Jakarta (Lampost.co) – Film horor Indonesia terus mencuri perhatian penonton bioskop nasional. Selain itu, unsur budaya lokal membuat ceritanya terasa dekat dan menyeramkan. Dalam sepuluh tahun terakhir, film horor konsisten mendominasi jumlah penonton. Bahkan, beberapa judul berhasil memecahkan rekor box office nasional.
Poin Penting:
- Film horor Indonesia mendominasi box office nasional.
- KKN di Desa Penari menjadi film horor terlaris sepanjang masa.
- Banyak film sukses diadaptasi dari kisah viral dan nyata.
- Sutradara ternama memperkuat kualitas genre horor lokal.
Menariknya, banyak film horor diadaptasi dari kisah viral atau cerita nyata. Karena itu, daya tariknya semakin kuat di mata penonton.
Berikut daftar film horor Indonesia paling laris sepanjang masa.
1. KKN di Desa Penari (2022) – 10.061.033 penonton
Film ini diadaptasi dari thread viral SimpleMan di media sosial. Selain itu, Awi Suryadi menyutradarai film ini dengan pendekatan horor lokal kuat.
Baca juga : Qorin 2: Film Horor Fedi Nuril tentang Bullying dan Teror Mistis yang Mencekam
Cerita mengikuti enam mahasiswa yang menjalani KKN di desa terpencil. Namun, mereka melanggar aturan desa hingga memicu teror mistis mematikan.
2. Pengabdi Setan 2: Communion (2022) – 6.391.982 penonton
Joko Anwar melanjutkan kisah teror Raminom pada keluarga Suwono. Kali ini, latar rumah susun menghadirkan suasana horor lebih intens.
Film ini menampilkan karakter baru yang turut diteror sekte misterius. Karena itu, ketegangan terasa lebih luas dan kompleks.
3. Vina: Sebelum 7 Hari (2024) – 5.815.945 penonton
Film ini meraih ratusan ribu penonton pada hari pertama penayangan. Selain itu, film ini langsung masuk lima besar pembukaan tertinggi.
Kisahnya diangkat dari kasus nyata di Cirebon tahun 2016. Cerita terungkap melalui kerasukan arwah Vina kepada sahabatnya.
4. Sewu Dino (2023) – 4.886.406 penonton
Kimo Stamboel menggarap film adaptasi thread viral SimpleMan ini. Kesuksesan film ini bahkan melahirkan prekuel berjudul Janur Ireng.
Cerita berfokus pada teror santet Sewu Dino yang mematikan. Tokoh utama harus bertahan demi menyelamatkan nyawanya.
5. Kang Mak from Pee Mak (2024) – 4.860.565 penonton
Film horor komedi ini diadaptasi dari film Thailand populer. Herwin Novianto menyutradarai film ini di bawah Falcon Pictures.
Baca juga : 5 Film Box Office Dunia 2025, Ne Zha 2 Pecahkan Rekor Pendapatan Global
Cerita mengikuti Makmur yang kembali bertemu istrinya setelah perang. Namun, teman-temannya mencurigai sang istri sebagai arwah gentayangan.
6. Pabrik Gula (2025) – 4.726.760 penonton
Film ini langsung menembus daftar horor terlaris sepanjang masa. Awi Suryadi menyutradarai film ini bersama MD Pictures.
Kisahnya menyoroti teror di pabrik gula tua tahun 2003. Pelanggaran aturan memicu kemarahan kerajaan makhluk gaib.
7. Pengabdi Setan (2017) – 4.206.103 penonton
Film ini merupakan reboot dari film legendaris tahun 1980. Selain itu, film ini meraih tujuh Piala Citra FFI 2017.
Cerita berpusat pada keluarga Rini yang diteror arwah sang ibu. Mereka harus menghadapi rahasia kelam pemujaan setan.
8. Badarawuhi di Desa Penari (2024) – 4.015.120 penonton
Film prekuel ini mengungkap asal-usul sosok Badarawuhi. Menariknya, film ini menjadi film Indonesia pertama berlabel IMAX.
Cerita mengikuti Mila yang terjebak ritual mengerikan. Arwahnya terperangkap bersama penari di dunia lain.
9. Siksa Kubur (2024) – 4.000.826 penonton
Joko Anwar mengembangkan film pendeknya menjadi layar lebar. Film ini juga tayang di Rusia dan Vietnam.
Cerita mengikuti perempuan yang meragukan konsep balasan kubur. Trauma masa lalu mendorongnya mencari kebenaran mengerikan.
10. Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018) – 3.346.185 penonton
Film ini menghidupkan kembali ikon horor Suzzanna. Luna Maya memerankan karakter legendaris tersebut.
Cerita menampilkan Suzzanna yang bangkit sebagai Sundel Bolong. Ia meneror para pembunuhnya setelah kematian tragis.








