Bandar Lampung (Lampost.co): Jemaah calon haji Indonesia dari kelompok terbang (kloter) perdana yang sudah tiba di Makkah mulai menunaikan ibadahe umrah wajib di Masjidil Haram.
Ketua Rombongan kloter Embarkasi Solo (SOC) 1, Muhammad Tasrifin Salim, mengungkapkan pihaknya menerapkan strategi khusus untuk menjaga keamanan dan kenyamanan jemaah selama beribadah.
Tasrifin membagi jemaah ke dalam kelompok kecil. Setiap kelompok berisi sekitar 40 orang.
Dia juga mengatur formasi jemaah di area masjid. Jamaah laki-laki membentuk barisan seperti huruf U. Jamaah perempuan menempati bagian tengah agar mendapat perlindungan ekstra.
Tasrifin menjelaskan pengaturan itu memastikan petugas memantau seluruh jemaah dan menjaga keamanan mereka selama menjalankan rangkaian umrah.
Dia memastikan seluruh anggota rombongan berada dalam kondisi sehat dan siap beribadah.
Setibanya di Makkah, petugas memberi jemaah waktu istirahat yang cukup di hotel sebelum memulai aktivitas ibadah. Selain itu, jemaah juga mengikuti pembekalan manasik haji tiga kali saat masih di Tanah Air.
Semangat beribadah terlihat jelas, termasuk dari kalangan lanjut usia. Salah satu jemaah, Khusaeri Badrun (84), asal Tegal, Jawa Tengah, mengaku terharu karena akhirnya menunaikan ibadah haji dan melihat Ka’bah untuk pertama kali.
Khusaeri meminta doa agar seluruh proses ibadah berjalan lancar.
Di sisi lain, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus mengingatkan jemaah agar bijak mengatur energi.
PPIH meminta jemaah tidak memaksakan diri beraktivitas terlalu sering di masjid bila kondisi fisik tidak memungkinkan.
PPIH menaruh perhatian utama pada kesehatan jemaah karena jemaah masih harus menjalani rangkaian ibadah puncak. Rangkaian itu meliputi wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, lempar jumrah, hingga tawaf ifadah yang membutuhkan stamina.
Selain itu, PPIH juga mengingatkan jemaah agar tidak memberi uang tip kepada sopir bus Shalawat. Aturan itu menjadi bagian dari layanan transportasi selama di Tanah Suci.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update