• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 07/01/2026 07:16
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Feature

Perjuangan Tukang Becak, Bertahan dari Gempuran Teknologi

Salda AndalaPutribySalda AndalaandPutri
26/10/23 - 12:21
in Feature
A A
Perjuangan Tukang Becak, Bertahan dari Gempuran Teknologi

Bandar Lampung (Lampost.co)–Tukang becak kini tidak sepopuler jaman dahulu, sekitar tahun 90-an. Keberadaannya bahkan mulai tergerus teknologi, tukang becak tidak banyak peminat karena ojek online bertebaran.

Seperti kisah dua tukang becak ini, di tengah teriknya matahari di Jalan Radin Intan, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung, Saipudin (65) dan Saipullah (46) bertahan menunggu penumpang. Mereka menunggu penumpang di becak masing-masing, bahkan tidur sesekali karena penumpang tak kunjung datang.

Sejak pagi hingga tengah hari, belum ada yang menggunakan jasa mereka, sementara ojek online (ojol) semakin populer dan menarik perhatian penumpang. Kendaraan yang dulunya menjadi tren pada tahun 90-an, kini tergerus oleh kemajuan teknologi yang terus berkembang, memaksa tukang becak menghadapi tantangan berat.

Mereka yang bertahan dalam profesi ini bukan karena menolak beradaptasi dengan teknologi, tetapi karena faktor usia. Mereka tidak memiliki biaya untuk membeli ponsel dan belajar dari awal.

“Ditambah kami gak ada biaya buat beli HP dan belajar dari awal lagi, jadi ya mau tidak mau seperti inilah hanya bisa menunggu,” kata Saipullah saat ditemui di lokasi mangkalnya pada Kamis, 26 Oktober 2023.

 

Saipullah, yang telah bekerja sebagai tukang becak selama 25 tahun sejak 1998, memulai profesi ini setelah lulus SMA. Pada masa itu, banyak yang masih menggunakan jasa becak. Bahkan dalam sehari ia bisa melayani lebih dari 20 penumpang.

Namun, mulai sepi saat ojek online mulai muncul di Bandar Lampung pada tahun 2014. Saipullah mengakui bahwa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anak-anaknya, pendapatannya tidak mencukupi, meskipun istri yang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) membantu.

“Terbantu kadang ada orang yang kasih makanan atau uang kalau lewat,”katanya.

Sementara itu, Saipudin mengaku sering mengalami satu bulan penuh tanpa menarik seorang penumpang pun, pulang dengan tangan hampa. Hal ini menyedihkan dan mengakui kalah bersaing dengan moda transportasi lain seperti ojek online yang sedang populer.

Hari-hari bahagianya adalah ketika ia berhasil mendapat penumpang hingga tiga kali dalam sehari, namun hal ini jarang terjadi. Kendala lain adalah besaran pendapatan yang minim, sekitar Rp15 ribu/penumpang.

Namun, di sisi lain, mereka tetap bersyukur bahwa mereka masih dapat menjalani hidup hingga usia 65 tahun dengan kesehatan yang baik. Mereka selalu merasa lebih muda. Kuncinya adalah bersyukur, walaupun dalam masa sulit seperti ini, mereka tetap memiliki semangat untuk terus menjalani kehidupan.

“Kuncinya jalanin hidup banyak bersyukur, walaupun pernah satu bulan tidak dapat tarikan, kadang kalau rame cuma tiga kali narik kalau jaman sekarang,” katanya.

Kisah para tukang becak ini menggambarkan ketahanan dan semangat yang tak tergoyahkan dalam menghadapi perubahan zaman. Meskipun teknologi terus berkembang, semangat dan keberanian mereka patut diapresias

Putri Purnama

 

ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

PEMBANGUNAN JALAN LAYANG. Sejumlah pekerja mengerjakan proyek pembangunan jalan layang di Jalan Sultan Agung, Bandar Lampung, beberapa waktu lalu. Dok/Lampost.co

BPJS Ketenagakerjaan, Penjaga Asa Para Pekerja Melawan Risiko Hidup

byAdi Sunaryo
29/11/2025

Bandar Lampung (Lampost.co): Tidak ada pekerja yang bangun pagi dengan harapan mengalami kecelakaan, kehilangan pekerjaan, atau bahkan wafat di tengah...

Samsul Rizal (70) seorang petani di Pekon Pemerihan Kecamatan Krui Selatan Kabupaten Pesisir Barat,

Samsul Rizal, Petani Tangguh Pesisir Barat yang Tak Takluk oleh Harga Pupuk Mahal

byDelima Napitupuluand1 others
12/11/2025

Krui (Lampost.co)--Siang bergulir menuju senja di Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat. Di antara hembusan angin pesisir yang membawa aroma...

Juliana Marins, pendaki asal Brasil yang harus menghentikan petualangannya di Gunung Rinjani, Lombok, NTB.

Ketika Petualang dan Penari Itu Tak Kembali dari Rinjani

bySri Agustina
28/06/2025

Bandar Lampung (Lampost.co)--“Never try, never fly.” Itulah kalimat terakhir yang ditulis Juliana Marins dalam unggahan Instagram-nya. Sebuah kalimat sederhana yang...

Berita Terbaru

ADV Pemprov
Advertorial

Pemprov Jawa Tengah Jalin Kerja Sama dengan Pemprov Lampung, Fokus Bidang Ekonomi

byIsnovan Djamaludin
07/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)—Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung. Hal tersebut ditandai dengan kedatangan Gubernur Jawa...

Read moreDetails
Keuskupan Tanjungkarang kunjungi UIM (1)

UIM Lampung Terima Kunjungan Uskup Keuskupan Tanjungkarang, Perkuat Nilai Inklusivitas dan Toleransi

07/01/2026
Ratusan Umat Buddha Ikuti Ibadah Tutup Tahun Sambut Imlek di Vihara Amurwa Bhumi Graha

Ratusan Umat Buddha Ikuti Ibadah Tutup Tahun Sambut Imlek di Vihara Amurwa Bhumi Graha

06/01/2026
Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kanan), dan Menko Pangan Zulkifli Hasan (kedua kiri) memberikan arahan saat Taklimat Awal Tahun pada retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/bar/pri

Prabowo Tekankan Strategi Transformasi Bangsa di Retret Hambalang

06/01/2026
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, yang juga Juru Bicara Presiden RI, menggelar jumpa pers di sela retret Kabinet Merah Putih di kediaman pribadi Prabowo, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). ANTARA/Mentari Dwi Gayati.

Ini Alasan Presiden Prabowo Mengabsen Ketum Parpol di Retret Hambalang

06/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.