• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 19/02/2026 11:42
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Hiburan

Anak Gemar Nyanyikan Lagu Viral TikTok dan Dewasa, ini Penyebabnya

EffranMedcombyEffranandMedcom
02/08/24 - 14:07
in Hiburan
A A
RAN merilis album bertajuk RAN For Your Kids. Dok Medcom

RAN merilis album bertajuk RAN For Your Kids. Dok Medcom

Jakarta (Lampost.co) — Akses dan penciptaan lagu anak Indonesia saat ini kian minim dan menjadikan generasi saat ini kerap menyanyikan lagu-lagu yang viral di media sosial (medsos), khususnya TikTok. Padahal, musik di medsos itu merupakan karya untuk segmen dewasa sehingga tidak sesuai usia anak-anak.

Lagu anak saat ini tidak lagi terdengar meriah seperti akhir 90-an dan awal 2000-an. Ketika itu justru terdapat banyak penyanyi cilik yang masuk ke industri musik.

Namun, menurut Anugerah Musik Indonesia (AMI), lagu anak masih sesuai dengan zaman saat ini karena masih ada produksi lagu anak dalam beberapa tahun terakhir.

 

Berdasarkan catatan AMI dalam dua tahun terakhir jumlah lagu anak yang terdaftar untuk AMI Awards mencapai 184 lagu pada 2023 dan 168 karya pada 2024. Angka itu terbilang masif, tetapi karya musik itu jarang sampai bermuara ke telinga anak-anak saat ini.

Pengamat musik, David Tarigan, menilai popularitas lagu anak bergantung pada hook. Lalu cara distribusi dan strategi pemasaran lagu itu agar sampai ke anak-anak.

“Persoalannya pada distribusi yang esensinya memang teknis, seperti hook lagu anak. Sebab, hook dari lagu sangat penting agar menempel di kepala anak. Sehingga, anak mudah mengingat,” kata David.

Dia melanjutkan semangat kolektif berbagai pihak bisa memantik kembalinya popularitas dan tren lagu anak di industri musik. Termasuk musisi dewasa yang memiliki inisiatif akan ikut memproduksi lagu anak.

“Tidak bisa dari satu pihak saja sehingga harus inisiatif kolektif untuk ramai-ramai kembali mengangkat lagu anak. Tapi, tidak semua pihak terkait mau untuk itu,” kata dia.

Upaya itu sempat datang dari para musisi yang prihatin, seperti Titiek Puspa yang menggagas grup anak Duta Cinta. Selain itu, Erwin Gutawa yang menggarap kolektif Di Atas Rata-Rata dengan mengumpulkan anak-anak berbakat musik dari seluruh Indonesia. Namun, upaya tersebut justru memiliki banyak tantangan terkait keberlanjutan.

Lagu Anak RAN

Langkah teranyar juga hadir dari trio RAN yang pada 23 Juli 2024 merilis album bertajuk RAN For Your Kids. Album mengaransemen ulang lagu mereka, seperti “Selamat Pagi”, “Sepeda”, dan “Dekat di Hati”.

Langkah itu sebagai bentuk kepedulian trio yang beranggota Rayi, Asta dan Nino, terhadap kondisi krisis lagu anak Indonesia.

“Kami concern dan mau berbuat sehingga tidak ingin diam saja. Kami ingin berperan di dunia musik anak-anak Indonesia lewat lagu-lagu yang cocok juga untuk anak-anak dengarkan,” ujar seorang personel RAN, Rayi.

Mereka menilai anak-anak sepatutnya bisa menyanyikan dan mengekspresikan perasaan melalui lagu-lagu yang sesuai usia. Hal tersebut yang mendasari RAN meluncurkan mini album RAN for Your Kids.

Kumpulan karya musik mengajak para penyanyi anak hasil audisi bisa membawakan lagu-lagu milik RAN yang lebih bertema general dan bisa anak-anak nyanyikan.

Ketiganya turut menyadari kondisi anak-anak menyanyikan lagu dewasa bukan kesalahan anak, orang tua, ataupun musisi. Namun, akibat minimnya eksposur terhadap lagu-lagu anak saat ini.

“Kebetulan opsi lagu, akses, dan eksposur terhadap lagu anak itu yang kurang. Sehingga, orang tua atau anak juga enggak tahu lagu yang aman untuk anak konsumsi atau dengarkan,” kata Rayi.

Untuk itu, mini album terbaru RAN itu akan merespons minimnya eksposur lagu-lagu anak Indonesia yang kalah banyaknya dari luar negeri.

“Sepatutnya anak-anak menyanyikan dan mendengarkan lagu-lagu yang indah-indah dan lebih cocok dengan usia mereka. Sebab, di lagu dewasa banyak diksi yang belum waktunya mereka dengar,” kata Nino.

Tags: lagu anaklagu tiktokViral
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

The Housemaid

Mengupas Misteri The Housemaid, Adaptasi Thriller Psikologis yang Bikin Penonton Terkecoh

byEffran
18/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Film The Housemaid langsung mencuri perhatian sejak awal tahun. Banyak penonton membicarakan ketegangannya yang konsisten dari...

Narnia netflix.

6 Film Netflix 2026 yang Wajib Ditonton, Thriller Hingga Fantasi

byEffran
18/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Tahun 2026 menjadi periode sibuk bagi Netflix dalam menghadirkan film-film original yang menarik perhatian penonton global. Deretan...

Luka, Makan, Cinta di Netflix

6 Film dan Serial Original Netflix Indonesia 2026

byEffran
18/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Netflix kembali memperkuat katalog lokalnya pada 2026. Platform streaming itu menyiapkan sejumlah film dan serial original Indonesia...

Berita Terbaru

Yakuza Kiwami 3
Teknologi

Yakuza Kiwami 3 dan Update Monster Hunter Stories 3 Panaskan 2026

byDenny ZY
19/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) --  Memasuki pekan ketiga Februari 2026, industri game global diramaikan dengan performa gemilang remake legendaris dari SEGA...

Read moreDetails
Monster Hunter Stories 3

Capcom Revolusi Monster Hunter Stories 3: Twisted Reflection, Adopsi Mekanik JRPG Modern untuk Kenyamanan Pemain

19/02/2026
Seedance2.0

Perang Terbuka Hollywood 2026: Netflix, WB, dan Paramount Bersatu Melawan Dominasi AI Seedance 2.0 ByteDance

19/02/2026
Samsung Galaxy Tab S12 Ultra

Bocoran Galaxy Tab S12 Ultra dan Watch Ultra 2, Samsung Siap Naikkan Level

19/02/2026
Steam Sale Februari 2026

Steam Sale Ramadhan 2026: Daftar Game AAA dan Indie Diskon 90 Persen untuk Teman Ngabuburit

19/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.