393 Jemaah Haji Asal Lampung Sudah Pulang

Editor Ricky Marly, Penulis Umar Robbani
Minggu, 23 Juni 2024 14.51 WIB
393 Jemaah Haji Asal Lampung Sudah Pulang
Jemaah haji asal Lampung tiba di Asrama Haji, Minggu, 23 Juni 2024. (Lampost.co/Umar Robbani)

Bandar Lampung (Lampost.co) — Kloter 3 jemaah haji tiba di Asrama Haji Lampung, Minggu, 23 Juni 2024. Kakanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo mengungkapkan, jemaah yang pulang merupakan kloter 1 JKG-03.

Ia mengatakan, jumlah jemaah yang telah pulang berjumlah 393 orang. Jumlah itu terdiri dari 388 jemaah dan sisanya merupakan pendamping. Sebanyak 285 orang di antaranya berasal dari Bandar Lampung dan 2 asal Way Kanan.

“Satu jemaah yang harusnya pulang hari ini meninggal sebelum berangkat,” ungkapnya.

Baca Juga:

Jemaah Haji Indonesia yang Meninggal Mendapat Penanganan dengan Layak

Secara total jemaah asal Lampung yang berangkat ke Arab Saudi berjumlah 7.301 orang. Kepulangan jemaah secara bertahap hingga 21 Juli mendatang.

Ia menambahkan, hingga masa kepulangan jumlah jemaah haji meninggal berjumlah 6 orang. Jumlah itu berasal dari 2 jemaah asal Bandar Lampung, 1 asal Tanggamus, 1 asal Tulangbawang Barat, dan 2 asal Lampung Timur.

“Jumlah ini yang paling sedikit selama pelaksanaan haji di Lampung, terlebih dibandingkan tahun lalu,” kata dia.

Menurutnya, saat berangkat para jemaah sudah mendaftar pada asuransi. Sehingga jemaah yang meninggal dalam pelaksanaan ibadah haji akan mendapatkan tali asih melalui asuransi sebesar Bipih yang mereka bayarkan.

“Uang dari asuransi akan langsung dikirim ke rekening peserta, dan hajinya akan di-badalkan,” jelasnya.

Terima Kasih

Kedatangan jemaah haji itu pun disambut langsung oleh Penjabat (Pj.) Gubernur Lampung Samsudin. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah selama menjalankan ibadah.

Minimnya jumlah jemaah yang meninggal merupakan salah satu keberhasilan pelayanan haji oleh Kanwil Kemenag Lampung. Terlebih jemaah yang meninggal pun bukan karena kesalahan penyelenggara tapi karena sakit dan usia.

“Mereka yang meninggal karena sakit dan sepuh, maka kita tidak bisa menyalahi takdir Allah,” ungkapnya.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI