Jakarta (Lampost.co) — Film Nyanyi Sunyi Dalam Rantang karya Garin Nugroho resmi tayang perdana pada 9 Mei 2025. Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan, Timothy Ivan Triyono, turut hadirvdan menyoroti komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi.
Timothy menyampaikan Presiden Prabowo mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.
Instruksi itu untuk mengefisienkan anggaran belanja negara Rp306,69 triliun. Rinciannya adalah Rp256,1 triliun dari anggaran kementerian/lembaga dan Rp50,59 triliun dari transfer ke daerah.
Selain itu, Presiden Prabowo juga mendorong percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Dalam pidatonya pada peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025, beliau menegaskan pentingnya undang-undang itu untuk menarik kembali kekayaan negara yang para koruptor kuasai.
Film Nyanyi Sunyi Dalam Rantang sendiri merupakan hasil kolaborasi antara Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK), Garin Workshop, dan Padi Padi Creative. Sutradara Garin Nugroho mengungkapkan film itu mengangkat isu korupsi yang selama ini jarang tersentuh industri perfilman nasional.
Ia berharap film itu dapat memicu kesadaran kolektif masyarakat dalam memberantas korupsi dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, turut mengapresiasi film itu sebagai medium edukatif dalam kampanye anti-korupsi. Ia berharap film itu dapat menggugah kesadaran kolektif masyarakat dalam memberantas korupsi sejak dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari.