Jakarta (Lampost.co) – Pecinta horor kini bisa menikmati teror baru lewat Final Destination: Bloodlines. Film ini tayang perdana di HBO Max pada 1 Agustus 2025. Film ini menandai kembalinya franchise Final Destination setelah lama vakum. Kini, kisahnya kembali menghadirkan kematian yang tak terhindarkan.
Poin Penting
- Final Destination: Bloodlines tayang perdana di HBO Max pada 1 Agustus 2025.
- Dibintangi oleh Kaitlyn Santa Juana, Teo Briones, Richard Harmon, Owen Patrick Joyner, dan Brec Bassinger.
- Tony Todd kembali sebagai karakter ikonik dari seri sebelumnya.
- Disutradarai oleh Adam Stein dan Zach Lipovsky yang dikenal lewat gaya visual intens.
- Naskah ditulis oleh Guy Busick dan Lori Evans Taylor berdasarkan cerita dari Jon Watts.
Deretan Bintang Baru dan Kembalinya Ikon Klasik
Bloodlines dibintangi oleh Kaitlyn Santa Juana, Teo Briones, Richard Harmon, dan Owen Patrick Joyner. Mereka membawa warna baru pada waralaba.
Anna Lore, Rya Kihlstedt, dan Brec Bassinger juga bergabung. Menariknya, Tony Todd kembali memerankan sosok ikonik dalam seri ini.
Sutradara Adam Stein dan Zach Lipovsky
Film ini arahan Adam Stein dan Zach Lipovsky. Keduanya piawai dalam menciptakan ketegangan dan visual penuh tekanan.
Naskah oleh Guy Busick dan Lori Evans Taylor. Kisah film adaptasi dari ide orisinal Jon Watts dan karakter ciptaan Jeffrey Reddick.
Sinopsis Final Destination Bloodlines: Mimpi, Teror, dan Takdir Kematian
Kisah berfokus pada Stefani, seorang mahasiswa yang terus mengalami mimpi buruk tentang kematian tragis keluarganya. Untuk mencari jawaban, Stefani pulang ke rumah dan menemui sang nenek, Iris, yang ia anggap tahu rahasia masa lalu keluarga.
Namun, alih-alih menemukan solusi, ia justru terbawa ke dalam rantai teror yang menguji nyali dan ikatan keluarganya.
Tonton Ulang Seri Sebelumnya Sebelum Menyaksikan Bloodlines
Sebelum menonton Final Destination: Bloodlines, penggemar sebaiknya menonton ulang film-film sebelumnya dalam waralaba ini. HBO Max juga menyediakan film-film terdahulu seperti Final Destination (2000) hingga Final Destination 5 (2011).
Dengan konsep unik soal takdir dan kematian, seri ini tetap relevan dan menegangkan hingga sekarang.