{"id":254936,"date":"2023-06-04T11:25:08","date_gmt":"2023-06-04T04:25:08","guid":{"rendered":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/?p=254936"},"modified":"2023-06-04T11:25:08","modified_gmt":"2023-06-04T04:25:08","slug":"jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/","title":{"rendered":"Jutaan Pengungsi Palestina Terancam Kelaparan"},"content":{"rendered":"<p><em><strong>Lampungpost.id &#8211;<\/strong><\/em> NEGARA-NEGARA donor hanya menyediakan US$107 juta atau Rp1,5 triliun dana kemanusiaan untuk pengungsi Palestina. Padahal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menegaskan kebutuhannya mencapai us$300 juta atau sekitar Rp4,4 triliun. Komisaris Jenderal Badan Bantuan PBB untuk Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini berterima kasih atas janji baru pemberitaan bantuan kepada negara-negara donor.<\/p>\n<p>Tetapi, jumlahnya jauh dari kebutuhan untuk membuka lebih dari 700 sekolah dan 140 klinik dari September hingga Desember. \u201cKami akan terus bekerja tanpa lelah dengan mitra kami. Termasuk negara tuan rumah pendukung utama para pengungsi untuk mengumpulkan dana,\u201d katanya di markas besar PBB di New York, Jumat (2\/6).<\/p>\n<p>Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan UNRWA berada di ambang kehancuran finansial. Badan tersebut sudah berjalan dengan kekurangan anggaran. Pada awal tahun ini, UNRWA menargetkan program yang memakan anggaran US$1,6 miliar atau Rp23,8 triliun untuk program, operasi, dan tanggap daruratnya. Semuanya di seluruh Suriah, Lebanon, Yordania, dan wilayah pendudukan Israel di Tepi Barat, Jerusalem Timur, dan Jalur Gaza.<\/p>\n<p>Itu termasuk hampir US$850 juta atau Rp12,6 triliun untuk program inti yang mencakup sekolah dan klinik kesehatan. Menurut UNRWA, para donor, pada Jumat (2\/6),mengumumkan US$812,3 juta atau Rp12,1 triliun dalam bentuk komitmen, tetapi hanya terealisasi US$107,2 juta atau Rp1,5 triliun. Negara-negara yang menjanjikan dana baru tidak ada pengumuman.<\/p>\n<p>Lazzarini mengatakan UNRWA membutuhkan US$150 juta atau Rp2,2 triliun untuk menjaga semua layanan berjalan hingga akhir tahun, dan tambahan US$50 juta atau Rp745 miliar untuk memulai 2024 tanpa kewajiban. Selain itu, katanya, badan tersebut membutuhkan US$75 juta atau Rp1,1 triliun untuk menjaga jaringan pipa makanan di Gaza tetap beroperasi dan sekitar US$30 juta atau Rp447 miliar untuk program distribusi uang tunai di Suriah dan Lebanon.<\/p>\n<h4>Krisis Keuangan<\/h4>\n<p>Adnan Abu Hasna, dari UNRWA di Gaza, mengatakan badan tersebut sedang mengalami krisis keuangan yang parah saat ini. \u201cHampir setengah juta siswa di sekolah kami bergantung pada layanan kami. Kami menyediakan makanan untuk hampir 1,2 juta pengungsi Palestina,\u201d katanya kepada Al Jazeera.<\/p>\n<p>Di tempat seperti Gaza, goncangan apa pun terhadap program, aktivitas atau layanan akan mengancam stabilitas dan bahkan tatanan sosial. Karena para pengungsi bergantung pada program bantuan tunai kami untuk pendidikan dan kesehatan. UNRWA didirikan setelah pembentukan negara Israel pada 1948. Hal itu untuk memberikan pendidikan, perawatan kesehatan, dan layanan sosial. Dalam beberapa kasus, pekerjaan kepada ratusan ribu pengungsi Palestina yang terpaksa meninggalkan rumah mereka.<\/p>\n<p>Saat ini, jumlah mereka dengan keturunan telah berkembang menjadi sekitar 5,9 juta orang, sebagian besar di Jalur Gaza dan Tepi Barat yang diduduki secara ilegal, serta negara-negara tetangga di Timur Tengah. UNRWA telah menghadapi krisis keuangan selama 10 tahun, tetapi Lazzarini mengatakan krisis saat ini besar, menyebutnya sebagai ancaman eksistensial utama.<\/p>\n<p>\u201cIni semakin dalam, dan kemampuan kita untuk mengatasi perlahan tapi pasti akan segera berakhir. Situasinya bahkan lebih kritis sekarang karena beberapa donor kami yang berkomitmen telah mengindikasikan bahwa mereka akan secara substansial mengurangi kontribusi mereka kepada badan tersebut,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>Guterres mengatakan, dalam pidato awal konferensi, bahwa ketika masa depan UNRWA berada dalam bahaya, begitu pula kehidupan jutaan pengungsi Palestina yang mengandalkan layanan penting. Layanan tersebut mencakup pendidikan bagi lebih dari setengah juta anak perempuan dan laki-laki, perawatan kesehatan bagi sekitar dua juta orang, kesempatan kerja bagi kaum muda di Gaza dan di tempat lain, dukungan psiko-sosial bagi ratusan ribu anak, dan jaring pengaman sosial bagi hampir setengahnya, satu juta orang Palestina termiskin. Lebih dari 1,2 juta warga Palestina juga menerima bantuan kemanusiaan.