{"id":299324,"date":"2025-06-22T14:16:38","date_gmt":"2025-06-22T07:16:38","guid":{"rendered":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/?p=299324"},"modified":"2025-06-25T10:30:42","modified_gmt":"2025-06-25T03:30:42","slug":"kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/","title":{"rendered":"Jarak Dekat hingga Nilai Tersingkir, Kisah di Balik Kisruh SPMB SMA 2025"},"content":{"rendered":"<p>Jarum jam belum genap menunjukkan pukul tujuh ketika Bagus Prasetyo menyalakan laptop tuanya di meja makan. Secangkir kopi pahit mengepul di sisi kanan keyboard, sementara sang putri, Rani, berdiri gelisah di belakang kursi ayahnya.<\/p>\n<p>Mereka hanya punya satu tujuan: menuntaskan pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA tepat di hari ketiga. Namun suasana rumah yang biasanya riang berubah tegang ketika Bagus menabrak satu kolom isian: nilai rata-rata atau nilai total? \u201cTahun lalu pakai rata-rata, kan? Kok sekarang minta total? Nggak ada pemberitahuan,\u201d keluh Bagus, menahan napas panjang.<\/p>\n<p>Keluhan serupa membanjiri grup WhatsApp wali murid se-Lampung sejak pendaftaran dibuka 16 Juni 2025. Beberapa orang tua bahkan terpaksa mengulang proses pendaftaran setelah sistem menolak data yang dianggap \u201ctidak valid\u201d.<\/p>\n<p>Kebingungan bermula dari Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 3 Tahun 2025. Regulasi baru itu mengganti kewajiban mengisi nilai rata-rata dengan nilai total seluruh mata pelajaran pada Surat Keterangan Lulus (SKL). Sayangnya, perubahan krusial tersebut tak pernah tersosialisasi masif hingga ke tingkat keluarga.<\/p>\n<p>Di mata Bagus, layar registrasi yang seharusnya ramah kini terasa bagai teka-teki. \u201cSatu kesalahan saja, data Rani bisa ditolak. Kami jadi panik, padahal masa depan anak dipertaruhkan,\u201d ujarnya, seraya menekan tombol \u201culang\u201d untuk kali kedua.<\/p>\n<p>Pada tahun sebelumnya, siswa cukup memasukkan nilai rata-rata SKL. Kini, nilai total menentukan langkah berikutnya. Banyak wali murid baru menyadari pergeseran aturan setelah berulang kali gagal login \u2014 atau setelah datang langsung ke sekolah untuk mengklarifikasi.<br \/>\n\u201cSetelah ke sekolah baru tahu aturannya berubah. Bisa diperbaiki, tapi ya bikin stres,\u201d kata Siti, warga Kedaton.<\/p>\n<h4>Domisili: Nama Baru, Masalah Lama<\/h4>\n<p>Tak berhenti di situ, istilah \u201czonasi\u201d yang populer sejak 2017 kini berganti nama menjadi \u201cjalur domisili\u201d. Sekilas sama, nyatanya berbeda. Zonasi sepenuhnya menimbang jarak rumah-sekolah; domisili, menurut Pasal 43 ayat 3 Permendikdasmen 3\/2025, mengutamakan nilai akademik begitu pendaftar melampaui kuota. Jarak hanya \u201cpenentu kedua\u201d, lalu usia sebagai faktor terakhir.<\/p>\n<p>\u201cAnak saya jaraknya cuma 800 meter dari sekolah, tapi tetap tersisih. Ternyata nilai dipakai duluan kalau pendaftar kebanyakan,\u201d ungkap Nurhayati, warga Gotong Royong, Tanjungkarang Pusat.<\/p>\n<p>Informasi itu nyaris tak muncul dalam poster daring sekolah. Di laman resmi, panitia hanya menyoroti syarat administrasi dan jadwal. \u201cDetail soal prioritas nilai ketika kuota melebihi kapasitas tidak tertera,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung, Thomas Amirico, memahami kegaduhan tersebut, namun menegaskan pihaknya \u201chanya menjalankan Permendikdasmen\u201d. Juknis dan juklak provinsi, kata dia, wajib menyesuaikan regulasi pusat, termasuk ketentuan Kartu Keluarga minimal satu tahun sebagai bukti domisili.<br \/>\n\u201cKalau ada pembaruan KK, cukup lampirkan surat keterangan sudah lama tinggal,\u201d jelas Thomas. \u201cSeleksi kesehatan sistem kami tetap mengacu pada nilai total. Bila skornya sama, barulah jarak dipakai.\u201d<\/p>\n<p>Di sisi lain, Yuliono, Ketua Panitia SPMB SMAN 3 Bandar Lampung, menegaskan pihaknya telah gencar menyebar informasi. \u201cKami tempel pengumuman di pagar sekolah, bagikan poster di media sosial, dan unggah dokumen lengkap di website,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Namun, lautan informasi digital tak selalu berlayar mulus ke ponsel semua orang tua. Koneksi internet yang tak merata, istilah teknis yang membingungkan, serta perbedaan tradisi pendaftaran antartahun membuat sebagian keluarga terjebak di lubang misinformasi.<\/p>\n<h4>Menyisir Ruang Sunyi Informasi<\/h4>\n<p>Pakar pendidikan Universitas Lampung menilai pemerintah perlu bahasa sederhana dan simulasi video agar perubahan aturan lebih mudah dipahami. \u201cFeature interaktif atau lokakarya kilat di kelurahan bisa memangkas miskomunikasi,\u201d kata Arya Putra.<\/p>\n<p>Sementara itu, Bagus dan Rani kini menatap layar laptop dengan harapan baru. Setelah berkali-kali mencoba, kolom status akhirnya berubah hijau: \u201cData diterima.\u201d<\/p>\n<p>Rani berbalik memeluk ayahnya. Kopi di meja telah dingin, tetapi ketegangan yang mendera sejak subuh perlahan surut. Di luar, matahari mulai menanjak, menyinari harapan keluarga-keluarga lain yang masih berjuang menaklukkan baris-baris formulir daring dan tumpukan aturan baru.<strong> (Umar Robbani)<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jarum jam belum genap menunjukkan pukul tujuh ketika Bagus Prasetyo menyalakan laptop tuanya di meja makan. Secangkir kopi pahit mengepul di sisi kanan keyboard, sementara sang putri, Rani, berdiri gelisah di belakang kursi ayahnya. Mereka hanya punya satu tujuan: menuntaskan pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA tepat di hari ketiga. Namun suasana rumah yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":299325,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"Misinformasi Timbulkan Kisruh SPMB","format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","share_position":"topbottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"5","show_author_box":"1","show_inline_post_related":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"no-crop","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[153,73],"tags":[],"class_list":["post-299324","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama","category-humaniora"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Jarak Dekat hingga Nilai Tersingkir, Kisah di Balik Kisruh SPMB SMA 2025 - Jendela Informasi Lampung<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"SPMB SMA 2025 diwarnai kebingungan orang tua akibat perubahan aturan tanpa sosialisasi. Permendikdasmen 3\/2025 jadi sorotan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jarak Dekat hingga Nilai Tersingkir, Kisah di Balik Kisruh SPMB SMA 2025 - Jendela Informasi Lampung\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"SPMB SMA 2025 diwarnai kebingungan orang tua akibat perubahan aturan tanpa sosialisasi. Permendikdasmen 3\/2025 jadi sorotan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Jendela Informasi Lampung\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-22T07:16:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-25T03:30:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/smk-3.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"451\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Delima Natalia Napitupulu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@hyattdi\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Delima Natalia Napitupulu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/\"},\"author\":{\"name\":\"Delima Natalia Napitupulu\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/person\/99c23af98abdb72d887d9c58c08f7f91\"},\"headline\":\"Jarak Dekat hingga Nilai Tersingkir, Kisah di Balik Kisruh SPMB SMA 2025\",\"datePublished\":\"2025-06-22T07:16:38+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-25T03:30:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/\"},\"wordCount\":590,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/smk-3.jpg\",\"articleSection\":[\"Berita Utama\",\"Humaniora\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/\",\"url\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/\",\"name\":\"Jarak Dekat hingga Nilai Tersingkir, Kisah di Balik Kisruh SPMB SMA 2025 - Jendela Informasi Lampung\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/smk-3.jpg\",\"datePublished\":\"2025-06-22T07:16:38+00:00\",\"dateModified\":\"2025-06-25T03:30:42+00:00\",\"description\":\"SPMB SMA 2025 diwarnai kebingungan orang tua akibat perubahan aturan tanpa sosialisasi. Permendikdasmen 3\/2025 jadi sorotan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/smk-3.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/smk-3.jpg\",\"width\":600,\"height\":451,\"caption\":\"Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA\/SMK di Bandar Lampung (Lampost\/Umar)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jarak Dekat hingga Nilai Tersingkir, Kisah di Balik Kisruh SPMB SMA 2025\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#website\",\"url\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/\",\"name\":\"Jendela Informasi Lampung\",\"description\":\"Portal Berita dan Informasi Lampung Terkini, Teruji dan Tepercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#organization\",\"name\":\"Jendela Informasi Lampung\",\"url\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Lampost-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Lampost-logo.png\",\"width\":696,\"height\":696,\"caption\":\"Jendela Informasi Lampung\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/person\/99c23af98abdb72d887d9c58c08f7f91\",\"name\":\"Delima Natalia Napitupulu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/litespeed\/avatar\/b2537db91744d61b49c4848d001ba680.jpg?ver=1778320962\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/litespeed\/avatar\/b2537db91744d61b49c4848d001ba680.jpg?ver=1778320962\",\"caption\":\"Delima