• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 01/09/2025 00:51
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Hiburan

Fakta Grave of The Fireflies, Film Studio Ghibli yang Tayang Lagi di Bioskop Indonesia

Film karya sutradara Isao Takahata itu menyajikan kisah penuh haru tentang dua kakak beradik, Seita dan Setsuko, yang berjuang bertahan hidup di tengah Perang Dunia II.

EffranbyEffran
31/08/25 - 18:48
in Hiburan
A A
Grave of the Fireflies. Ghibly

Grave of the Fireflies. Ghibly

Bandar Lampung (Lampost.co) — Siapkan tisu karena film animasi legendaris Studio Ghibli, Grave of the Fireflies, kembali hadir di bioskop Indonesia mulai 29 Agustus 2025.

Film karya sutradara Isao Takahata itu menyajikan kisah penuh haru tentang dua kakak beradik, Seita dan Setsuko, yang berjuang bertahan hidup di tengah Perang Dunia II.

Berbeda dengan film Ghibli lain yang penuh warna, Grave of the Fireflies hadir dengan nuansa gelap, realistis, dan menyayat hati.

Adaptasi Kisah Nyata

Film itu dari novel semi-autobiografi karya Akiyuki Nosaka. Kisahnya terinspirasi pengalaman pribadi sang penulis yang kehilangan adik perempuannya saat perang.

Rasa bersalah karena ia selamat menjadi dasar emosi mendalam dalam cerita yang membuat banyak penonton ikut merasakan kepedihan itu.

Grave of the Fireflies pertama kali rilis di Jepang pada 1988 dengan judul asli Hotaru no Haka. Proyek itu menjadi karya pertama Isao Takahata bersama Studio Ghibli.

Awalnya Ditolak Sang Penulis

Menariknya, Akiyuki Nosaka awalnya menolak tawaran adaptasi. Ia khawatir tak ada medium lain yang mampu menyampaikan emosinya secara utuh.

Namun, sikapnya berubah setelah melihat storyboard garapan Takahata. Ia akhirnya memberikan izin untuk mengadaptasi novel tersebut menjadi film animasi.

Animasi yang Menyampaikan Kesedihan

Nosaka sebelumnya menganggap animasi hanya cocok untuk cerita ringan. Pandangan itu sirna setelah ia melihat Takahata memvisualisasikan penderitaan manusia melalui film itu.

Kunang-kunang yang muncul di film menjadi simbol kehidupan yang singkat dan indah, sekaligus lambang kematian banyak korban perang, termasuk adik Seita, Setsuko.

Fokus pada Rasa, Bukan Pertempuran

Berbeda dengan film perang lain, Takahata memilih tidak menampilkan adegan pertempuran. Ia lebih menekankan dampak perang terhadap kehidupan masyarakat.

Melalui cerita Seita dan Setsuko, penonton menyaksikan perang menghancurkan harapan, mengikis hubungan keluarga, dan menjerumuskan orang ke dalam penderitaan mendalam.

Warisan Emosional Studio Ghibli

Grave of the Fireflies menjadi salah satu film animasi paling menyentuh sepanjang masa. Film itu membuktikan animasi mampu menyampaikan rasa kehilangan dan kesedihan dengan kekuatan yang sama, bahkan lebih dari film live action.

Kini, generasi baru penonton di Indonesia berkesempatan kembali merasakan pengalaman emosional tersebut di layar lebar.

Tags: fakta Grave of the Firefliesfilm Ghibli sedihGrave of the Fireflies tayang di IndonesiaStudio Ghibli Indonesia
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Film horor Martyrs.

Film Horor ini Buat Sutradara Ketakutan

byEffran
31/08/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Mike Flanagan sebagai sutradara horor ternama dengan karya, seperti Doctor Sleep, Gerald’s Game, hingga The Haunting...

Film Panji Tengkorak. Falcon

Sinopsis Panji Tengkorak: Film Animasi Terbaru Indonesia

byEffran
31/08/2025

Bandae Lampung (Lampost.co) -- Film animasi Panji Tengkorak resmi rilis sebagai karya terbaru anak bangsa. Adaptasi itu menghidupkan kembali komik...

Aksi demo di Jakarta pada 25 Agustus 2025. Dok MI

Artis Korea dan Thailand Dukung Solidaritas Demo Indonesia, Soroti Kasus Affan Kurniawan

byEffran
31/08/2025

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Gelombang demo di Indonesia dalam beberapa hari terakhir ternyata menarik perhatian artis mancanegara. Sejumlah artis Korea...

Load More
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.