<\/p>\n<p>\u201cIngat, ratusan ribu dari mereka (warga Palestina) diusir paksa dari rumah mereka setelah perang yang mengikuti pembentukan negara Israel,\u201d kata Nida Ibrahim dari Al Jazeera, melaporkan dari Tepi Barat. &#8220;Agensi telah mengatakan selama bertahun-tahun itu sangat kekurangan dana. Dan orang-orang di sini mengatakan bahwa masyarakat internasional dan para donor secara bertahap mengabaikan tugas mereka terkait pengungsi.\u201d (MI\/L1)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampungpost.id &#8211; NEGARA-NEGARA donor hanya menyediakan US$107 juta atau Rp1,5 triliun dana kemanusiaan untuk pengungsi Palestina. Padahal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menegaskan kebutuhannya mencapai us$300 juta atau sekitar Rp4,4 triliun. Komisaris Jenderal Badan Bantuan PBB untuk Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini berterima kasih atas janji baru pemberitaan bantuan kepada negara-negara donor. Tetapi, jumlahnya jauh dari kebutuhan untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":254937,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"0","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"0","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"0","show_popup_post":"1","number_popup_post":"5","show_author_box":"1","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"1"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"","hide":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[8160,8617],"tags":[55319,55320],"class_list":["post-254936","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-baca-gratis","category-hl-1","tag-jutaan-pengungsi","tag-terancam-kelaparan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Jutaan Pengungsi Palestina Terancam Kelaparan - Jendela Informasi Lampung<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jutaan Pengungsi Palestina Terancam Kelaparan - Jendela Informasi Lampung\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lampungpost.id &#8211; NEGARA-NEGARA donor hanya menyediakan US$107 juta atau Rp1,5 triliun dana kemanusiaan untuk pengungsi Palestina. Padahal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menegaskan kebutuhannya mencapai us$300 juta atau sekitar Rp4,4 triliun. Komisaris Jenderal Badan Bantuan PBB untuk Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini berterima kasih atas janji baru pemberitaan bantuan kepada negara-negara donor. Tetapi, jumlahnya jauh dari kebutuhan untuk [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Jendela Informasi Lampung\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-06-04T04:25:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jutaan-pengungsi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"467\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Wandi Barboy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Wandi Barboy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Wandi Barboy\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/person\/1829b46b65a8b69aabc0785dbf677950\"},\"headline\":\"Jutaan Pengungsi Palestina Terancam Kelaparan\",\"datePublished\":\"2023-06-04T04:25:08+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-04T04:25:08+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/\"},\"wordCount\":605,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jutaan-pengungsi.jpg\",\"keywords\":[\"jutaan pengungsi\",\"terancam kelaparan\"],\"articleSection\":[\"Baca Gratis\",\"Headline 1\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/\",\"url\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/\",\"name\":\"Jutaan Pengungsi Palestina Terancam Kelaparan - Jendela Informasi Lampung\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jutaan-pengungsi.jpg\",\"datePublished\":\"2023-06-04T04:25:08+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-04T04:25:08+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jutaan-pengungsi.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jutaan-pengungsi.jpg\",\"width\":700,\"height\":467,\"caption\":\"Anak-anak Palestina belajar di sebuah sekolah milik UNRWA di Gaza City. AFP\/MAHMUD HAMS\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jutaan Pengungsi Palestina Terancam Kelaparan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#website\",\"url\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/\",\"name\":\"Jendela Informasi Lampung\",\"description\":\"Portal Berita dan Informasi Lampung Terkini, Teruji dan Tepercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#organization\",\"name\":\"Jendela Informasi Lampung\",\"url\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Lampost-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Lampost-logo.png\",\"width\":696,\"height\":696,\"caption\":\"Jendela Informasi Lampung\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/person\/1829b46b65a8b69aabc0785dbf677950\",\"name\":\"Wandi Barboy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d0e1b7b8b27f268165fd1f1d350087c1.jpg?ver=1776506690\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d0e1b7b8b27f268165fd1f1d350087c1.jpg?ver=1776506690\",\"caption\":\"Wandi Barboy\"},\"url\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/author\/wandybarboy\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jutaan Pengungsi Palestina Terancam Kelaparan - Jendela Informasi Lampung","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Jutaan Pengungsi Palestina Terancam Kelaparan - Jendela Informasi Lampung","og_description":"Lampungpost.id &#8211; NEGARA-NEGARA donor hanya menyediakan US$107 juta atau Rp1,5 triliun dana kemanusiaan untuk pengungsi Palestina. Padahal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menegaskan kebutuhannya mencapai us$300 juta atau sekitar Rp4,4 triliun. Komisaris Jenderal Badan Bantuan PBB untuk Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini berterima kasih atas janji baru pemberitaan bantuan kepada negara-negara donor. Tetapi, jumlahnya jauh dari kebutuhan untuk [&hellip;]","og_url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/","og_site_name":"Jendela Informasi Lampung","article_published_time":"2023-06-04T04:25:08+00:00","og_image":[{"width":700,"height":467,"url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jutaan-pengungsi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Wandi Barboy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Wandi Barboy","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/"},"author":{"name":"Wandi Barboy","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/person\/1829b46b65a8b69aabc0785dbf677950"},"headline":"Jutaan Pengungsi Palestina Terancam Kelaparan","datePublished":"2023-06-04T04:25:08+00:00","dateModified":"2023-06-04T04:25:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/"},"wordCount":605,"publisher":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jutaan-pengungsi.jpg","keywords":["jutaan pengungsi","terancam kelaparan"],"articleSection":["Baca Gratis","Headline 1"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/","url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/","name":"Jutaan Pengungsi Palestina Terancam Kelaparan - Jendela Informasi Lampung","isPartOf":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jutaan-pengungsi.jpg","datePublished":"2023-06-04T04:25:08+00:00","dateModified":"2023-06-04T04:25:08+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/#primaryimage","url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jutaan-pengungsi.jpg","contentUrl":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/jutaan-pengungsi.jpg","width":700,"height":467,"caption":"Anak-anak Palestina belajar di sebuah sekolah milik UNRWA di Gaza City. AFP\/MAHMUD HAMS"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/baca-gratis\/jutaan-pengungsi-palestina-terancam-kelaparan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jutaan Pengungsi Palestina Terancam Kelaparan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#website","url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/","name":"Jendela Informasi Lampung","description":"Portal Berita dan Informasi Lampung Terkini, Teruji dan Tepercaya","publisher":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#organization","name":"Jendela Informasi Lampung","url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Lampost-logo.png","contentUrl":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Lampost-logo.png","width":696,"height":696,"caption":"Jendela Informasi Lampung"},"image":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/person\/1829b46b65a8b69aabc0785dbf677950","name":"Wandi Barboy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d0e1b7b8b27f268165fd1f1d350087c1.jpg?ver=1776506690","contentUrl":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/litespeed\/avatar\/d0e1b7b8b27f268165fd1f1d350087c1.jpg?ver=1776506690","caption":"Wandi Barboy"},"url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/author\/wandybarboy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/254936","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=254936"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/254936\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/media\/254937"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=254936"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=254936"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=254936"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}