Natalia Napitupulu\"},\"description\":\"Lampung Post\",\"sameAs\":[\"https:\/\/x.com\/hyattdi\"],\"url\":\"https:\/\/lampost.co\/epaper\/author\/delimanatalia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jarak Dekat hingga Nilai Tersingkir, Kisah di Balik Kisruh SPMB SMA 2025 - Jendela Informasi Lampung","description":"SPMB SMA 2025 diwarnai kebingungan orang tua akibat perubahan aturan tanpa sosialisasi. Permendikdasmen 3\/2025 jadi sorotan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Jarak Dekat hingga Nilai Tersingkir, Kisah di Balik Kisruh SPMB SMA 2025 - Jendela Informasi Lampung","og_description":"SPMB SMA 2025 diwarnai kebingungan orang tua akibat perubahan aturan tanpa sosialisasi. Permendikdasmen 3\/2025 jadi sorotan","og_url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/","og_site_name":"Jendela Informasi Lampung","article_published_time":"2025-06-22T07:16:38+00:00","article_modified_time":"2025-06-25T03:30:42+00:00","og_image":[{"width":600,"height":451,"url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/smk-3.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Delima Natalia Napitupulu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@hyattdi","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Delima Natalia Napitupulu","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/"},"author":{"name":"Delima Natalia Napitupulu","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/person\/99c23af98abdb72d887d9c58c08f7f91"},"headline":"Jarak Dekat hingga Nilai Tersingkir, Kisah di Balik Kisruh SPMB SMA 2025","datePublished":"2025-06-22T07:16:38+00:00","dateModified":"2025-06-25T03:30:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/"},"wordCount":590,"publisher":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/smk-3.jpg","articleSection":["Berita Utama","Humaniora"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/","url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/","name":"Jarak Dekat hingga Nilai Tersingkir, Kisah di Balik Kisruh SPMB SMA 2025 - Jendela Informasi Lampung","isPartOf":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/smk-3.jpg","datePublished":"2025-06-22T07:16:38+00:00","dateModified":"2025-06-25T03:30:42+00:00","description":"SPMB SMA 2025 diwarnai kebingungan orang tua akibat perubahan aturan tanpa sosialisasi. Permendikdasmen 3\/2025 jadi sorotan","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/#primaryimage","url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/smk-3.jpg","contentUrl":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/smk-3.jpg","width":600,"height":451,"caption":"Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA\/SMK di Bandar Lampung (Lampost\/Umar)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/humaniora\/kisruh-spmb-sma-2025-akibat-miskomunikasi-aturan-baru\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jarak Dekat hingga Nilai Tersingkir, Kisah di Balik Kisruh SPMB SMA 2025"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#website","url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/","name":"Jendela Informasi Lampung","description":"Portal Berita dan Informasi Lampung Terkini, Teruji dan Tepercaya","publisher":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#organization","name":"Jendela Informasi Lampung","url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Lampost-logo.png","contentUrl":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/Lampost-logo.png","width":696,"height":696,"caption":"Jendela Informasi Lampung"},"image":{"@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/person\/99c23af98abdb72d887d9c58c08f7f91","name":"Delima Natalia Napitupulu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/litespeed\/avatar\/b2537db91744d61b49c4848d001ba680.jpg?ver=1778320962","contentUrl":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-content\/litespeed\/avatar\/b2537db91744d61b49c4848d001ba680.jpg?ver=1778320962","caption":"Delima Natalia Napitupulu"},"description":"Lampung Post","sameAs":["https:\/\/x.com\/hyattdi"],"url":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/author\/delimanatalia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/299324","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=299324"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/299324\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/media\/299325"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=299324"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=299324"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lampost.co\/epaper\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=299324"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}