• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 08/01/2026 00:03
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Hiburan

Anak Gemar Nyanyikan Lagu Viral TikTok dan Dewasa, ini Penyebabnya

EffranMedcombyEffranandMedcom
02/08/24 - 14:07
in Hiburan
A A
RAN merilis album bertajuk RAN For Your Kids. Dok Medcom

RAN merilis album bertajuk RAN For Your Kids. Dok Medcom

Jakarta (Lampost.co) — Akses dan penciptaan lagu anak Indonesia saat ini kian minim dan menjadikan generasi saat ini kerap menyanyikan lagu-lagu yang viral di media sosial (medsos), khususnya TikTok. Padahal, musik di medsos itu merupakan karya untuk segmen dewasa sehingga tidak sesuai usia anak-anak.

Lagu anak saat ini tidak lagi terdengar meriah seperti akhir 90-an dan awal 2000-an. Ketika itu justru terdapat banyak penyanyi cilik yang masuk ke industri musik.

Namun, menurut Anugerah Musik Indonesia (AMI), lagu anak masih sesuai dengan zaman saat ini karena masih ada produksi lagu anak dalam beberapa tahun terakhir.

 

Berdasarkan catatan AMI dalam dua tahun terakhir jumlah lagu anak yang terdaftar untuk AMI Awards mencapai 184 lagu pada 2023 dan 168 karya pada 2024. Angka itu terbilang masif, tetapi karya musik itu jarang sampai bermuara ke telinga anak-anak saat ini.

Pengamat musik, David Tarigan, menilai popularitas lagu anak bergantung pada hook. Lalu cara distribusi dan strategi pemasaran lagu itu agar sampai ke anak-anak.

“Persoalannya pada distribusi yang esensinya memang teknis, seperti hook lagu anak. Sebab, hook dari lagu sangat penting agar menempel di kepala anak. Sehingga, anak mudah mengingat,” kata David.

Dia melanjutkan semangat kolektif berbagai pihak bisa memantik kembalinya popularitas dan tren lagu anak di industri musik. Termasuk musisi dewasa yang memiliki inisiatif akan ikut memproduksi lagu anak.

“Tidak bisa dari satu pihak saja sehingga harus inisiatif kolektif untuk ramai-ramai kembali mengangkat lagu anak. Tapi, tidak semua pihak terkait mau untuk itu,” kata dia.

Upaya itu sempat datang dari para musisi yang prihatin, seperti Titiek Puspa yang menggagas grup anak Duta Cinta. Selain itu, Erwin Gutawa yang menggarap kolektif Di Atas Rata-Rata dengan mengumpulkan anak-anak berbakat musik dari seluruh Indonesia. Namun, upaya tersebut justru memiliki banyak tantangan terkait keberlanjutan.

Lagu Anak RAN

Langkah teranyar juga hadir dari trio RAN yang pada 23 Juli 2024 merilis album bertajuk RAN For Your Kids. Album mengaransemen ulang lagu mereka, seperti “Selamat Pagi”, “Sepeda”, dan “Dekat di Hati”.

Langkah itu sebagai bentuk kepedulian trio yang beranggota Rayi, Asta dan Nino, terhadap kondisi krisis lagu anak Indonesia.

“Kami concern dan mau berbuat sehingga tidak ingin diam saja. Kami ingin berperan di dunia musik anak-anak Indonesia lewat lagu-lagu yang cocok juga untuk anak-anak dengarkan,” ujar seorang personel RAN, Rayi.

Mereka menilai anak-anak sepatutnya bisa menyanyikan dan mengekspresikan perasaan melalui lagu-lagu yang sesuai usia. Hal tersebut yang mendasari RAN meluncurkan mini album RAN for Your Kids.

Kumpulan karya musik mengajak para penyanyi anak hasil audisi bisa membawakan lagu-lagu milik RAN yang lebih bertema general dan bisa anak-anak nyanyikan.

Ketiganya turut menyadari kondisi anak-anak menyanyikan lagu dewasa bukan kesalahan anak, orang tua, ataupun musisi. Namun, akibat minimnya eksposur terhadap lagu-lagu anak saat ini.

“Kebetulan opsi lagu, akses, dan eksposur terhadap lagu anak itu yang kurang. Sehingga, orang tua atau anak juga enggak tahu lagu yang aman untuk anak konsumsi atau dengarkan,” kata Rayi.

Untuk itu, mini album terbaru RAN itu akan merespons minimnya eksposur lagu-lagu anak Indonesia yang kalah banyaknya dari luar negeri.

“Sepatutnya anak-anak menyanyikan dan mendengarkan lagu-lagu yang indah-indah dan lebih cocok dengan usia mereka. Sebab, di lagu dewasa banyak diksi yang belum waktunya mereka dengar,” kata Nino.

Tags: lagu anaklagu tiktokViral
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Mediasi dengan Richard Lee Gagal, Polisi Segera Periksa Doktif Sebagai Tersangka

byNana Hasan
07/01/2026

Jakarta (Lampost.co) - Konflik hukum antara dr. Samira atau Dokter Detektif (Doktif) dengan dr. Richard Lee semakin memanas. Polres Metro...

Jonathan Frizzy

Aktor Jonathan Frizzy Bebas Bersyarat Hari Ini

byNana Hasan
07/01/2026

Jakarta (Lampost.co) - Aktor ternama Jonathan Frizzy atau Ijonk meninggalkan Lapas Pemuda Kelas 2A Tangerang pada Rabu, 7 Januari 2026....

Pencipta Lagu Laporkan LMKN

Skandal Royalti Rp14 Miliar: Puluhan Pencipta Lagu Resmi Laporkan LMKN ke KPK

byNana Hasan
07/01/2026

Jakarta (Lampost.co) - Polemik tata kelola royalti musik Indonesia kini memasuki babak baru yang sangat serius. Sebanyak 60 pencipta lagu...

Berita Terbaru

Xiaomi, kembali menunjukkan keseriusannya di industri kendaraan listrik dengan menghadirkan Xiaomi SU7 versi terbaru untuk pasar domestik.
Bandar Lampung

Xiaomi Luncurkan Kendaraan Listrik, Jarak Tempuh Tembus 900 Km

byNur
07/01/2026

Bandar Lampung (Lampopst.co)-- Produsen teknologi asal China, Xiaomi, kembali menunjukkan keseriusannya di industri kendaraan listrik dengan menghadirkan Xiaomi SU7 versi...

Read moreDetails
Target PAD 2026 Diminta Realistis, DPRD Soroti Validitas Data Kendaraan

Target PAD 2026 Diminta Realistis, DPRD Soroti Validitas Data Kendaraan

07/01/2026
Dinkes Bandar Lampung Gelar Penyelidikan Epidemiologi di Tiap Temuan Kasus DBD

Dinkes Bandar Lampung Gelar Penyelidikan Epidemiologi di Tiap Temuan Kasus DBD

07/01/2026
PSN Jadi Kunci Sukses Bandar Lampung Tekan Angka DBD di 2025

PSN Jadi Kunci Sukses Bandar Lampung Tekan Angka DBD di 2025

07/01/2026
Waspadai Barang Bekas Bisa Jadi Sarang Nyamuk di Musim Hujan

Waspadai Barang Bekas Bisa Jadi Sarang Nyamuk di Musim Hujan

07/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.