Jakarta (Lampost.co)–– Setelah hampir dua dekade, film legendaris Mendadak Dangdut yang pertama kali rilis pada tahun 2006. Film tersebut kini kembali dalam versi remake yang siap tayang seluruh Indonesia mulai 30 April 2025.
Film yang kembali garapan oleh sutradara Monty Tiwa ini akan menampilkan wajah baru dalam balutan cerita yang lebih segar. Namun tetap membawa semangat khas dari versi originalnya.
Kali ini, aktris dan model ternama Anya Geraldine mendapat kepercayaan memerankan karakter utama bernama Naya, seorang penyanyi pop sukses yang hidupnya berubah drastis dalam sekejap. Popularitas yang selama ini ia nikmati mendadak runtuh setelah dirinya mendapat tuduhan terlibat dalam kematian asistennya. Dalam tekanan dan keputusasaan, Naya memutuskan untuk melarikan diri sambil mencari cara membuktikan bahwa ia tak bersalah.
Baca juga: 15 Film Terbaik Studio Ghibli dengan Rating IMDb Tertinggi
Dalam pelariannya, Naya tak sendiri. Ia bersama sang ayah, Anwar (yang memerankan oleh Joshua Pandelaki), yang mengalami gangguan ingatan. Namun dugaan kuat menjadi saksi kunci dalam tragedi tersebut.
Bersama adiknya Lola (Nurra Datau), mereka melakukan perjalanan yang mengarah pada banyak kejutan. Salah satunya, pertemuan dengan dua pemuda kampung unik. Wawan (Keanu Angelo) dan Wendhoy (Fajar Nugra).
Duo ini sedang merintis karier sebagai musisi dangdut dan memaksa Naya untuk bergabung menjadi penyanyi mereka demi menyambung hidup.
Naya yang terbiasa dengan dunia gemerlap musik pop kini harus beradaptasi dengan kehidupan rakyat kecil dan menyelami budaya musik dangdut yang sangat jauh dari kehidupannya sebelumnya. Perjalanan ini tidak hanya menjadi pelarian. Tapi juga perjalanan batin dan pencarian jati diri.
Tantangan Baru di Film Mendadak Dangdut
Dalam konferensi pers yang berlangsung di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (9/4), Anya Geraldine mengungkapkan pengalamannya selama terlibat dalam proyek film ini. Menurutnya, keterlibatan dalam Mendadak Dangdut versi terbaru ini bermula dari obrolan santai bersama Keanu Angelo, yang kemudian mempertemukannya dengan sang sutradara, Monty Tiwa.
“Aku ngobrol sama Keanu, terus dia bilang ada proyek bagus sama Pak Monty. Ngobrol-ngobrol, jadi nyambung, dan ya udah. Jalannya smooth banget,” ujar Anya dengan antusias.
Meskipun ini adalah kali pertamanya menyanyi dangdut secara profesional, Anya merasa cukup percaya diri berkat pengalaman belajar vokal yang pernah ia jalani sebelumnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa proses persiapan untuk film ini cukup intens, namun tetap terasa menyenangkan.
“Persiapannya lumayan banyak, tapi bukan sesuatu yang bikin stres. Aku sempat belajar nyanyi selama setahun, dan itu ngebantu banget. Di film ini aku harus nyanyi 6 lagu dangdut dan 1 lagu indie. Awalnya aku pikir bisa nggak ya? Tapi ternyata pas rekaman malah enjoy banget. Mungkin karena lagunya udah sering aku dengerin di rumah,” jelas Anya.