":\"SIAPA sangka, jam tangan kayu Yolby merupakan buah karya seorang pria asal Lampung. Adalah Siswanto yang membuat jam dari limbah kayu\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/LPM07-BEKRAF-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/LPM07-BEKRAF-1.jpg\",\"width\":606,\"height\":343,\"caption\":\"limbah jadi\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perajin Jam Kayu Yolby, Manfaatkan Limbah Jadi Barang Mewah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#website\",\"url\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/\",\"name\":\"Jendela Informasi Lampung\",\"description\":\"Portal Berita dan Informasi Lampung Terkini, Teruji dan Tepercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#organization\",\"name\":\"Jendela Informasi Lampung\",\"url\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Lampost-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Lampost-logo.png\",\"width\":696,\"height\":696,\"caption\":\"Jendela Informasi Lampung\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/person\/a4950ecd6ca0c1bd5af8e8547b074586\",\"name\":\"Mustaan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/litespeed\/avatar\/466df024c1a27d3d391c447cddeb911a.jpg?ver=1777717494\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/litespeed\/avatar\/466df024c1a27d3d391c447cddeb911a.jpg?ver=1777717494\",\"caption\":\"Mustaan\"},\"description\":\"Jurnalis Zaman Now\",\"sameAs\":[\"https:\/\/x.com\/AdeBasran\"],\"url\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/author\/mustaan\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perajin Jam Kayu Yolby, Manfaatkan Limbah Jadi Barang Mewah - Jendela Informasi Lampung","description":"SIAPA sangka, jam tangan kayu Yolby merupakan buah karya seorang pria asal Lampung. Adalah Siswanto yang membuat jam dari limbah kayu","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Perajin Jam Kayu Yolby, Manfaatkan Limbah Jadi Barang Mewah - Jendela Informasi Lampung","og_description":"SIAPA sangka, jam tangan kayu Yolby merupakan buah karya seorang pria asal Lampung. Adalah Siswanto yang membuat jam dari limbah kayu","og_url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/","og_site_name":"Jendela Informasi Lampung","article_published_time":"2021-11-26T17:22:59+00:00","article_modified_time":"2022-01-21T01:49:31+00:00","og_image":[{"width":606,"height":343,"url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/LPM07-BEKRAF-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Mustaan","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@AdeBasran","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Mustaan","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/"},"author":{"name":"Mustaan","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/person\/a4950ecd6ca0c1bd5af8e8547b074586"},"headline":"Perajin Jam Kayu Yolby, Manfaatkan Limbah Jadi Barang Mewah","datePublished":"2021-11-26T17:22:59+00:00","dateModified":"2022-01-21T01:49:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/"},"wordCount":362,"publisher":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/LPM07-BEKRAF-1.jpg","keywords":["analog","bekraf","jam","kayu","kerajinan","limbah","rangka","sepeda","weekend"],"articleSection":["#BeKreatif","Weekend"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/","url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/","name":"Perajin Jam Kayu Yolby, Manfaatkan Limbah Jadi Barang Mewah - Jendela Informasi Lampung","isPartOf":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/LPM07-BEKRAF-1.jpg","datePublished":"2021-11-26T17:22:59+00:00","dateModified":"2022-01-21T01:49:31+00:00","description":"SIAPA sangka, jam tangan kayu Yolby merupakan buah karya seorang pria asal Lampung. Adalah Siswanto yang membuat jam dari limbah kayu","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/#primaryimage","url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/LPM07-BEKRAF-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/LPM07-BEKRAF-1.jpg","width":606,"height":343,"caption":"limbah jadi"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/weekend\/perajin-jam-kayu-yolby-manfaatkan-limbah-jadi-barang-mewah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perajin Jam Kayu Yolby, Manfaatkan Limbah Jadi Barang Mewah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#website","url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/","name":"Jendela Informasi Lampung","description":"Portal Berita dan Informasi Lampung Terkini, Teruji dan Tepercaya","publisher":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#organization","name":"Jendela Informasi Lampung","url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Lampost-logo.png","contentUrl":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Lampost-logo.png","width":696,"height":696,"caption":"Jendela Informasi Lampung"},"image":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/person\/a4950ecd6ca0c1bd5af8e8547b074586","name":"Mustaan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/litespeed\/avatar\/466df024c1a27d3d391c447cddeb911a.jpg?ver=1777717494","contentUrl":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/litespeed\/avatar\/466df024c1a27d3d391c447cddeb911a.jpg?ver=1777717494","caption":"Mustaan"},"description":"Jurnalis Zaman Now","sameAs":["https:\/\/x.com\/AdeBasran"],"url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/author\/mustaan\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196376","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=196376"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196376\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/media\/196377"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=196376"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=196376"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=196376"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}