Film Annisa Karya Reza Rahadian Siap Meluncur ke Cannes Film Festival 2026

Film Annisa karya sutradara Reza Rahadian tembus Cannes Film Festival 2026. Simak kisah inspiratif anak tunanetra mengejar mimpi bernyanyi di panggung dunia.

Editor Nana Hasan
Rabu, 06 Mei 2026 10.19 WIB
Film Annisa Karya Reza Rahadian Siap Meluncur ke Cannes Film Festival 2026

JAKARTA (Lampost.co) — Aktor sekaligus sutradara Reza Rahadian kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Film pendek karyanya yang berjudul Annisa berhasil menembus ajang bergengsi Cannes Film Festival 2026. Karya ini akan dipresentasikan dalam program La Semaine de la Critique pada 14 Mei mendatang.

Poin Penting

  • Film Annisa karya Reza Rahadian terpilih tayang di Cannes Film Festival 2026.
  • Mengangkat kisah perjuangan anak tunanetra yang bermimpi menjadi penyanyi panggung.
  • Kolaborasi Regional: Merupakan hasil kerja sama sineas Indonesia dan Filipina melalui Next Step Studio.
  • Melibatkan sinematografer dan penata artistik pemenang penghargaan nasional.

Reza berkolaborasi dengan sineas Filipina, Sam Manacsa, dalam proyek lintas Asia Tenggara bernama Next Step Studio. Film ini mengangkat narasi menyentuh tentang seorang anak perempuan tunanetra. Tokoh utama tersebut memiliki ambisi besar untuk bernyanyi di atas panggung.

Baca juga : Reza Rahadian dan Dian Sastro Bintangi Remake Descendants of the Sun Versi Indonesia

“Ini cerita tentang seorang anak perempuan yang punya mimpi untuk bernyanyi di panggung, tanpa melihat apakah itu panggung besar atau kecil,” ungkap Reza di IFI Thamrin, Selasa (5/5/2026).

Inspirasi dari Kehidupan Nyata

Selanjutnya, Reza menjelaskan bahwa cerita ini berfokus pada keteguhan hati dalam mengejar impian. Inspirasi naskah datang langsung dari pertemuan nyata Reza dengan seorang anak saat proses syuting sebelumnya. Ia mengaku sangat terkesan dengan semangat hidup luar biasa yang dimiliki anak tersebut.

“Saya bertemu ketika saya sedang syuting sebuah film. Saya jatuh cinta pada anak ini, pada semangatnya, pada spirit hidupnya, dan kemudian membuat ceritanya,” lanjutnya.

Selain itu, Reza menekankan pentingnya aspek kejujuran dalam setiap proses kreatif pembuatan filmnya. Ia lebih memilih fokus menangkap emosi daripada sekadar mengejar ambisi teknis yang rumit.

“Saya bukan seorang pembuat film yang saya rasa saya cukup pandai untuk bisa mengetahui apa yang sebenarnya ingin saya ceritakan, selain menangkap gambar demi gambar dan merangkainya menjadi sebuah gambar yang bergerak gitu ya. Di luar itu saya lebih percaya pada bagaimana nanti orang bisa menikmati, mungkin ada yang suka, mungkin tidak, dan lain-lain,” tutup Reza.

Kolaborasi Tim Kreatif Papan Atas

Kemudian, film Annisa menampilkan bakat akting dari Choirunnisa Fernanda, Nazira C. Noer, dan Shakeel Fauzi. Produksi film ini juga melibatkan jajaran sinematografer ternama seperti Vera Lestafa dan Faozan Rizal. Sementara itu, Retno Ratih Damayanti bertindak sebagai penata artistik untuk memperkuat visual film.

Sebagai informasi tambahan, Annisa merupakan satu dari empat film pendek dalam koleksi Next Step Studio 2026. Karya ini bersanding dengan judul lain seperti Holy Crowd dan Original Wound. Partisipasi ini menjadi tonggak sejarah baru bagi sineas Indonesia di panggung perfilman dunia.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI